Tencent Cloud Rilis WorkBuddy dan Miora di Indonesia

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
Tencent Cloud AI Executive Day 2026 di Jakarta
  • Tencent Cloud meluncurkan dua agen AI unggulan di Indonesia: WorkBuddy (solusi produktivitas ruang kerja) dan Miora (studio kreatif AI-native)
  • WorkBuddy mampu mengoordinasikan tugas seperti riset pasar, analisis data, dan visualisasi data dengan keahlian di bidang keuangan, hukum, dan pemasaran
  • Miora dapat menghasilkan aset grafis, video, aset 3D, dan UI hanya dengan instruksi, memangkas waktu proses kreatif dari mingguan menjadi hitungan jam
  • Senior VP Tencent Cloud, Poshu Yeung, menyebut lebih dari 60% kode di Tencent sudah dibuat menggunakan AI
  • Tencent Cloud menawarkan efisiensi biaya, kolaborasi dengan insinyur lokal, dan kemudahan migrasi data sebagai keunggulan kompetitif

JBNews.id — Tencent Cloud resmi meluncurkan dua agen kecerdasan buatan (AI) unggulan di Indonesia, yaitu WorkBuddy dan Miora, pada Selasa (14/7/2026). Peluncuran ini menandai langkah strategis perusahaan teknologi asal China tersebut dalam memperkuat adopsi AI di pasar Indonesia, yang dinilai memiliki potensi besar berkat populasi muda yang adaptif terhadap teknologi baru.

Tencent WorkBuddy dirancang sebagai agen AI untuk solusi produktivitas ruang kerja. Agen ini mampu mengoordinasikan berbagai tugas kompleks seperti riset pasar, analisis data, dan visualisasi data, dengan keahlian di berbagai bidang termasuk keuangan, hukum, dan pemasaran. Sementara itu, Tencent Design Miora adalah studio kreatif AI-native yang membantu desainer, kreator konten, dan pemasar dalam menghasilkan solusi visual. Cukup dengan memberikan instruksi, Miora dapat mengoordinasikan berbagai kemampuan untuk menghasilkan aset siap produksi, mulai dari aset grafis, video, aset 3D, hingga user interface (UI). Proses kreatif yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

Senior Vice President of Tencent Cloud dan Head of Tencent Cloud International, Poshu Yeung, menegaskan bahwa agen AI bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan sudah menjadi bukti nyata dalam membantu individu dan perusahaan. “Agen AI sudah diadopsi secara luas, bahkan di Tencent lebih dari 60% kode sudah dibikin pakai AI. Dalam 2 tahun ke depan saya yakin AI akan digunakan secara luas, bukan hanya produk Tencent tapi juga seluruh industri,” ujarnya dalam acara Tencent Cloud AI Executive Day di Jakarta.

Vice President of Tencent Cloud dan Vice President of APAC Tencent Cloud International, Jimmy Chen, menambahkan bahwa era sekarang adalah implementasi AI, bukan sekadar uji coba lagi. Ia optimistis dapat mendukung dan bermitra dengan lebih banyak perusahaan di Indonesia untuk memberikan solusi dan adopsi AI. “Melalui agen seperti WorkBuddy dan Miora, kami membantu perusahaan lokal mengalihkan pekerjaan yang membutuhkan banyak proses eksekusi kepada AI sehingga tim mereka dapat berfokus pada inovasi dan pengambilan keputusan yang lebih baik,” jelasnya.

Jimmy Chen menekankan bahwa Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Tencent. Dengan populasi besar yang didominasi generasi muda dan perusahaan yang adaptif terhadap AI, tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana AI dapat meningkatkan produktivitas secara nyata. Untuk menjawab tantangan ini, Tencent Cloud menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan kompetitornya, termasuk efisiensi biaya, model kolaborasi dengan talenta insinyur lokal, serta kemudahan migrasi data ke cloud mereka yang disertai peningkatan kualitas data.

“Kami punya produk kelas atas, nomer satu di China. Jadi kita punya pengalaman yang bisa kita bagi ke konsumen,” pungkas Poshu Yeung.

Peluncuran ini juga memperkuat posisi Tencent di ekosistem AI global. Sebelumnya, perusahaan ini telah merekrut sejumlah talenta dari OpenAI, menunjukkan komitmen serius dalam mengembangkan teknologi AI. Untuk informasi lebih lanjut mengenai langkah strategis Tencent, pembaca dapat menyimak artikel tentang Eks OpenAI yang direkrut perusahaan tersebut.

Dengan hadirnya WorkBuddy dan Miora, Tencent Cloud berharap dapat mendorong transformasi digital di Indonesia, khususnya dalam adopsi AI yang lebih luas. Perusahaan menargetkan agar solusi ini dapat membantu berbagai sektor, mulai dari korporasi hingga UMKM, untuk meningkatkan efisiensi dan inovasi.

Kehadiran dua agen AI ini juga menjadi bukti bahwa persaingan di industri cloud dan AI semakin ketat. Tencent Cloud berupaya membedakan diri dengan menawarkan solusi yang tidak hanya canggih, tetapi juga mudah diintegrasikan dengan infrastruktur yang sudah ada. Hal ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan lokal yang ingin bertransformasi tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk migrasi data.

Para pelaku industri teknologi di Indonesia menyambut positif langkah Tencent Cloud. Mereka menilai bahwa kehadiran agen AI seperti WorkBuddy dan Miora dapat menjadi katalisator bagi percepatan adopsi AI di berbagai sektor, termasuk manufaktur, jasa keuangan, dan kreatif. Dalam konteks persaingan global, langkah ini juga menunjukkan bahwa Tencent tidak hanya bersaing di pasar cloud, tetapi juga dalam pengembangan solusi AI yang aplikatif.

Bagi perusahaan yang tertarik untuk mengadopsi teknologi AI, Tencent Cloud menawarkan jalur migrasi yang mulus dan dukungan teknis yang komprehensif. Dengan pengalaman yang telah teruji di pasar China, perusahaan ini siap membantu bisnis di Indonesia untuk memanfaatkan potensi AI secara maksimal.

Selain itu, Tencent Cloud juga berencana untuk terus mengembangkan ekosistem mitra lokal guna mempercepat adopsi AI. Dengan menggandeng perusahaan teknologi lokal, mereka berharap dapat menciptakan solusi yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana perusahaan cloud besar semakin fokus pada pengembangan solusi AI yang terintegrasi.

Dalam jangka panjang, Tencent Cloud menargetkan agar WorkBuddy dan Miora dapat diadopsi secara luas oleh perusahaan di Indonesia, tidak hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai bagian integral dari strategi transformasi digital. Dengan kemampuan untuk mengotomatiskan tugas-tugas rutin dan kompleks, kedua agen AI ini diharapkan dapat membebaskan sumber daya manusia untuk fokus pada inovasi dan pengambilan keputusan strategis.

Bagi para profesional dan pelaku bisnis, kehadiran WorkBuddy dan Miora menawarkan peluang untuk meningkatkan produktivitas secara signifikan. WorkBuddy, misalnya, dapat membantu tim pemasaran dalam menganalisis data pasar dengan lebih cepat, sementara Miora dapat mempercepat proses produksi konten visual. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi perusahaan yang ingin tetap kompetitif di era digital.

Tencent Cloud juga menekankan pentingnya keamanan data dalam setiap solusi yang ditawarkan. Dengan infrastruktur cloud yang andal, perusahaan menjamin bahwa data pelanggan akan tetap aman dan terlindungi. Ini menjadi faktor krusial, terutama bagi perusahaan yang bergerak di sektor-sektor sensitif seperti keuangan dan kesehatan.

Ke depannya, Tencent Cloud berkomitmen untuk terus berinvestasi di Indonesia, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusia. Dengan membuka lebih banyak pusat data dan merekrut talenta lokal, perusahaan berharap dapat memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada pelanggan di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan teknologi di Indonesia, simak forum kolaborasi teknologi digital yang digelar XLSmart.

Peluncuran WorkBuddy dan Miora di Indonesia menjadi bukti bahwa Tencent Cloud serius dalam menggarap pasar Asia Tenggara. Dengan pendekatan yang berfokus pada kebutuhan lokal dan didukung oleh teknologi global, perusahaan optimistis dapat menjadi pemimpin dalam adopsi AI di Indonesia. Bagi perusahaan yang ingin memulai perjalanan transformasi digital, kini saatnya untuk mempertimbangkan solusi AI dari Tencent Cloud.

Sebagai penutup, Tencent Cloud mengajak seluruh pelaku industri di Indonesia untuk bersama-sama mengeksplorasi potensi AI. Dengan WorkBuddy dan Miora, bukan tidak mungkin Indonesia dapat menjadi salah satu pusat inovasi AI di Asia Tenggara. Untuk wawasan lebih dalam tentang persaingan di industri AI, baca juga artikel tentang Alibaba dan AI Anthropic.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Tencent Cloud siap menjadi mitra strategis bagi perusahaan di Indonesia dalam menghadapi era AI. Kini, saatnya bagi bisnis untuk beralih dari sekadar uji coba ke implementasi nyata, dan Tencent Cloud hadir untuk memfasilitasi langkah tersebut.