SAP Tunjuk Presiden Baru APAC, Fokus pada Inovasi AI

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi logo SAP dengan latar belakang biru dan putih
  • SAP menunjuk Verena Siow sebagai Presiden baru untuk kawasan Asia Pasifik (APAC)
  • Penunjukan berlaku efektif segera, berbasis di Singapura
  • Fokus utama pada inovasi AI dan transformasi bisnis pelanggan
  • Verena Siow memiliki pengalaman hampir 30 tahun di industri teknologi
  • 15 tahun di antaranya dihabiskan di berbagai posisi kunci di SAP
  • Sebelumnya menjabat sebagai Business Suite Leader APAC
  • SAP memiliki lebih dari 50.000 karyawan di 46 kantor di seluruh APAC
  • Melayani perusahaan raksasa seperti Alibaba, Fujitsu, Hyundai, NEC, Wipro

JBNews.id — Perusahaan perangkat lunak raksasa asal Jerman, SAP, secara resmi menunjuk Verena Siow sebagai Presiden untuk kawasan Asia Pasifik (APAC). Penunjukan yang berbasis di Singapura ini berlaku efektif segera dan menandai babak baru kepemimpinan perusahaan di wilayah tersebut, dengan fokus utama pada akselerasi inovasi Kecerdasan Buatan (AI).

Dalam peran strategis barunya, Verena Siow akan bertanggung jawab untuk mendorong keberhasilan pelanggan, mempercepat transformasi bisnis, serta membantu berbagai organisasi memaksimalkan nilai tambah dari solusi SAP yang mereka gunakan. Langkah ini diambil di tengah persaingan ketat industri teknologi global yang semakin berorientasi pada AI.

Verena Siow bukanlah wajah baru di industri teknologi maupun di internal SAP. Ia membawa pengalaman selama hampir tiga dekade di industri ini, dengan 15 tahun di antaranya dihabiskan untuk memegang berbagai posisi kunci di SAP. Sebelum menduduki kursi pimpinan puncak di APAC, jabatan terakhir Verena adalah Business Suite Leader APAC, di mana ia sukses memimpin pertumbuhan bisnis cloud sekaligus mengawal perjalanan nilai pelanggan secara end-to-end. Ia juga pernah menjabat sebagai President and Managing Director SAP Asia Tenggara (Southeast Asia).

Manos Raptopoulos, Chief Revenue Officer untuk APAC, EMEA, dan MEE, meyakini bahwa kepemimpinan Verena sangat tepat untuk menjawab potensi pertumbuhan strategis di kawasan ini. “Bisnis kami didorong oleh percepatan inovasi AI, yang ditopang oleh tujuan perusahaan, talenta, dan kemitraan yang kami bangun. Verena membawa pengalaman regional yang mendalam, fokus yang kuat terhadap keberhasilan pelanggan, serta kepemimpinan yang luar biasa,” jelas Manos, dalam keterangan resmi perusahaan.

Tugas berat yang menanti Verena sejalan dengan pergeseran fokus industri ke arah AI. Ia diharapkan mampu memandu pelanggan korporat dalam mengintegrasikan AI bisnis ke dalam operasional sehari-hari mereka. “Ini merupakan momen yang sangat penting untuk memimpin SAP Asia Pacific. Visi kami mengenai Autonomous Enterprise, yang menghubungkan data, proses, dan manusia dengan lancar, telah menghadirkan hasil nyata bagi pelanggan seiring mereka mentransformasi bisnis untuk menghadapi era AI,” ungkap Verena.

Skala Operasional Raksasa di Asia Pasifik

Kawasan Asia Pasifik sendiri merupakan salah satu urat nadi operasional global SAP. Saat ini, SAP mengoperasikan unit bisnis di wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, Tiongkok Raya (Greater China), India, Jepang, dan Korea. Perusahaan mempekerjakan lebih dari 50.000 karyawan yang tersebar di 46 kantor dan lokasi SAP Labs di seluruh Asia Pasifik. Layanan mereka digunakan oleh puluhan ribu perusahaan besar, termasuk nama-nama raksasa seperti Alibaba Group, Fujitsu Limited, Hyundai Motor Corporation, NEC Corporation, hingga Wipro.

Ilustrasi SAP.

Penunjukan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa SAP serius dalam memperkuat posisinya di pasar Asia Pasifik, yang dikenal sebagai salah satu kawasan dengan pertumbuhan digital paling cepat di dunia. Dengan fokus pada Inovasi AI, SAP berharap dapat membantu perusahaan-perusahaan di kawasan ini beradaptasi dengan perubahan teknologi yang semakin cepat.

Kepemimpinan Verena Siow diharapkan mampu membawa perspektif baru dalam mengelola hubungan dengan pelanggan korporat, terutama dalam hal adopsi teknologi cloud dan AI. Pengalamannya yang luas di kawasan Asia Tenggara menjadi modal berharga untuk memahami dinamika bisnis yang kompleks di wilayah APAC.

Langkah strategis SAP ini juga sejalan dengan tren global di mana perusahaan-perusahaan teknologi besar berlomba-lomba mengintegrasikan AI ke dalam produk dan layanan mereka. Dengan menempatkan seorang pemimpin yang memiliki pemahaman mendalam tentang pasar dan teknologi, SAP ingin memastikan bahwa mereka tetap menjadi pemain kunci dalam ekosistem Transformasi Digital di Asia Pasifik.

Bagi para pelanggan korporat di Indonesia dan kawasan Asia Pasifik lainnya, penunjukan ini membawa implikasi langsung. Mereka dapat mengharapkan pendekatan yang lebih terfokus pada solusi AI yang terintegrasi, dukungan yang lebih baik dalam transformasi bisnis, serta akses ke inovasi terbaru dari SAP. Perusahaan-perusahaan yang menggunakan solusi SAP kini memiliki pemimpin regional yang berkomitmen untuk membantu mereka memaksimalkan nilai investasi teknologi mereka.

Verena Siow sendiri telah membuktikan kemampuannya dalam memimpin pertumbuhan bisnis cloud di kawasan APAC. Rekam jejaknya yang solid dalam mengelola hubungan pelanggan dan mendorong adopsi teknologi baru menjadi modal utama untuk menghadapi tantangan ke depan. Dengan visi Autonomous Enterprise yang diusung SAP, masa depan layanan perusahaan ini di Asia Pasifik tampak semakin cerah dan berorientasi pada Ekonomi Digital.

Secara keseluruhan, penunjukan Verena Siow sebagai Presiden SAP APAC merupakan langkah strategis yang tepat di saat yang tepat. Fokus pada inovasi AI dan pengalaman hampir tiga dekade yang dimilikinya menjadi kombinasi kuat untuk membawa SAP melangkah lebih jauh di kawasan yang penuh potensi ini. Para pemangku kepentingan, mulai dari karyawan hingga pelanggan korporat, dapat menantikan babak baru kepemimpinan yang lebih dinamis dan inovatif.