Dua Gerhana Terakhir 2026: Matahari Agustus dan Bulan Akhir Bulan

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi gerhana matahari total dan gerhana bulan sebagian yang menjadi gerhana terakhir tahun 2026
  • Gerhana matahari total terjadi 12 Agustus 2026, terlihat di belahan bumi utara
  • Jalur totalitas meliputi Greenland timur, Islandia barat, dan Spanyol
  • Spanyol menjadi wilayah terpadat di jalur totalitas, pertama kali dalam lebih dari satu abad
  • Fase totalitas di Spanyol sekitar pukul 20.30 WET, berlangsung sekitar dua menit
  • Gerhana bulan sebagian terjadi 27-28 Agustus, terbaik diamati dari kawasan Amerika
  • Hingga 96 persen piringan bulan akan tertutup bayangan bumi
  • Di Mexico City, fase parsial mulai pukul 20.30, puncak 22.13, berakhir 23.53 waktu setempat
  • Gerhana matahari tidak boleh dilihat dengan mata telanjang; butuh kacamata khusus
  • Gerhana bulan cukup diamati dari area langit cerah dan minim polusi cahaya
  • Kedua gerhana ini menjadi yang terakhir di tahun 2026

JBNews.id — Dua fenomena gerhana akan menutup kalender astronomi 2026: gerhana matahari total pada 12 Agustus dan gerhana bulan sebagian pada 27–28 Agustus. Keduanya menjadi gerhana terakhir tahun ini setelah dua gerhana sebelumnya telah berlalu. Sepanjang bulan Agustus, langit akan menghadirkan dua pertunjukan langit yang sayang untuk dilewatkan—satu melibatkan matahari, satu lagi melibatkan bulan.

Gerhana matahari total terjadi ketika bulan melintas di antara bumi dan matahari, menghalangi cahaya matahari sepenuhnya di jalur tertentu. Sementara itu, gerhana bulan sebagian terjadi ketika bumi berada di antara matahari dan bulan, menyebabkan sebagian piringan bulan tertutup bayangan bumi dan berubah menjadi kemerahan. Kedua fenomena ini dapat diamati dari berbagai wilayah di belahan bumi utara, dengan tingkat visibilitas yang berbeda-beda.

Gerhana Matahari Total 12 Agustus

Gerhana matahari total pada 12 Agustus akan terlihat di belahan bumi utara. Bayangan bulan akan bergerak dari barat ke timur, dimulai dari kawasan Arktik. Sebagian wilayah Alaska akan menyaksikan gerhana parsial, begitu pula lokasi-lokasi utara lainnya seperti Kanada, Islandia, dan sebagian Atlantik Utara. Beberapa wilayah di Eropa dan Amerika Serikat bagian timur juga akan mendapatkan kesempatan melihat fenomena ini.

Namun, hanya sedikit wilayah daratan yang akan mengalami fase totalitas—saat matahari sepenuhnya tertutup bulan. Wilayah Greenland bagian timur yang jarang penduduknya akan melihat matahari tertutup sepenuhnya, begitu pula ujung barat Islandia. Spanyol menjadi wilayah terpadat yang berada di jalur totalitas. Ini merupakan kali pertama Semenanjung Iberia menyaksikan gerhana matahari total dalam lebih dari satu abad.

Bagi wilayah yang berada di jalur totalitas, puncak gerhana akan terjadi pada sore hari menjelang senja. Waktu yang dramatis karena matahari berada rendah di cakrawala. Waktu pastinya bervariasi di setiap kota, namun di hampir seluruh wilayah Spanyol, gerhana akan terjadi saat matahari terbenam, dengan fase totalitas sekitar pukul 20.30 Waktu Eropa Tengah. Dari awal hingga akhir, gerhana berlangsung sekitar satu jam, sementara fase totalitas diperkirakan berlangsung sekitar dua menit.

Peringatan penting: jangan pernah melihat gerhana matahari dengan mata telanjang. Penggunaan kacamata khusus gerhana atau alat penyaring matahari yang sesuai sangat disarankan untuk melindungi penglihatan Anda.

Gerhana Bulan Sebagian 27–28 Agustus

Gerhana bulan sebagian pada 27–28 Agustus menawarkan pengalaman yang berbeda. Tidak seperti gerhana matahari yang mengikuti jalur sempit di permukaan bumi, gerhana bulan dapat terlihat secara bersamaan di wilayah yang sangat luas. Fenomena ini paling baik diamati di kawasan Amerika, terutama di Kanada bagian timur dan tengah, Amerika Serikat, Meksiko, serta seluruh Amerika Tengah, Karibia, dan Amerika Selatan.

Meskipun bersifat parsial, hingga 96 persen piringan bulan akan berada dalam bayangan bumi, menciptakan pemandangan yang dramatis. Sebagian permukaan bulan akan tetap terang sementara bagian lainnya menggelap atau berubah menjadi kemerahan.

Di kawasan Amerika, gerhana akan dimulai pada malam hari tanggal 27 Agustus dan berlangsung hingga dini hari 28 Agustus. Sebagai gambaran, di Mexico City fase parsial dimulai pukul 20.30 waktu setempat, mencapai puncaknya sekitar pukul 22.13, dan berakhir pada pukul 23.53. Untuk mengamatinya, Anda hanya perlu berada di area dengan langit cerah dan minim polusi cahaya. Semakin jauh dari perkotaan besar, semakin baik pengamatannya.

Bagi pengamat langit di Indonesia, kedua gerhana ini tidak akan terlihat secara langsung karena posisi geografis yang berbeda. Namun, fenomena ini tetap menarik untuk diikuti mengingat langka dan besarnya skala peristiwa yang terjadi. Gerhana matahari total di Semenanjung Iberia, misalnya, merupakan peristiwa yang hanya terjadi sekali dalam lebih dari satu abad.

Dari sisi ilmiah, gerhana memberikan kesempatan bagi para astronom dan peneliti untuk mempelajari atmosfer matahari, struktur bulan, serta dinamika orbit bumi-bulan-matahari. Bagi masyarakat umum, gerhana menjadi momen edukasi astronomi yang berharga, sekaligus pengingat akan skala dan keindahan alam semesta.

Peristiwa gerhana juga memiliki dampak budaya dan pariwisata. Wilayah yang berada di jalur totalitas biasanya menjadi tujuan wisata astronomi, menarik pengunjung dari berbagai negara. Spanyol, sebagai wilayah terpadat di jalur totalitas, diperkirakan akan menjadi pusat perhatian para pengamat gerhana dari seluruh dunia.

Kedua gerhana ini menutup tahun 2026 yang telah menyaksikan dua gerhana sebelumnya. Bagi yang ingin menyaksikan, persiapan yang matang diperlukan—mulai dari menentukan lokasi pengamatan, memeriksa prakiraan cuaca, hingga menyiapkan peralatan yang aman untuk mengamati matahari. Gerhana matahari total terakhir di tahun ini menjadi penutup yang dramatis, sementara gerhana bulan sebagian menawarkan pengamatan yang lebih mudah dan aman tanpa peralatan khusus.

Perlu dicatat bahwa informasi ini berasal dari laporan WIRED en Español yang telah diterjemahkan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai fenomena astronomi dan perkembangan teknologi terkait, Anda dapat menyimak Iklan Meta Kontroversi atau Robot Keamanan Knightscope di kanal teknologi kami.

Bagi pembaca yang berada di kawasan Amerika, gerhana bulan sebagian pada 27–28 Agustus menjadi tontonan yang wajib diabadikan. Dengan 96 persen piringan bulan tertutup bayangan bumi, langit malam akan menampilkan pemandangan yang jarang terjadi. Pastikan Anda berada di lokasi dengan langit cerah dan jauh dari polusi cahaya untuk mendapatkan pengalaman terbaik.

Sementara itu, bagi yang berencana menyaksikan gerhana matahari total di Spanyol atau Greenland, persiapkan diri Anda dengan kacamata gerhana bersertifikat dan tiba di lokasi pengamatan lebih awal. Fase totalitas hanya berlangsung sekitar dua menit—waktu yang singkat namun tak terlupakan.

Fenomena gerhana mengingatkan kita pada keteraturan alam semesta yang telah berlangsung miliaran tahun. Meskipun teknologi telah membawa manusia menjelajah luar angkasa, momen ketika bumi, bulan, dan matahari sejajar sempurna tetap menjadi peristiwa yang memukau—baik bagi ilmuwan maupun masyarakat awam. Dua gerhana terakhir di tahun 2026 ini menjadi penutup yang layak untuk satu tahun pengamatan langit yang penuh peristiwa.