Primate Labs Rilis Geekbench 7, Ukur Kinerja Lebih Akurat

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Tampilan antarmuka Geekbench 7 di macOS dengan latar belakang gelap
  • Primate Labs meluncurkan Geekbench 7 dengan tes baru untuk encoding/decoding video dan audio
  • Penambahan dukungan codec AV1 dan Opus, serta pemodelan beban kerja konferensi video dan streaming
  • Pengujian multi-core didesain ulang untuk mencerminkan perilaku software nyata
  • Skor Geekbench 6 tidak kompatibel dengan Geekbench 7, mengharuskan pengujian ulang
  • Lisensi Pro tetap USD 99, dengan diskon USD 79 hingga 6 Agustus mendatang
  • Lisensi Pro memungkinkan benchmarking offline tanpa unggah ke Geekbench Browser
  • Mendukung platform Windows, macOS, dan Linux

JBNews.id — Primate Labs secara resmi meluncurkan Geekbench 7, generasi terbaru dari alat pengukur kinerja populer yang menghadirkan sejumlah pembaruan substansial pada metode pengujian. Versi anyar ini memperkenalkan tes baru untuk encoding dan decoding video dan audio, desain ulang pada pengujian multi-core, serta kumpulan data yang lebih besar dan lebih menuntut untuk prosesor CPU dan GPU.

Meskipun hadir dengan berbagai peningkatan internal, antarmuka Geekbench 7 secara visual tetap identik dengan pendahulunya, Geekbench 6. Bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas lebih, lisensi Pro tetap dibanderol dengan harga yang sama, yaitu USD 99. Sebagai bagian dari strategi peluncuran, Primate Labs menawarkan diskon khusus hingga 6 Agustus mendatang, sehingga pengguna bisa mendapatkan lisensi Pro seharga USD 79.

Lisensi Geekbench 7 Pro memberikan kemampuan untuk melakukan benchmarking secara offline tanpa mengunggah hasilnya ke Geekbench Browser. Lisensi ini juga tetap mencakup semua platform desktop yang kompatibel, termasuk Windows, macOS, dan Linux. Kebijakan ini memberikan keleluasaan bagi pengembang dan reviewer yang ingin merahasiakan data pengujian mereka sebelum publikasi resmi.

Peningkatan Signifikan pada Metode Pengujian

Geekbench telah lama menjadi salah satu tolok ukur sintetis utama yang digunakan oleh berbagai media teknologi, termasuk The Verge, dalam meninjau kinerja laptop. Keunggulan utama Geekbench selalu terletak pada kesederhanaan dan kecepatan proses pengujiannya. Namun, durasi pengujian yang singkat juga berarti alat ini lebih cocok untuk mengukur kemampuan komputasi dalam semburan cepat (burst), bukan untuk beban kerja berkelanjutan yang dapat menyebabkan throttling pada beberapa CPU dan GPU.

Salah satu contoh konkret adalah tes yang melibatkan rendering file PDF berukuran 1,5 MB. Bagi sebagian besar prosesor modern, tugas semacam itu hampir dapat diselesaikan secara instan. Hal inilah yang mendorong Primate Labs untuk melakukan revisi besar-besaran pada metodologi pengujian di Geekbench 7.

Primate Labs mengklaim bahwa Geekbench 7 menggunakan “kumpulan data yang lebih menuntut untuk menangkap secara lebih akurat tuntutan perangkat keras dari aplikasi modern.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa pengembang berupaya menyelaraskan alat pengukur mereka dengan beban kerja aktual yang dihadapi pengguna sehari-hari.

Dukungan Codec Modern dan Beban Kerja Realistis

Salah satu pembaruan paling signifikan di Geekbench 7 adalah penambahan tes audio dan video baru yang kini mencakup dukungan untuk codec AV1 dan Opus. Tes-tes ini juga dirancang untuk memodelkan beban kerja konferensi video, streaming, dan konsumsi konten secara lebih realistis. Dengan kata lain, pengujian tidak lagi bersifat abstrak, melainkan mencerminkan skenario penggunaan nyata yang sering dilakukan pengguna.

Selain itu, pengujian multi-core juga mengalami perubahan fundamental. Beban kerja baru di Geekbench 7 hanya akan berjalan secara multi-threaded ketika tugas yang dimodelkan memang berjalan dengan cara tersebut di dunia nyata. Pendekatan ini dirancang untuk mencerminkan perilaku perangkat lunak sesungguhnya dengan lebih baik, sehingga skor yang dihasilkan lebih relevan dengan performa aktual.

Semua perubahan ini terdengar seperti peningkatan yang berarti, meskipun durasi pengujian Geekbench 7 tetap hanya memakan waktu beberapa menit. Hal ini menunjukkan bahwa Primate Labs berhasil menyeimbangkan antara akurasi yang lebih tinggi dengan kemudahan penggunaan yang menjadi ciri khas Geekbench.

Implikasi bagi Pengguna dan Reviewer

Perubahan signifikan ini membawa konsekuensi penting: skor dari Geekbench 6 tidak kompatibel dengan Geekbench 7. Artinya, para reviewer dan penggemar teknologi yang gemar melakukan benchmarking harus memulai dari awal. Seluruh data pengujian lama tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan hasil dari versi terbaru ini.

Bagi para pengguna yang gemar membandingkan performa perangkat, transisi ke Geekbench 7 berarti harus melakukan serangkaian pengujian dan pengujian ulang secara menyeluruh. Primate Labs sendiri tampaknya mendorong budaya pengujian berkelanjutan, sebagaimana tersirat dalam pernyataan resmi mereka: “Always be testing.”

Dari sisi industri, kehadiran Geekbench 7 dengan metodologi yang lebih ketat dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan perangkat keras terbaru. Hal ini menjadi relevan mengingat persaingan di pasar prosesor semakin ketat, dengan berbagai gugatan Apple ke OpenAI yang juga berpotensi mempengaruhi lanskap industri hardware secara lebih luas.

Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan pembelian perangkat baru, hasil pengujian Geekbench 7 bisa menjadi acuan yang lebih andal. Dengan kumpulan data yang lebih besar dan tes yang lebih relevan, skor yang dihasilkan dipercaya lebih mencerminkan performa sehari-hari, bukan hanya kemampuan dalam semburan komputasi singkat.

Ke depannya, adopsi Geekbench 7 oleh para reviewer dan media teknologi akan menjadi indikator utama kesuksesan alat ini. Semakin banyak pengujian yang menggunakan standar baru, semakin relevan pula perbandingan antar perangkat yang bisa dilakukan oleh konsumen. Sementara itu, Primate Labs terus mempertahankan model lisensi yang sama, memberikan opsi bagi pengguna individu maupun institusi untuk memilih kebutuhan mereka.

Dengan peluncuran ini, Primate Labs menegaskan posisinya sebagai pemain utama dalam industri alat benchmarking. Meskipun persaingan dari alat ukur lain seperti Cinebench atau 3DMark tetap ada, pendekatan Geekbench yang sederhana, cepat, dan kini lebih akurat membuatnya tetap menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna.

Bagi Anda yang tertarik dengan perkembangan teknologi terkini, informasi tentang Twitch Rilis Kontrol Orangtua dan berbagai berita teknologi lainnya juga dapat menjadi bacaan menarik untuk memperluas wawasan.