JBNews.id — Meta selaku induk WhatsApp mengakui adanya kesalahan dalam sistem pemblokiran akun. Perusahaan mengatakan sedang memulihkan akses pengguna yang terdampak setelah sejumlah akun di berbagai negara mendadak diblokir dan ditempatkan dalam proses peninjauan.
Pengguna yang terdampak tiba-tiba tidak dapat mengakses akun WhatsApp mereka. Ketika membuka aplikasi, muncul pemberitahuan bahwa aktivitas akun dan informasi perangkat sedang diperiksa untuk memastikan kepatuhannya terhadap Ketentuan Layanan WhatsApp. Proses tersebut disebut biasanya membutuhkan waktu hingga 24 jam.
Sejumlah pengguna mengaku akun mereka diblokir meski hanya digunakan untuk percakapan dan aktivitas sehari-hari. Insiden ini terjadi setelah sebelumnya pengguna di sejumlah negara mengeluhkan gagal mengirim foto dan video, yang sempat membuat layanan WhatsApp terganggu.
Baca Juga:
Meta Akui Kesalahan Sistem
Meta telah mengakui adanya kesalahan dalam sistem pemblokiran akun. Perusahaan mengatakan sedang memulihkan akses pengguna yang terdampak. “Kami selalu berupaya mengantisipasi pihak-pihak yang mencoba menyalahgunakan layanan kami dan memblokir akun untuk membantu menjaga keamanan pengguna lain. Terkadang kami melakukan kesalahan, dan jika itu terjadi, kami berusaha memperbaikinya secepat mungkin agar pengguna dapat kembali mengobrol,” kata juru bicara WhatsApp, dikutip dari TechCrunch, Selasa (4/8/2026).
“Kami telah mengambil tindakan untuk memulihkan akun yang terdampak,” sambungnya.

Penyebab Salah Blokir Belum Terungkap
WhatsApp belum menjelaskan penyebab sistemnya salah menandai sejumlah akun. Perusahaan juga tidak menyebutkan jumlah pengguna maupun negara yang paling banyak terdampak. Masalah tersebut berbeda dengan gangguan pengiriman media yang sebelumnya membuat pengguna gagal mengirim foto, video, stiker, dan status.
Pesan teks saat itu masih dapat dikirim, sementara pengiriman gambar melalui WhatsApp Web dilaporkan tetap berfungsi. Belum ada bukti bahwa gangguan pengiriman media dan kesalahan pemblokiran akun berasal dari penyebab yang sama. Kendati demikian, pengguna dapat memanfaatkan WhatsApp Web sebagai alternatif sementara.
Bagi pengguna Indonesia, pemblokiran akun dapat berdampak lebih serius daripada sekadar gagal mengirim gambar. WhatsApp banyak digunakan untuk komunikasi pribadi, pekerjaan, sekolah, layanan pelanggan, hingga menjalankan bisnis.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Akun Diblokir?
Pengguna yang melihat pemberitahuan bahwa akunnya sedang ditinjau disarankan mengikuti proses pemeriksaan di dalam aplikasi. WhatsApp menyebut hasilnya biasanya akan diberitahukan dalam waktu 24 jam. Jika tersedia, pengguna dapat memilih opsi untuk meminta peninjauan dan memberikan keterangan bahwa akun tidak melakukan pelanggaran.
Pastikan pula aplikasi yang digunakan merupakan WhatsApp resmi yang diunduh dari Google Play Store atau Apple App Store. Pengguna juga perlu mewaspadai pihak yang menawarkan jasa pemulihan akun berbayar.
Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN verifikasi dua langkah, atau informasi pribadi kepada siapa pun yang mengaku dapat membuka kembali akun WhatsApp. Langkah-langkah ini penting untuk menghindari risiko penipuan di tengah proses pemulihan akun. Untuk panduan lebih lengkap, pengguna dapat membaca artikel tentang akun diblokir yang telah kami sajikan sebelumnya.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa meskipun WhatsApp merupakan platform komunikasi yang andal, pengguna tetap perlu berhati-hati dan memahami prosedur pemulihan akun. Dengan mengikuti langkah yang benar, pengguna yang terdampak dapat segera mendapatkan kembali akses ke akun mereka.




