JBNews.id — CEO SK Hynix, Kwak Noh-jung, memperingatkan bahwa krisis chip memori global masih jauh dari usai dan memprediksi tahun 2027 akan menjadi tahun terburuk sepanjang sejarah industri semikonduktor dari sisi kelangkaan pasokan. Peringatan ini disampaikan dalam wawancaranya bersama Reuters, di mana ia juga memperkirakan tingginya permintaan chip memori dari perusahaan teknologi akan terus melampaui kapasitas produksi pabrik hingga melampaui tahun 2030.
“Permintaan dari pelanggan kami terus meningkat, sementara kapasitas (produksi) kami memiliki keterbatasan,” ujar Kwak, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (14/7/2026). Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa industri teknologi global harus bersiap menghadapi tekanan pasokan yang berkepanjangan.
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) menjadi faktor utama di balik krisis ini. Dengan tidak adanya tanda-tanda perlambatan tren infrastruktur AI dalam waktu dekat, permintaan untuk memori berkinerja tinggi dipastikan akan terus meroket. Kondisi ini berdampak langsung pada berbagai sektor, mulai dari PC hingga ponsel pintar. Data terbaru menunjukkan pengapalan PC turun pertama kali dalam dua tahun akibat krisis RAM yang melanda pasar global.
SK Hynix, perusahaan asal Korea Selatan yang mendominasi suplai chip memori AI, tidak tinggal diam menghadapi situasi ini. Mereka baru saja melakukan debut gemilang di bursa saham NASDAQ Amerika Serikat dengan mematok harga American Depositary Receipts (ADR) sebesar USD 149 per lembarnya. Melalui aksi korporasi tersebut, SK Hynix berhasil meraup dana segar fantastis mencapai USD 26,5 miliar atau sekitar Rp 430 triliun.
Baca Juga:
Dana Triliunan untuk Produksi, Tapi Butuh Waktu
Uang triliunan rupiah ini rencananya akan langsung disuntikkan untuk membangun fasilitas produksi canggih yang baru guna menggenjot pasokan chip. Namun, membangun pabrik semikonduktor membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun. Artinya, suntikan dana tersebut tidak akan bisa langsung memberikan jalan keluar bagi kelangkaan di depan mata. Hal ini memperkuat prediksi Kwak bahwa tahun 2027 akan menjadi titik kritis bagi industri memori global.
Bagi para pengamat teknologi, industri memori global memang memiliki reputasi buruk terkait volatilitas harga yang ekstrem, atau yang kerap dikenal dengan siklus boom-and-bust (lonjakan tinggi dan kejatuhan tajam). Hanya beberapa tahun lalu, tepat sebelum meledaknya tren AI, harga memori global hancur lebur akibat lesunya permintaan pasar terhadap PC dan ponsel.
Dampak Krisis ke Berbagai Sektor
Krisis chip memori ini telah menimbulkan efek domino di berbagai sektor industri. Produsen ponsel pintar, misalnya, mulai kesulitan mendapatkan pasokan RAM dengan harga yang wajar. Akibatnya, ponsel murah mulai menghilang dari pasaran karena biaya komponen yang melonjak tajam. Sementara itu, industri PC juga merasakan dampak serupa dengan penurunan pengapalan pertama dalam dua tahun terakhir.
Kondisi pada awal tahun 2023 lalu menjadi gambaran betapa parahnya siklus ini. Saat itu, harga memori global ambruk hingga memaksa perusahaan sekelas Micron melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 15% karyawannya. Kala itu, saham Micron hanya diperdagangkan di kisaran USD 55 per lembar. Bandingkan dengan hari ini, di mana harga satu lembar saham mereka pernah meroket tajam melampaui angka USD 930 hanya karena pesanan dari perusahaan AI.
Dampak krisis ini juga mulai terasa di sektor lain. Harga Pixel 11 dan Watch 5 diprediksi naik akibat kelangkaan chip yang mempengaruhi biaya produksi perangkat elektronik konsumen. Bahkan, industri game pun tidak luput dari imbas krisis ini dengan ancaman PHK massal dan penutupan studio yang mengancam beberapa platform besar.
Dengan proyeksi bahwa krisis ini akan berlangsung hingga melampaui tahun 2030, para pelaku industri dan konsumen harus bersiap menghadapi harga komponen yang lebih tinggi dan ketersediaan produk yang terbatas dalam beberapa tahun ke depan. Langkah SK Hynix menggalang dana miliaran dolar menjadi indikasi bahwa solusi jangka panjang membutuhkan investasi besar dan waktu yang tidak sebentar.




