JBNews.id — Motorola mengintegrasikan layanan eSIM perjalanan (travel eSIM) langsung ke dalam ponsel pintarnya melalui aplikasi bernama Global Connect, memudahkan pengguna mengakses data internet di luar negeri tanpa perlu repot dengan kartu SIM fisik. Aplikasi ini sudah tersedia untuk diunduh di Google Play Store dan akan menjadi aplikasi bawaan pada perangkat Motorola baru di masa mendatang.
Layanan ini dapat digunakan di semua ponsel Motorola yang mendukung eSIM, termasuk model termurah seperti Moto G Play 2026 seharga 180 dolar AS. Saat ini, Global Connect baru tersedia di lima negara Amerika Latin: Brasil, Meksiko, Argentina, Peru, dan Chili. Motorola menyebutkan dukungan untuk Jerman, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya akan hadir dalam beberapa pekan ke depan. Namun, perusahaan belum mengumumkan ketersediaan di Amerika Serikat.
Travel eSIM memberikan cara mudah bagi wisatawan untuk mengakses eSIM khusus data yang langsung berfungsi di negara tujuan, bahkan sebelum naik pesawat. Pengguna tidak perlu lagi singgah di kios kartu SIM bandara atau repot dengan kartu SIM fisik. Cukup isi ulang kuota data melalui aplikasi dan bayar sesuai pemakaian. Perlu dicatat, solusi Motorola ini tidak menyertakan fitur panggilan suara atau SMS. Namun, aplikasi perpesanan seperti WhatsApp sudah banyak digunakan di destinasi wisata.
Kemitraan dengan Gigs dan Strategi Pasar
Layanan Global Connect didukung oleh Gigs, perusahaan asal San Francisco yang membantu perusahaan menjual paket data seluler tanpa harus berurusan dengan negosiasi dan kontrak telekomunikasi yang rumit. Gigs juga merupakan perusahaan di balik paket data seluler dari Klarna (layanan beli-sekarang-bayar-nanti) dan Cash App. Motorola bekerja sama erat dengan Gigs untuk memastikan pengalaman penggunaan terasa seperti produk asli Motorola, bukan sekadar tambahan dari pihak ketiga.
Meski Motorola mengklaim sebagai pabrikan ponsel besar pertama yang menyematkan fungsi travel eSIM secara native, perlu dicatat bahwa Xiaomi telah menawarkan fungsi serupa sejak 2015, meski fitur tersebut sudah dihentikan. Sudhir Chadaga, wakil presiden Kemitraan Motorola, menjelaskan bahwa pengguna harus menginstal aplikasi Global Connect, membuat akun Gigs, dan akan mendapatkan 1 GB gratis untuk eSIM perjalanan pertama mereka (berlaku untuk waktu terbatas). Setelah itu, pengguna dapat mengisi ulang data sesuai kebutuhan.
Chadaga mengklaim tarifnya kompetitif: 3 dolar AS untuk 1 GB selama 30 hari, hingga 14 dolar AS untuk 20 GB. Layanan ini tersedia di lebih dari 160 negara dan pengguna dapat terus menggunakan eSIM perjalanan yang sama untuk semua perjalanan mereka. “Yang kami coba lakukan untuk konsumen adalah menyelesaikan titik hambatan dalam mendapatkan travel eSIM dengan cepat di perangkat saat mereka hendak bepergian,” ujar Chadaga kepada WIRED. “Dengan Global Connect, itulah yang kami bawa ke pengguna kami.”
Dampak dan Persaingan Pasar Travel eSIM
Travel eSIM jauh lebih murah dibandingkan membayar data saat roaming, yaitu saat pengguna mengandalkan operator utama untuk terhubung ke jaringan di negara lain. Siddhant Cally, analis senior di tim Jaringan dan Konektivitas Counterpoint Research, menyebutkan bahwa di beberapa wilayah, operator jaringan lama menawarkan roaming dengan setengah data tetapi dua kali lipat harga travel eSIM. Tarif yang lebih murah, ditambah kemudahan mengunduh dan menyimpan travel eSIM sebelum perjalanan, membuat layanan ini sangat populer.
Kemampuan untuk tetap menggunakan data untuk panggilan WhatsApp atau FaceTime membuat keterbatasan tidak bisa mengirim atau menerima SMS bukan masalah besar. Inilah sebabnya operator AS seperti T-Mobile, Verizon, dan AT&T mencoba melawan tantangan aplikasi travel eSIM pihak ketiga dengan menawarkan opsi travel eSIM mereka sendiri bagi orang yang masuk ke AS selama Piala Dunia 2026. Sejumlah 53 kamera ALPR juga dipasang untuk memantau stadion selama ajang tersebut.
Alasan lain pertumbuhan adopsi adalah semakin banyak ponsel yang mendukung fungsi eSIM. Di AS, Apple telah menjual iPhone khusus eSIM sejak 2022; seluruh jajaran Motorola, dari kelas bawah hingga flagship, mendukung eSIM; dan seri Google Pixel 10 terbaru juga hanya menggunakan eSIM. Cally mengatakan adopsi masih lambat di negara-negara Asia, di mana eSIM belum merambah ke perangkat murah, tetapi hal itu tidak akan bertahan lama.
Pasar travel eSIM sudah jenuh dengan ribuan pilihan, mulai dari Airalo, Nomad, hingga Holafly. Oleh karena itu, medan pertempuran berikutnya adalah bagaimana perusahaan bisa menjadi yang pertama dalam perjalanan wisatawan. Beberapa kartu Visa, paket perjalanan, dan bahkan maskapai penerbangan kini menawarkan travel eSIM gratis, tetapi “tidak ada yang lebih dekat dengan titik sentuh pertama selain aplikasi bawaan,” kata Cally. Namun, ia menambahkan bahwa ini tidak menjamin kesuksesan, karena orang tetap akan mencari paket yang lebih murah atau layanan yang paling sesuai dengan tujuan mereka.
Baca Juga:
Potensi Keterbatasan dan Prospek ke Depan
Salah satu alasan Motorola mungkin belum meluncurkan layanan ini di AS, menurut Cally, adalah karena AS merupakan pasar pascabayar, di mana konsumen lebih suka mengandalkan operator seluler utama seperti T-Mobile, Verizon, atau AT&T. Sementara itu, masyarakat di negara lain mungkin lebih terbuka untuk bereksperimen dan mencari opsi travel eSIM terbaik. Belum jelas apakah pabrikan ponsel lain akan mengikuti langkah Motorola. Cally menilai kemitraan Motorola dengan Gigs bersifat “disruptif dan baru,” tetapi bukan sesuatu yang akan membuat orang beralih ke ponsel Motorola atau tetap setia pada merek tersebut.
Meski demikian, langkah Motorola ini menunjukkan tren baru dalam industri ponsel: mengintegrasikan layanan yang biasanya bersifat tambahan menjadi fitur bawaan. Bagi pengguna yang sering bepergian, terutama ke luar negeri, fitur ini bisa menjadi nilai tambah yang signifikan. Pengguna tidak perlu lagi mencari aplikasi pihak ketiga atau repot dengan kartu SIM fisik. Cukup buka aplikasi Global Connect, pilih paket, dan langsung terhubung. Bagi pembaca yang ingin tahu lebih banyak tentang fitur ponsel, tersedia artikel tentang cara cek sisa umur HP Android yang bisa dijadikan referensi.
Dengan harga yang kompetitif dan kemudahan penggunaan, travel eSIM bawaan Motorola berpotensi menjadi solusi bagi wisatawan yang ingin tetap terhubung tanpa biaya roaming mahal. Namun, kesuksesan jangka panjangnya akan bergantung pada perluasan cakupan negara, harga yang tetap kompetitif, dan kemampuan Motorola untuk membedakan diri dari ribuan pesaing yang sudah ada. Satu hal yang pasti: persaingan di pasar travel eSIM semakin ketat, dan integrasi langsung ke ponsel bisa menjadi senjata ampuh bagi Motorola.




