Samsung Mulai Produksi Layar OLED untuk iPhone Lipat

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi iPhone dengan layar lipat yang diproduksi Samsung Display
  • Samsung Display mulai produksi panel OLED untuk iPhone lipat di pabrik Vietnam
  • Apple memesan 3 juta unit panel OLED untuk tahun 2026
  • iPhone lipat menggunakan material luminescent M16, bukan M14 seperti laporan awal
  • Keunggulan M16: kecerahan lebih tinggi, warna akurat, efisiensi daya, dan masa pakai lebih panjang
  • Teknologi CoE membuat layar lebih tipis tanpa polarizer
  • iPhone lipat diperkirakan rilis September 2026 dengan nama iPhone Ultra
  • Apple isyaratkan kenaikan harga produk akibat krisis RAM dan storage

JBNews.id — Samsung Display telah memulai produksi panel OLED untuk ponsel lipat pertama Apple, yang diperkirakan akan dirilis pada September 2026 mendatang. Langkah ini menandai babak baru dalam persaingan industri komponen layar global.

Pada April lalu, Samsung Display dikabarkan menjadi pemasok utama untuk panel OLED iPhone dengan layar lipat tersebut, setelah mencapai tingkat keberhasilan produksi yang memuaskan, yakni 80%. Informasi ini dikutip detikINET dari GSM Arena, Rabu (24/6/2026).

Sumber yang sama menyebutkan bahwa Samsung Display sudah mulai memproduksi panel tersebut di pabriknya yang berlokasi di Vietnam. Pada tahap pertama, Apple memesan tiga juta unit panel OLED untuk tahun 2026 ini.

Menariknya, terdapat perubahan strategi terkait spesifikasi layar yang akan digunakan. Laporan pada bulan April lalu sempat menyebutkan bahwa iPhone lipat akan menggunakan display stack seri M14 milik Samsung. Namun, laporan terbaru meralat klaim tersebut.

Apple tampaknya memutuskan untuk menggunakan material luminescent yang jauh lebih baru dan canggih, yakni M16. Penggunaan panel seri M16 ini diklaim akan membawa sejumlah peningkatan signifikan bagi iPhone lipat.

Keunggulan Panel Seri M16

Penggunaan panel seri M16 menghadirkan beberapa keunggulan utama. Pertama, tingkat kecerahan yang jauh lebih tinggi. Kedua, reproduksi warna yang lebih akurat dan hidup. Ketiga, efisiensi daya yang lebih baik, sehingga baterai lebih awet. Keempat, masa pakai komponen layar yang lebih panjang.

Sebagai pelengkap, panel OLED lipat ini juga disebut akan mengintegrasikan teknologi Color Filter on Encapsulation (CoE). Inovasi ini memungkinkan layar OLED menjadi lebih tipis sekaligus mengurangi pantulan cahaya tanpa memerlukan lapisan polarizer tambahan.

Keputusan Apple untuk beralih ke material M16 menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kualitas layar terbaik. Hal ini juga sejalan dengan strategi Apple yang terus mendorong batasan teknologi pada setiap produk barunya.

Ponsel lipat pertama Apple, yang mungkin akan dinamai iPhone Ultra, diperkirakan akan menjadi salah satu produk paling dinantikan tahun ini. Dengan layar berkualitas tinggi dan desain inovatif, perangkat ini diharapkan dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Samsung Display sendiri telah lama menjadi pemasok utama layar OLED untuk berbagai perangkat Apple, termasuk seri iPhone terbaru. Keberhasilan produksi panel lipat ini semakin memperkuat posisi Samsung dalam rantai pasokan global.

Dampak pada Industri Smartphone

Keputusan Apple untuk menggunakan Fitur Terbaru dari Samsung Display ini memberikan dampak signifikan pada industri smartphone. Dengan kapasitas produksi yang besar dan kualitas tinggi, Samsung semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin pasar panel OLED.

Sementara itu, Apple juga mengisyaratkan bahwa produk-produknya akan mengalami kenaikan harga akibat krisis RAM dan storage yang terus berlanjut. iPhone 18 Pro yang akan rilis paruh kedua tahun ini diramal akan menjadi salah satu produk yang harganya akan naik.

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal, CEO Apple Tim Cook tidak menyebutkan produk apa saja yang akan mengalami kenaikan harga dan kapan akan berlaku. Mengingat peluncuran iPhone 18 Pro yang tidak lama lagi, kemungkinan lini produk ini akan diumumkan dengan harga lebih tinggi.

Wall Street Journal mencoba membuat estimasi harga iPhone 18 Pro berdasarkan analisis internal dan informasi dari firma riset TechInsights. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan biaya komponen mulai mempengaruhi strategi harga Apple.

Di sisi lain, Samsung terus menunjukkan dominasinya di sektor komponen. Perusahaan asal Korea Selatan ini juga menjadi pemasok utama chip untuk berbagai perusahaan teknologi global. Bahkan, Raksasa Teknologi mulai beralih ke Samsung karena kapasitas produksi TSMC yang terbatas.

Implikasi untuk Konsumen

Bagi konsumen, peluncuran iPhone lipat dengan panel OLED M16 ini menjanjikan pengalaman visual yang lebih unggul. Kecerahan tinggi, warna akurat, dan efisiensi daya menjadi nilai tambah yang signifikan. Namun, harga yang lebih mahal kemungkinan besar akan menjadi konsekuensi yang harus diterima.

Dengan produksi yang sudah dimulai di Vietnam, Apple diprediksi akan memiliki stok yang cukup untuk memenuhi permintaan awal. Tiga juta unit panel OLED yang dipesan untuk tahun 2026 ini menunjukkan keyakinan Apple terhadap potensi pasar ponsel lipat.

Langkah Apple masuk ke segmen ponsel lipat diprediksi akan memicu persaingan yang lebih ketat dengan produsen lain seperti Samsung dan Huawei. Kehadiran iPhone lipat diharapkan dapat memperluas pasar dan mendorong inovasi lebih lanjut di industri ini.

Bagi Samsung, menjadi pemasok utama panel OLED untuk iPhone lipat merupakan pencapaian strategis. Selain meningkatkan pendapatan, kerja sama ini juga memperkuat hubungan bisnis antara kedua raksasa teknologi tersebut.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, iPhone lipat pertama Apple berpotensi menjadi salah satu produk paling sukses di tahun 2026. Konsumen di seluruh dunia menantikan kehadirannya yang dijadwalkan pada September mendatang.

Artikel ini telah diperbarui dengan informasi terbaru mengenai spesifikasi layar dan produksi panel OLED untuk iPhone lipat.