Peta Spektrum Operator Berubah Usai Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
โฑ๏ธ3 menit membaca
Bagikan:
BTS Telkomsel dengan latar langit biru
  • Telkomsel masih menjadi operator dengan penguasaan spektrum terbesar yaitu 265 MHz setelah mendapat tambahan 100 MHz dari lelang 700 MHz dan 2,6 GHz
  • XLSmart memperoleh tambahan 80 MHz sehingga total spektrum menjadi 232 MHz, namun akan ada pengembalian 15 MHz pita 900 MHz pada Desember 2026
  • Indosat Ooredoo Hutchison mendapatkan tambahan 80 MHz sehingga total spektrum mencapai 215 MHz
  • Lelang frekuensi ini bertujuan memperkuat kapasitas 4G, mempercepat ekspansi 5G, dan mendukung pemerataan broadband di Indonesia
  • Komposisi pita frekuensi yang didapat masing-masing operator berbeda meski ada yang mendapat jumlah tambahan sama

JBNews.id โ€” Peta penguasaan spektrum frekuensi operator seluler Indonesia resmi berubah setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menetapkan hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz. Telkomsel, XLSmart, dan Indosat mendapatkan tambahan kapasitas signifikan yang mengubah komposisi kepemilikan bandwidth nasional.

Tambahan spektrum baru tersebut membuat kapasitas jaringan ketiga operator meningkat drastis. Telkomsel masih menjadi operator dengan penguasaan spektrum terbesar setelah memperoleh tambahan 100 MHz dari hasil seleksi. Sementara itu, XLSmart dan Indosat sama-sama memperoleh tambahan 80 MHz, meski komposisi pita frekuensi yang didapat berbeda.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi nasional. Dengan tambahan spektrum, operator diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan 4G dan mempercepat ekspansi 5G di seluruh Indonesia.

Rincian Penguasaan Spektrum Telkomsel

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) sebelumnya menguasai total 165 MHz spektrum sebelum lelang. Spektrum tersebut tersebar di beberapa pita frekuensi, yaitu 900 MHz sebesar 30 MHz, 1.800 MHz sebesar 45 MHz, 2,1 GHz sebesar 40 MHz, dan 2,3 GHz sebesar 50 MHz.

Dari hasil lelang, Telkomsel mendapatkan tambahan 20 MHz pada pita 700 MHz (2ร—10 MHz) dan 80 MHz pada pita 2,6 GHz. Dengan tambahan spektrum 100 MHz tersebut, total penguasaan spektrum yang dioperasikan Telkomsel saat ini mencapai 265 MHz.

Angka ini menjadikan Telkomsel sebagai operator dengan kepemilikan spektrum terbesar di Indonesia. Kapasitas tambahan ini akan dimanfaatkan untuk meningkatkan Peta Penguasaan Frekuensi layanan data dan memperluas jangkauan 5G.

Rincian Penguasaan Spektrum XLSmart

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) sebelumnya memiliki total 152 MHz spektrum. Komposisinya terdiri dari 800 MHz sebesar 22 MHz, 900 MHz sebesar 15 MHz, 1.800 MHz sebesar 45 MHz, 2,1 GHz sebesar 30 MHz, dan 2,3 GHz sebesar 40 MHz.

Melalui lelang, XLSmart memperoleh tambahan 30 MHz pada pita 700 MHz (2ร—15 MHz) dan 50 MHz pada pita 2,6 GHz. Total tambahan spektrum mencapai 80 MHz, sehingga penguasaan spektrum setelah lelang menjadi 232 MHz.

Namun, berdasarkan catatan Komdigi terbaru, ada alokasi 15 MHz pada pita 900 MHz yang akan dikembalikan kepada negara paling lambat 14 Desember 2026. Pengembalian ini merupakan bagian dari komitmen pascamerger. Setelah pengembalian tersebut, total spektrum efektif XLSmart menjadi sekitar 217 MHz.

Rincian Penguasaan Spektrum Indosat Ooredoo Hutchison

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison) sebelumnya mengoperasikan total 135 MHz spektrum. Rinciannya terdiri dari 900 MHz sebesar 25 MHz, 1.800 MHz sebesar 60 MHz, dan 2,1 GHz sebesar 50 MHz.

Dari hasil lelang, Indosat mendapatkan tambahan 20 MHz pada pita 700 MHz (2ร—10 MHz) dan 60 MHz pada pita 2,6 GHz. Total tambahan spektrum mencapai 80 MHz, sehingga penguasaan spektrum setelah lelang menjadi 215 MHz.

Dengan tambahan ini, Indosat mampu memperkuat kapasitas jaringan di berbagai wilayah. Operator ini diprediksi akan fokus pada perluasan layanan broadband dan peningkatan kualitas pengalaman pengguna.

Dampak Perubahan Peta Spektrum

Dengan komposisi terbaru tersebut, Telkomsel tetap memimpin dari sisi total kepemilikan spektrum dengan 265 MHz. XLSmart berada di posisi kedua dengan 232 MHz (atau 217 MHz setelah pengembalian pita 900 MHz), serta Indosat dengan 215 MHz.

Tambahan spektrum ini diharapkan memperkuat kapasitas layanan 4G, mempercepat ekspansi 5G, serta mendukung target pemerintah menghadirkan layanan broadband berkecepatan tinggi yang lebih merata di seluruh Indonesia. Saat ini, pemerataan akses internet masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Bagi pengguna, perubahan ini berpotensi meningkatkan kualitas sinyal dan kecepatan internet. Operator kini memiliki lebih banyak sumber daya untuk mengelola lalu lintas data yang terus meningkat setiap tahunnya.

Ke depan, persaingan antar operator diprediksi akan semakin ketat. Masing-masing operator akan berusaha memanfaatkan spektrum yang dimiliki untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan.