JBNews.id — Menjelang perayaan Hari Game Indonesia (Hargai) yang jatuh pada 8 Agustus 2026, platform distribusi game milik Valve, Steam, menggelar event bertajuk Hargai Indonesia Game Sale I. Acara ini merupakan persembahan Asosiasi Game Indonesia (AGI) yang berlangsung dari 1 hingga 10 Agustus 2026, menampilkan berbagai karya spektakuler dari developer game Tanah Air.
Event ini menjadi momentum penting bagi industri game Indonesia. Di dalamnya, para gamer dapat melihat sederet game lokal yang akan rilis atau sedang mendapatkan diskon. Lebih dari itu, Steam juga menyediakan demo gratis untuk sejumlah judul, memberikan kesempatan bagi pemain untuk merasakan langsung gameplay sebelum memutuskan untuk membeli.
Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap ekosistem developer game di Indonesia. Dengan hadirnya event khusus di platform sebesar Steam, exposure yang didapatkan para pengembang lokal menjadi semakin luas, tidak hanya di pasar domestik tetapi juga internasional.
Daftar Game dan Demo yang Tersedia
Dalam event Hargai Indonesia Game Sale I, Steam menyediakan demo untuk beberapa game populer. Para pemain dapat menjajal judul-judul seperti Dreadout, When The Past Was Around, A Space for the Unbound, KuloNiku: Bowl Up!, The Sun Shines Over Us, Rising Hell, Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly, Death & Faeology, Wash & Warm, dan Verde.
Keberadaan demo ini memberikan keuntungan signifikan bagi para pemain. Mereka bisa merasakan langsung kualitas gameplay yang ditawarkan secara gratis, sehingga dapat membuat keputusan pembelian yang lebih tepat. Bagi gamer yang masih ragu, memanfaatkan demo ini adalah langkah bijak sebelum mengeluarkan uang untuk membeli game.

Daftar Game Diskon di Event Hargai
Selain demo gratis, sejumlah game lokal juga mendapatkan pemangkasan harga selama periode event. Beberapa judul yang didiskon antara lain Teller’s Duty (Rp 101.519), Pictective 2: Around The World (Rp 15.599), Cats and Seek: Dino Park (Rp 15.599), Grieving (Berduka) (Rp 26 ribu), MPPP – Multidimensional Paper Plane Project (Rp 11.549), Demon Itself (Rp 13.049), dan Luxman Moonlit Market (Rp 61.499).
Harga-harga tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para kolektor game maupun pemain kasual yang ingin mendukung karya anak bangsa dengan biaya terjangkau. Diskon ini juga menjadi strategi efektif untuk memperluas basis pemain game lokal.
Baca Juga:
Deretan Game Indonesia di Steam
Secara keseluruhan, event Hargai Indonesia Game Sale I menampilkan puluhan judul game buatan developer Indonesia. Berikut daftar lengkapnya yang dihimpun dari Steam: Wash & Warm, Halu – The Fracture, Luminote, Mio: Aqualoom at Ocean’s End, The Sun Shines Over Us, Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly, Just Deserts, Obsessed : Trace, Beat the Ads, Coffee Talk, Pocket Gecko, Neko Michi, When The Past Was Around, The Spirit Weaver, DreadOut 3, The Gambit, Lost to Time, DreadHaunt, 1998: The Toll Keeper Story, Grieving (Berduka), Whisper Mountain Outbreak, Silent Trip: Until We Meet, Overtime : Paper Trail, Spreadsheets and Nothing More, Obsessed : Night Shift, Cats and Seek: Zoo, Gaming Cafe Life, Broomstick Exorcist, Grim Trials, 13th Ball: The Nightmare Shift, DreadEye VR, Surabaya Inferno, What Comes After, DreadOut, Bean & Debt, MyBiz: Pomodoro Desk Tycoon, Movie Cinema Simulator, Bakso Simulator 2, Unrivaled Heroes: 2.5D Brawler, Super Shout Showdown, Fortunato, Little Tree Kingdom, KuloNiku: Bowl Up!, Linework, Moonlit Orchard, MPPP – Multidimensional Paper Plane Project, Ookami Okami, Niskala, Sacred Knowledge of Leyak, The Magic Master, VOID, Saber Survivors, Demon Itself, Cats and Seek: Tokyo, Word95, School Cafeteria Simulator, DreadOut Remastered Collection, Project CCTV, The Chef’s Shift, Death & Faeology, Halu – The Fish, Luxman Moonlit Market, Nightwatch at The Museum, A Space for the Unbound, Rising Hell, Hello Goodboy, DreadOut: Keepers of The Dark, TypeCaster, Cats and Seek: Dino Park, DreadOut 2, Comic Book Store Simulator, Laundry Store Simulator, Teller’s Duty, Agni: Village of Calamity, Rage in Peace, Montabi, Jurnal Risa: Dark Destiny, Pictective 2: Around The World, Verde, dan K-pop Idol Stories: Road to Debut.
Banyaknya judul yang terdaftar menunjukkan betapa produktifnya industri game Indonesia saat ini. Dari genre horor, simulasi, hingga petualangan, para developer lokal mampu menghadirkan beragam pilihan yang kompetitif di kancah global.
Game Berprestasi dan yang Paling Dinanti
Dari deretan judul tersebut, beberapa di antaranya sudah meraih banyak penghargaan. Salah satu contohnya adalah A Space for the Unbound garapan Mojiken yang pernah masuk nominasi di The Game Awards 2023, salah satu ajang penghargaan terbesar di dunia game.
Sementara itu, salah satu game Indonesia yang paling ditunggu kehadirannya adalah Agni: Village of Calamity. Sebelumnya, Co-Founder sekaligus Marketing Director Separuh Interactive, Bayu Arafat, menyebutkan bahwa game ini terinspirasi dari sejumlah game horor kondang besutan Konami, Capcom, dan PlayStation.
Namun, hingga saat ini Separuh Interactive selaku pengembang dan Wired Productions selaku publisher belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi. Informasi terakhir yang beredar menyebutkan bahwa Agni: Village of Calamity akan dirilis pada tahun 2026. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para penggemar genre horor yang sudah tidak sabar menantikan karya terbaru dari developer Tanah Air.
Event Hargai Indonesia Game Sale I ini menjadi bukti nyata bahwa industri game Indonesia terus berkembang pesat. Dukungan dari platform sebesar Steam memberikan peluang emas bagi para developer untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Bagi para gamer, ini adalah momen tepat untuk mengeksplorasi karya-karya lokal berkualitas, baik melalui demo gratis maupun diskon menarik yang ditawarkan. Kehadiran event ini juga sejalan dengan tren positif industri game yang terus tumbuh, sebagaimana terlihat dari berbagai dukungan publik terhadap inovasi teknologi dan pertumbuhan bisnis di sektor terkait.




