JBNews.id — Fi Ultra menjadi pelacak hewan peliharaan pertama di dunia yang terintegrasi dengan jaringan satelit Starlink milik SpaceX. Perangkat ini menawarkan jaring pengaman bagi pemilik anjing yang kerap beraktivitas di area tanpa sinyal seluler, namun hadir dengan sejumlah kompromi, terutama pada daya tahan baterai yang terbatas.
Dalam pengujian awal yang dilakukan The Verge, Fi Ultra mampu menyediakan pelacakan real-time melalui satelit Starlink saat perangkat kehilangan koneksi LTE. Namun, interval pembaruan lokasi yang mencapai 2 hingga 3 menit, serta konsumsi daya yang tinggi, menjadi catatan penting bagi calon pengguna.
Fitur dan Spesifikasi Fi Ultra
Fi Ultra dirancang untuk anjing petualang dari berbagai ukuran. Perangkat ini kompatibel dengan kerah atau harness yang sudah dimiliki. Harga perangkat adalah US$199 (sekitar Rp3,1 juta) ditambah biaya aktivasi US$20, serta memerlukan langganan tahunan sebesar US$189 (sekitar Rp3 juta).
Selain konektivitas LTE, Fi Ultra dilengkapi GPS dual-band yang selalu aktif, Bluetooth, dan Wi-Fi untuk akurasi yang lebih tinggi. Baterai 513 mAh diklaim mampu bertahan hingga dua hari. Perangkat ini memiliki dimensi 75mm × 40mm × 25mm dengan berat 68 gram, serta memiliki sertifikasi IP68 dan IP66K yang melindungi dari debu dan air, termasuk air asin.
Fi Ultra juga dilengkapi motor getar dan speaker kecil untuk mendukung sistem pelatihan Callback baru yang bebas sengatan listrik.
Pengujian di Alam Liar
Untuk menguji Fi Ultra, tim The Verge berkendara sekitar satu jam ke dekat Francis Marion National Forest di South Carolina, area di mana sinyal LTE mulai menghilang. Pelacak ini mudah dipasang di kerah anjing bernama Gus berkat klip pegas. Meski diklaim cocok untuk “anjing segala ukuran”, perangkat ini terlihat cukup besar di leher Gus yang merupakan wirehaired pointing griffon seberat 80 pon (sekitar 36 kg).
Saat mode Lost Mode diaktifkan, Fi Ultra langsung terhubung ke jaringan T-Satellite berbasis Starlink, yang ditandai dengan ikon satelit di aplikasi. Peta diperbarui setiap 2 hingga 3 menit. Interval ini dinilai lambat jika pemilik sedang panik mencari hewan peliharaan, namun masih jauh lebih baik daripada tidak ada sinyal sama sekali.
Dalam sesi pelacakan langsung selama 30 menit yang terhubung ke satelit Starlink, ada beberapa kali perangkat terjebak dalam status “menghubungkan kembali” dan tidak memperbarui lokasi selama hampir 5 menit. Menurut Fi, pelacak ini memprioritaskan menara seluler terestrial. Saat menggunakan T-Satellite, perangkat harus sering berganti satelit sambil tetap mencoba mendapatkan sinyal terestrial, yang terkadang menyebabkan jeda koneksi.
Daya Tahan Baterai: Kompromi Utama
Semua radio yang bekerja keras berdampak signifikan pada baterai. Dalam pengujian selama seminggu, daya tahan baterai hampir tidak mencapai klaim dua hari. Pengguna harus mengisi daya setiap hari jika melakukan jalan-jalan panjang, atau setiap dua hari saat aktivitas rendah. Dalam sesi pelacakan langsung 30 menit saja, baterai turun hampir 20 persen.
Meskipun pengisian daya melalui USB-C memakan waktu kurang dari 2 jam, daya tahan baterai yang pendek membuat Fi Ultra lebih cocok sebagai pelacak mahal untuk penggunaan sesekali, bukan untuk pemakaian sehari-hari. Sebagai perbandingan, pelacak Fi lainnya seperti Fi Mini dan Fi 3 Plus dapat bertahan beberapa minggu dalam sekali pengisian daya dan menawarkan fitur pelacakan kesehatan, tidur, dan perilaku.
Fi menyatakan bahwa daya tahan baterai yang lebih pendek disebabkan oleh “biaya daya tambahan untuk mendukung konektivitas satelit di atas seluler, ditambah pembaruan lokasi dengan akurasi tinggi yang lebih sering.” Perangkat ini lebih mengandalkan GPS untuk pelacakan yang selalu aktif, tidak seperti pelacak Fi lain yang tidak mendukung satelit.
Harga dan Opsi Berlangganan
Fi Ultra dapat ditambahkan ke langganan yang sudah ada dengan biaya tetap US$299, yang dinilai lebih ekonomis dalam jangka panjang dibandingkan pembelian perangkat secara terpisah. Perangkat ini juga dapat dipasang di kerah Fi yang sudah ada, dan kedua perangkat akan bekerja bersama dalam aplikasi.
Bagi pemilik yang sering mendaki atau berkemah di area terpencil tanpa sinyal seluler, Fi Ultra bisa menjadi “asuransi mahal” yang berharga. Jaringan T-Satellite sebagai cadangan berfungsi dan memberikan ketenangan pikiran, asalkan pengguna siap untuk mengisi daya jauh lebih sering daripada pelacak GPS konvensional.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan teknologi satelit, Anda dapat membaca artikel terkait SpaceSail Tantang Starlink dan El Al Gandeng Starlink.




