Jbnews.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang mengubah pendekatan penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari sekadar pemberian bantuan menjadi program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian. Langkah ini diumumkan pada Kamis (23/4/2026) sebagai strategi baru untuk menekan ketergantungan sosial di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menegaskan bahwa program ini tidak lagi berfokus pada bantuan langsung. “Tim Dinsos melakukan pembinaan secara bertahap dengan pendekatan edukatif dan humanis, guna mendorong perubahan pola pikir dan perilaku ke arah yang lebih produktif,” ujar Acep.
Pendekatan baru ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari individu rentan, masyarakat berpenghasilan rendah, hingga kelompok yang membutuhkan pendampingan sosial. Materi pembinaan mencakup motivasi hidup, pemahaman akses layanan sosial, dan peluang pemberdayaan ekonomi. Dinsos juga memperkenalkan berbagai program bantuan sosial seperti bantuan pangan, jaminan sosial, dan pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan.
“Melalui pembinaan ini, kami ingin mendorong PMKS agar tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu mandiri dan berdaya,” tambah Acep.
Selain itu, Dinsos menyiapkan pendampingan lanjutan untuk memastikan materi yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi ini diharapkan menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif, serta membangun sistem kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di Kota Tangerang.
Baca Juga:




