Qualcomm Akuisisi Modular Senilai Hampir $4 Miliar

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi chip Qualcomm dengan logo perusahaan di latar belakang biru
  • Qualcomm mengakuisisi Modular, startup chip Silicon Valley, senilai hampir $4 miliar
  • Akuisisi akan diterbitkan melalui 19,2 juta saham biasa
  • Modular mengembangkan platform perangkat lunak chip dan bahasa pemrograman AI
  • Seluruh tim Modular (2 pendiri + 150 karyawan) akan bergabung ke Qualcomm
  • Kesepakatan menandai ekspansi Qualcomm ke pasar AI dan data center
  • Modular didirikan oleh Chris Lattner (mantan Apple, Tesla, Google) dan Tim Davis
  • Teknologi Modular menantang dominasi Nvidia CUDA dan AMD ROCm
  • Proses akuisisi ditargetkan rampung paruh kedua tahun ini

JBNews.id — Qualcomm mengumumkan akuisisi terhadap Modular, sebuah startup chip asal Silicon Valley, dengan nilai hampir $4 miliar. Kesepakatan ini diumumkan pada Rabu dan akan diterbitkan melalui penerbitan hingga 19,2 juta saham biasa.

Nilai akuisisi tersebut setara dengan hampir $4 miliar berdasarkan harga penutupan saham Qualcomm terakhir. Kesepakatan ini terjadi sembilan bulan setelah Modular berhasil mengumpulkan dana $250 juta dengan valuasi $1,6 miliar. Proses akuisisi ditargetkan rampung pada paruh kedua tahun ini.

Modular mengembangkan platform perangkat lunak chip dan bahasa pemrograman proprietary yang memungkinkan developer menulis perangkat lunak AI untuk berjalan di berbagai chip tanpa harus menulis ulang kode untuk setiap chip. Seluruh tim Modular, termasuk dua pendiri dan sekitar 150 karyawan, diperkirakan akan bergabung dengan Qualcomm.

“Kami percaya masa depan milik platform horizontal yang ramah developer dan dapat berjalan di berbagai lingkungan komputasi, memberikan pelanggan pilihan nyata dalam bagaimana dan di mana mereka menggunakan AI,” ujar Presiden dan CEO Qualcomm, Cristiano Amon, dalam pernyataan resmi.

Akuisisi ini menandai ambisi Qualcomm untuk berekspansi melampaui pasar chip perangkat seluler yang selama ini menjadi sumber pendapatan utama perusahaan. Amon baru-baru ini menyatakan bahwa perusahaan sedang mengerjakan 40 desain chip berbeda untuk perangkat AI, termasuk kacamata pintar, perhiasan, earbud, pin, dan jam tangan.

Ekspansi ke Pasar Data Center

Qualcomm juga gencar melakukan penetrasi ke pasar data center yang membutuhkan chip lebih bertenaga. Akhir tahun lalu, perusahaan mengakuisisi Ventana Micro Systems, sebuah startup yang fokus membangun server CPU berbasis RISC-V, arsitektur chip standar terbuka. Qualcomm juga mengerjakan desain ASIC khusus untuk data center, dengan ByteDance dari China dilaporkan menjadi pelanggan awal.

Langkah ini sejalan dengan strategi Qualcomm untuk memperkuat posisinya di segmen komputasi berkinerja tinggi. Kesepakatan dengan Modular memberikan akses ke teknologi platform perangkat lunak yang dapat mengoptimalkan kinerja GPU dan CPU, terutama untuk beban kerja AI di pusat data.

Latar Belakang Modular

Modular didirikan pada tahun 2022 oleh Chris Lattner dan Tim Davis. Keduanya sebelumnya bekerja pada chip TPU Google sebelum memutuskan mendirikan perusahaan sendiri. Lattner memiliki karier gemilang: ia membangun proyek infrastruktur kompiler open source LLVM dan bahasa pemrograman Swift milik Apple. Lattner juga sempat menjabat sebagai kepala program perangkat lunak Autopilot Tesla.

Lattner dan Davis bertujuan menciptakan lapisan perangkat lunak yang menyatukan dan membantu bisnis cloud memaksimalkan kinerja GPU dan CPU. Dalam profil yang diterbitkan WIRED tahun lalu, Lattner menjelaskan bahwa Modular menantang CUDA milik Nvidia, sistem perangkat lunak tertutup untuk GPU, serta ROCm milik AMD yang bersifat open source namun tidak selalu mudah dipindahkan ke chip lain.

Posisi Modular cukup rumit karena harus bersaing dengan perusahaan chip besar yang juga menjadi mitra bisnisnya. Modular akhirnya menjalin kemitraan dengan produsen chip besar, hyperscaler seperti Amazon, dan bahkan Apple. Lattner meyakini bahwa masalah perangkat lunak yang mereka selesaikan harus ditangani di luar lingkungan Big Tech karena bersifat “struktural.”

Implikasi bagi Industri Chip

Akuisisi ini memperkuat posisi Qualcomm dalam persaingan global pasar chip AI. Dengan teknologi Modular, Qualcomm dapat menawarkan solusi perangkat lunak yang lebih fleksibel bagi pelanggan yang ingin menjalankan AI di berbagai arsitektur chip tanpa terkunci pada satu ekosistem.

Bagi pasar Indonesia, perkembangan ini menarik untuk dicermati. Qualcomm selama ini menjadi pemasok utama chip untuk perangkat seluler di Tanah Air. Ekspansi ke segmen AI dan data center berpotensi membawa teknologi baru yang lebih canggih ke pasar domestik.

Teknologi Fitur Terbaru dari hasil akuisisi ini kemungkinan akan diintegrasikan ke dalam produk-produk Qualcomm di masa depan. Sementara itu, persaingan di industri chip semakin ketat dengan berbagai Pesan Chip dari raksasa teknologi yang mulai beralih ke Samsung karena TSMC kewalahan memenuhi permintaan.

Kesepakatan ini menunjukkan bahwa Qualcomm tidak hanya fokus pada pasar perangkat seluler, tetapi juga serius menggarap segmen komputasi AI yang lebih luas. Dengan akuisisi Modular, Qualcomm mendapatkan keahlian perangkat lunak yang dapat menjadi pembeda dalam persaingan melawan Nvidia dan AMD di pasar chip AI.