Chat Claude Publik Muncul di Google, Begini Cara Cek dan Cabut

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi aplikasi AI di layar iPhone dengan ikon ChatGPT, DeepSeek, Gemini, Copilot, Grok, dan Claude di London
  • Percakapan dan Artifact Claude ditemukan di hasil pencarian Google dan Bing
  • Informasi sensitif seperti data pribadi dan kunci kripto ikut terekspos
  • Hanya chat yang pernah dibuat tautan publik yang terdampak, bukan seluruh sistem
  • Anthropic tidak membagikan direktori chat ke Google, tapi tautan publik bisa dirayapi
  • Pengguna bisa cek dan cabut tautan lewat Settings > Privacy > Shared chats
  • Tautan bisa dicabut langsung dari menu Share dengan mengubah status ke Private
  • Pengguna Team dan Enterprise hanya bisa berbagi dengan anggota organisasi

JBNews.id — Sejumlah percakapan dan Artifact Claude ditemukan muncul dalam hasil pencarian Google dan Bing. Beberapa halaman yang terindeks memuat informasi sensitif, mulai dari data pribadi, catatan pekerjaan, hingga kunci dompet kripto.

Insiden ini memicu kekhawatiran di kalangan pengguna. Namun, menurut laporan Techcrunch, sistem Anthropic tidak diretas. Chat Claude bersifat privat secara default. Hanya percakapan yang sebelumnya dibuatkan tautan berbagi yang berpotensi terdampak.

Masalahnya, sebagian pengguna mungkin menganggap frasa “siapa pun yang memiliki link” berarti percakapan hanya dapat dibuka oleh penerima tautan. Kenyataannya, tautan yang pernah dipasang di forum, media sosial, atau halaman publik dapat ditemukan dan diindeks mesin pencari.

Penyebab Chat Claude Bisa Muncul di Google

Anthropic menegaskan pihaknya tidak membagikan direktori percakapan maupun sitemap berisi tautan chat kepada Google. Namun, tautan publik tetap dapat ditemukan mesin pencari apabila muncul di tempat lain yang bisa dirayapi.

“Kami memberi orang kendali atas berbagi percakapan Claude mereka secara publik, dan sesuai dengan prinsip privasi kami, kami tidak membagikan direktori obrolan atau peta situs dengan mesin pencari seperti Google,” jelas Amie Rotherham, juru bicara Anthropic dikutip dari Techcrunch.

“Tautan yang dapat dibagikan ini tidak dapat ditebak atau ditemukan kecuali orang memilih untuk membagikannya sendiri. Ketika seseorang membagikan percakapan, mereka membuat konten tersebut dapat diakses secara publik, dan seperti konten web publik lainnya, konten tersebut dapat diarsipkan oleh layanan pihak ketiga,” tambahnya.

Kasus ini mengingatkan pada Risiko Keamanan Data yang melekat pada fitur berbagi percakapan chatbot AI. Pengguna perlu memahami bahwa membagikan tautan sama dengan mempublikasikan konten.

Menurut panduan resmi Anthropic, tautan berbagi berisi snapshot atau salinan percakapan pada saat link dibuat. Seluruh pesan yang dikirim sebelum percakapan dibagikan dapat terlihat, termasuk Artifact yang muncul di dalamnya.

Pesan yang dikirim setelah tautan dibuat tetap privat. Namun, apabila pengguna mencabut tautan lalu membagikan percakapan yang sama kembali, snapshot akan diperbarui dan dapat menyertakan pesan-pesan terbaru.

Berkas asli yang diunggah ke Claude tidak ikut dimasukkan ke halaman berbagi. Data mentah dari integrasi Model Context Protocol (MCP) juga tetap disembunyikan. Meski demikian, informasi dari berkas masih bisa terlihat apabila isinya disalin ke percakapan, disebut dalam jawaban Claude, atau ditampilkan melalui Artifact.

Karena itu, pengguna tetap perlu memeriksa isi chat sebelum membuat tautan publik. Perdebatan kemudian muncul di komunitas Claude. Sebagian pengguna menganggap halaman tersebut memang sengaja dibuat publik. Pengguna lainnya menilai tautan yang bisa dibuka siapa pun tetap berbeda dengan halaman yang mudah ditemukan melalui pencarian.

Cara Mengecek Chat Claude yang Pernah Dibagikan

Pengguna Claude paket Free, Pro, dan Max dapat melihat semua percakapan yang pernah dibuatkan tautan berbagi melalui pengaturan privasi. Berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1: Buka Claude dan masuk menggunakan akun yang biasa digunakan.

Langkah 2: Masuk ke menu Settings.

Langkah 3: Pilih bagian Privacy.

Langkah 4: Cari opsi Shared chats, kemudian tekan Manage.

Langkah 5: Periksa judul, tanggal, dan tautan setiap chat yang pernah dibagikan.

Langkah 6: Tekan Unshare pada percakapan yang tidak lagi ingin dibuka publik.

Apabila tidak pernah membagikan percakapan, halaman tersebut akan menampilkan keterangan “No shared content found.”

Tautan juga dapat dicabut langsung dari percakapan. Buka menu Share, tekan pilihan visibilitas, lalu ubah statusnya dari Public menjadi Private. Setelah itu, tautan langsung ke snapshot tersebut tidak lagi dapat digunakan.

Pengguna paket Team dan Enterprise memiliki aturan berbeda. Anthropic menyebut percakapan dari paket tersebut hanya dapat dibagikan kepada anggota organisasi yang sama, bukan kepada publik. Ini menjadi lapisan Keamanan AI tambahan bagi pengguna korporat.

Implikasi bagi Pengguna Claude

Insiden ini menjadi pengingat bahwa fitur berbagi tautan di platform AI tidak sepenuhnya privat. Meskipun Anthropic tidak mengindeks tautan ke mesin pencari, pihak ketiga tetap bisa menemukan dan mengarsipkan konten yang dibagikan di forum publik.

Pengguna disarankan untuk secara rutin memeriksa daftar tautan yang pernah dibuat dan mencabut akses untuk percakapan yang tidak lagi perlu dibagikan. Langkah sederhana ini dapat mencegah informasi sensitif jatuh ke tangan yang salah.

Bagi pengguna yang khawatir dengan Keamanan Data, sebaiknya tidak membagikan percakapan yang memuat informasi pribadi, data keuangan, atau rahasia perusahaan. Jika terpaksa harus berbagi, periksa kembali isi percakapan sebelum membuat tautan publik.

Kasus ini juga menunjukkan bahwa pemahaman pengguna terhadap fitur berbagi masih perlu ditingkatkan. Frasa “siapa pun yang memiliki link” sering disalahartikan sebagai akses terbatas, padahal tautan bisa menyebar luas jika dipublikasikan di tempat yang salah.

Dengan langkah pengecekan dan pencabutan tautan yang mudah, pengguna dapat mengendalikan kembali privasi percakapan mereka di Claude. Pastikan untuk memeriksa pengaturan secara berkala agar data sensitif tetap aman.