JBNews.id — Indonesia memiliki sejumlah inovasi teknologi yang kemudian diadopsi oleh negara lain, mulai dari sistem pembayaran QRIS hingga aplikasi super (super app). Fakta ini menunjukkan bahwa riset dan pengembangan anak bangsa mampu bersaing di kancah global dan menjadi acuan bagi negara maju sekalipun.
Dalam laporan detikINET pada Senin (13/7/2026), setidaknya ada empat terobosan buatan Indonesia yang berhasil menembus pasar internasional dan ditiru oleh negara lain. Inovasi-inovasi ini mencakup sektor keuangan digital, infrastruktur konstruksi, layanan berbasis aplikasi, hingga teknologi telekomunikasi dasar.
Baca Juga:
1. QRIS: Pelopor Sistem Pembayaran Terintegrasi
Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) yang diperkenalkan pada 2019 menjadi salah satu teknologi Indonesia yang paling sukses ditiru negara lain. Malaysia baru saja mengadopsi sistem serupa melalui aturan Bank Sentral Malaysia yang menghapus jaringan pembayaran QR milik setiap penyedia secara bertahap selama dua tahun ke depan. Sistem ini akan menjadi satu pembayaran QR yang terintegrasi dan saling terhubung (interoperable). Di Malaysia, sistem ini disebut Real-time Retail Payments Platform yang mendukung DuitNow Transfer dan DuitNow QR, dioperasikan oleh Payments Network Malaysia Sdn Bhd (PayNet).
Sebelum Malaysia, Singapura sudah lebih dulu meniru sistem pembayaran ala QRIS. Per pertengahan 2026, QRIS telah digunakan lebih dari 30 juta pedagang dan 45 juta pengguna aktif di seluruh Indonesia. QRIS juga telah digunakan lintas negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan baru-baru ini sudah bisa dipakai di China.
2. Sosrobahu: Teknologi Konstruksi Jalan Layang
Teknologi Sosrobahu yang ditemukan oleh Dr. Ir. Tjokorda Raka Sukawati menjadi andalan dalam pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas di bawahnya. Inovasi ini diadopsi oleh banyak negara seperti Filipina, Malaysia, Thailand, dan Singapura. Bahkan para insinyur dari Jepang dan Amerika Serikat sempat datang langsung untuk mempelajari metode ini.
Konsepnya sederhana namun revolusioner: lengan beton yang beratnya ribuan ton dicor dalam posisi sejajar dengan garis jalan di bawahnya. Setelah beton kering dan siap, lengan beton tersebut diputar sebesar 90 derajat hingga posisinya melintang tegak lurus dengan jalan. Dengan cara ini, badan jalan di bawah tetap bisa dilewati selama proses pembangunan, sangat cocok untuk jalan di kota padat.
Perkembangan teknologi olah sampah juga menjadi perhatian di Indonesia, namun Sosrobahu membuktikan bahwa inovasi konstruksi buatan dalam negeri mampu mendunia.
3. Super App: Model Bisnis Gojek yang Mendunia
Hadirnya Gojek oleh Nadiem Makarim dan tim menjadi tonggak perubahan besar dalam cara kerja aplikasi on-demand. Dengan konsep super app, berbagai layanan seperti pengantaran makanan, barang, pembayaran digital, dan lainnya terhubung dalam satu aplikasi tunggal. Model ini kemudian ditiru oleh raksasa teknologi global di Asia Tenggara, Amerika Serikat, bahkan Eropa, menjadikan Gojek sebagai platform percontohan dunia.
Keberhasilan Gojek menginspirasi banyak perusahaan teknologi global untuk mengadopsi model serupa. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi dari Indonesia mampu menjadi standar industri di tingkat internasional.
4. Komponen Dasar 4G: Temuan Dr. Khoirul Anwar
Dr. Khoirul Anwar menemukan konsep Fast Fourier Modulation (FFT) yang kemudian dipatenkan. Inovasi ini memecahkan masalah penurunan sinyal pada frekuensi tinggi akibat penghalang fisik. Yang menarik, FFT telah diadopsi oleh seluruh industri telekomunikasi global dan menjadi standar wajib dalam teknologi broadband 4G LTE.
Inovasi di bidang telekomunikasi ini membuktikan bahwa peneliti Indonesia mampu berkontribusi pada fondasi teknologi global, bukan hanya sebagai pengguna teknologi.
Keempat inovasi ini menunjukkan bahwa teknologi Indonesia memiliki kualitas yang diakui dunia. Mulai dari QRIS yang menjadi standar pembayaran lintas negara, Sosrobahu yang diadopsi negara maju, model super app Gojek yang menjadi acuan global, hingga temuan FFT yang menjadi fondasi jaringan 4G di seluruh dunia. Semua ini menjadi bukti bahwa anak bangsa mampu bersaing dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan teknologi global.

Meskipun demikian, tantangan ke depan adalah bagaimana menjaga momentum inovasi ini agar terus berlanjut. Seperti yang disoroti dalam kasus teknologi global, persaingan inovasi seringkali diwarnai isu etika dan hak kekayaan intelektual. Indonesia perlu memastikan bahwa setiap inovasi yang lahir mendapatkan perlindungan paten yang kuat agar tidak hanya menjadi inspirasi, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi bangsa.




