JBNews.id — Twitch meluncurkan fitur kontrol orangtua yang memungkinkan pengelola akun untuk memblokir remaja berusia 13 hingga 17 tahun melakukan siaran langsung. Fitur ini tersedia melalui dasbor Family Center di pengaturan akun.
Platform streaming milik Amazon ini memberikan wewenang lebih besar kepada orangtua untuk mengawasi aktivitas anak-anak mereka di platform. Kontrol orangtua yang baru dirilis ini mencakup kemampuan untuk menautkan akun Twitch antara orangtua dan anak remaja mereka, menyediakan fitur manajemen akun, serta ringkasan mingguan melalui surel yang mencatat aktivitas anak, termasuk saluran yang ditonton dan jam tayang.
Fitur ini dirancang untuk menjawab kekhawatiran orangtua terhadap keamanan anak di dunia daring. Dengan kontrol ini, orangtua dapat mencegah remaja melakukan siaran langsung konten mereka sendiri dan menonaktifkan Whispers, fitur pesan pribadi Twitch. Ini termasuk memblokir anak di bawah umur untuk mengirim atau menerima pesan langsung.
Selain itu, orangtua dapat menetapkan batas waktu harian yang fleksibel untuk penggunaan Twitch di semua perangkat anak. Mereka juga dapat membatasi konten yang memiliki label klasifikasi tertentu—seperti Perjudian, Game Dewasa, Tema Seksual, dan lainnya—agar tidak muncul dalam pencarian atau umpan rekomendasi.
Baca Juga:
Dasbor Kontrol Orangtua di Family Center
Dasbor kontrol orangtua dapat ditemukan di Pengaturan Akun pada halaman Family Center. Ketika pengguna Twitch yang dikelola oleh kontrol orangtua berusia 18 tahun, akun mereka akan secara otomatis terlepas dari tautan orangtua. Twitch menyatakan bahwa pihaknya akan mengeksplorasi penambahan fitur kontrol orangtua tambahan di masa mendatang, seraya mencatat bahwa pengaturan ini bersifat opsional “saat ini.”
Langkah Twitch ini sejalan dengan tren industri teknologi yang semakin memberikan perhatian pada keamanan anak di platform digital. Beberapa platform media sosial dan game lain telah lebih dulu menerapkan fitur serupa untuk melindungi pengguna muda dari konten yang tidak pantas dan interaksi berbahaya.
Fitur kontrol orangtua ini menjadi penting mengingat maraknya kasus kejahatan siber yang menargetkan anak muda. Belum lama ini, malware game digunakan untuk mencuri kripto senilai ratusan ribu dolar dari korban yang sebagian besar adalah pengguna muda. Kasus seperti ini menegaskan pentingnya pengawasan orangtua terhadap aktivitas daring anak.
Dampak bagi Orangtua dan Remaja
Bagi orangtua, fitur ini memberikan ketenangan pikiran karena mereka dapat memantau dan mengontrol aktivitas anak di Twitch tanpa harus selalu mengawasi secara langsung. Ringkasan mingguan melalui surel memberikan gambaran jelas tentang kebiasaan menonton anak, termasuk saluran favorit dan durasi tayang.
Sementara itu, bagi remaja, fitur ini mungkin terasa membatasi kebebasan mereka di platform. Namun, Twitch menekankan bahwa pengaturan ini bersifat opsional dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga. Ketika anak mencapai usia 18 tahun, akun mereka akan otomatis terlepas dari pengawasan orangtua.
Dengan hadirnya fitur ini, Twitch berupaya menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna muda. Industri game dan streaming terus menghadapi tekanan untuk melindungi anak-anak dari konten berbahaya dan interaksi yang tidak diinginkan. Langkah Twitch ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi platform serupa.
Bagi penggemar game yang menantikan rilis besar, harga terbaru GTA VI yang mencapai rekor termahal dalam sejarah game juga menjadi perhatian. Harga tersebut menunjukkan bagaimana industri game terus berkembang, dan dengan itu, kebutuhan akan kontrol orangtua yang lebih ketat semakin mendesak.
Twitch berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur ini berdasarkan masukan dari pengguna. Perusahaan menyadari bahwa kebutuhan keluarga berbeda-beda, sehingga mereka akan mengeksplorasi opsi tambahan yang dapat disesuaikan. Pengaturan yang bersifat opsional ini memberi fleksibilitas bagi orangtua untuk memilih tingkat pengawasan yang sesuai.
Implikasi dari fitur ini cukup luas. Dengan kontrol yang lebih ketat, orangtua dapat memastikan anak-anak mereka tidak terpapar konten dewasa atau berinteraksi dengan orang asing yang berpotensi berbahaya. Batas waktu harian juga membantu mengelola waktu layar anak agar tidak berlebihan.
Twitch juga memblokir akses ke konten berlabel tertentu, seperti Perjudian dan Tema Seksual, dari pencarian dan rekomendasi. Ini berarti anak-anak tidak akan menemukan konten tersebut secara tidak sengaja saat menjelajahi platform. Langkah ini penting mengingat banyaknya konten tidak pantas yang beredar di platform streaming.
Fitur ini hadir di saat yang tepat ketika kekhawatiran tentang keamanan anak di dunia maya semakin meningkat. Banyak orangtua yang merasa kewalahan mengawasi aktivitas daring anak-anak mereka. Dengan alat ini, mereka memiliki kendali lebih besar tanpa harus menjadi ahli teknologi.
Twitch menegaskan bahwa fitur ini adalah langkah awal. Perusahaan berencana menambahkan lebih banyak opsi di masa depan, menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Ini menunjukkan komitmen jangka panjang Twitch terhadap keamanan anak di platformnya.
Bagi pembaca yang tertarik dengan perkembangan teknologi terkini, berita tentang CEO baru WhatsApp yang ditunjuk Meta juga menjadi sorotan. Pergantian kepemimpinan di platform pesan instan terbesar dunia ini menunjukkan dinamika industri teknologi yang terus berubah.
Dengan semua fitur ini, Twitch berharap dapat memberikan pengalaman yang lebih aman dan terkontrol bagi pengguna muda. Orangtua kini memiliki alat yang mereka butuhkan untuk melindungi anak-anak mereka di platform streaming terbesar di dunia.




