Spotify Rilis Running Mode untuk Temani dan Semangati Pelari

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️8 menit membaca
Bagikan:
Spotify luncurkan Running Mode untuk pelari dengan playlist personalisasi
  • Spotify meluncurkan Running Mode untuk pelari dengan playlist personalisasi
  • Fitur bagian dari Fitness Hub yang diluncurkan April lalu
  • Tersedia 25 preset berbagai jenis olahraga dan genre musik
  • Opsi personalisasi: metode latihan (interval, piramida, stabil), durasi, selera musik, BPM
  • Mengandalkan AI dan perluasan dari Prompted Playlist
  • Menyertakan petunjuk audio sesuai tahap lari tanpa mengganggu musik
  • Tersedia untuk pengguna premium di AS, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, Swedia
  • Khusus iOS, baru dalam bahasa Inggris, belum tersedia di Indonesia
  • Peluncuran setelah integrasi Strava dihilangkan
  • Sebelumnya Spotify pernah luncurkan Spotify Running pada 2015, dipensiunkan 2018

JBNews.id — Spotify meluncurkan fitur baru bernama Running Mode yang dirancang khusus untuk menemani dan memotivasi pengguna yang gemar berlari sambil mendengarkan musik. Fitur ini menawarkan playlist yang dipersonalisasi sesuai dengan vibe olahraga pengguna dan merupakan bagian dari Fitness Hub yang diluncurkan Spotify pada April lalu.

Saat ini, Running Mode baru tersedia di aplikasi Spotify untuk iOS di enam negara. Pengguna dapat memilih dari 25 preset yang tersedia, mencakup berbagai jenis olahraga dan genre musik pilihan. Spotify juga memberikan opsi personalisasi yang lebih dalam, di mana pengguna bisa memilih metode latihan seperti interval, piramida, atau stabil, serta menentukan durasi, selera musik, dan BPM yang diinginkan.

Spotify luncurkan Running Mode untuk pelari

Setelah menekan tombol putar, Spotify akan membuat playlist khusus berdasarkan parameter yang sudah ditentukan pengguna. Transisi antar lagu dibuat mulus agar sesuai dengan tempo lari. “Apakah Anda sedang berlatih untuk lomba lari, jogging santai, atau sekadar ingin berjalan kaki dengan motivasi lebih, Mode Lari membantu Anda menghabiskan lebih sedikit waktu mencari musik yang tepat dan lebih banyak waktu untuk berolahraga,” kata Spotify dalam pernyataan resminya, seperti dikutip JBNews.id, Minggu (2/8/2026).

Mengandalkan AI dan Prompted Playlist

Fitur Running Mode mengandalkan kecerdasan buatan (AI) dan merupakan perluasan dari fitur Prompted Playlist yang diluncurkan tahun lalu. Spotify menyatakan bahwa prompt berbasis olahraga merupakan salah satu tema yang paling banyak diminta oleh pengguna.

Selain membuat daftar putar khusus, fitur Running Mode juga dapat menyertakan petunjuk audio sesuai tahap lari. Fitur ini memberikan motivasi kepada pengguna tanpa mengganggu musik yang sedang diputar. Saat ini, fitur tersebut baru tersedia dalam bahasa Inggris.

Peluncuran Running Mode terjadi tidak lama setelah integrasi Spotify di aplikasi Strava dihilangkan. Sebelumnya, pengguna bisa mengontrol musik yang diputar lewat aplikasi Strava, namun kini tidak lagi. Kehadiran Running Mode mungkin bisa menjadi alternatif bagi pelari yang ingin tetap mendengarkan lagu sambil berolahraga.

Ketersediaan dan Riwayat Fitur Lari Spotify

Spotify mengatakan fitur Running Mode sudah tersedia untuk pelanggan premium di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Belum diketahui kapan fitur ini akan dibawa ke Indonesia. Ini bukan pertama kalinya Spotify bereksperimen dengan fitur yang dirancang khusus untuk pelari.

Pada tahun 2015, perusahaan asal Swedia ini meluncurkan Spotify Running yang dirancang untuk menyamakan musik dengan kecepatan berlari. Namun, fitur tersebut dipensiunkan pada tahun 2018. Kini dengan teknologi AI yang lebih matang, Spotify mencoba kembali menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih personal bagi para pelari.

Kehadiran Running Mode di tengah persaingan layanan streaming musik menunjukkan komitmen Spotify untuk terus berinovasi. Sebelumnya, Spotify juga merilis chatbot AI untuk pengguna premium. Sementara itu, kompetitor seperti Winamp comeback juga mulai menantang dominasi Spotify di pasar streaming musik.

Bagi pelari yang menggunakan Spotify, fitur ini menawarkan kemudahan dalam menemukan musik yang tepat tanpa harus repot mencari lagu satu per satu. Dengan 25 preset yang tersedia, pengguna dapat menyesuaikan pengalaman mendengarkan musik sesuai dengan jenis olahraga yang dilakukan. Opsi personalisasi seperti metode latihan, durasi, dan BPM memberikan kontrol lebih bagi pengguna untuk mendapatkan pengalaman yang optimal.

Meskipun belum tersedia di Indonesia, para pengguna Spotify di tanah air tetap bisa menantikan kehadiran fitur ini. Spotify belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Running Mode di pasar Asia Tenggara. Namun, melihat tren peluncuran fitur-fitur Spotify sebelumnya, bukan tidak mungkin fitur ini akan segera hadir di Indonesia.

Fitur Running Mode juga menjadi bukti bahwa Spotify serius menggarap segmen pengguna yang aktif berolahraga. Dengan integrasi AI yang semakin canggih, Spotify berupaya memberikan pengalaman yang lebih personal dan relevan bagi setiap penggunanya. Hal ini sejalan dengan strategi Spotify untuk terus meningkatkan engagement pengguna melalui fitur-fitur inovatif.

Bagi pengguna yang penasaran dengan fitur ini, Spotify menyediakan berbagai opsi untuk mencoba Running Mode di negara-negara yang sudah didukung. Pengguna premium di tujuh negara tersebut bisa langsung mengakses fitur ini melalui aplikasi Spotify di perangkat iOS mereka. Sementara itu, pengguna di negara lain, termasuk Indonesia, masih harus menunggu informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan fitur ini.

Dengan peluncuran Running Mode, Spotify kembali menunjukkan posisinya sebagai platform streaming musik yang terus berinovasi. Fitur ini tidak hanya membantu pengguna menemukan musik yang tepat untuk olahraga, tetapi juga memberikan motivasi tambahan melalui petunjuk audio yang disesuaikan dengan tahap lari. Bagi para pelari yang selama ini kesulitan menemukan playlist yang sesuai, Running Mode bisa menjadi solusi yang tepat.

Meskipun fitur ini baru tersedia di enam negara dan hanya untuk pengguna iOS, Spotify diprediksi akan segera memperluas ketersediaannya ke platform lain dan negara lain. Hal ini sejalan dengan strategi Spotify untuk menjangkau lebih banyak pengguna di seluruh dunia. Para pengguna Android dan pengguna di luar enam negara tersebut mungkin perlu bersabar menunggu peluncuran resmi fitur ini.

Kehadiran Running Mode juga menandai babak baru dalam persaingan layanan streaming musik. Dengan fokus pada personalisasi dan pengalaman pengguna, Spotify berusaha mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar. Fitur-fitur seperti fitur AI Spotify yang terus dikembangkan menjadi senjata utama Spotify dalam persaingan ini.

Bagi pengguna yang ingin menghemat kuota saat menggunakan Spotify, tersedia juga cara nonaktifkan video musik yang bisa diterapkan. Fitur ini membantu pengguna mengontrol penggunaan data saat streaming musik, terutama bagi mereka yang memiliki kuota terbatas.

Peluncuran Running Mode ini menunjukkan bahwa Spotify terus mendengarkan kebutuhan penggunanya. Dengan menghadirkan fitur yang menjawab kebutuhan spesifik pengguna, Spotify berharap dapat meningkatkan loyalitas pengguna dan memperkuat posisinya di pasar streaming musik global.

JBNews.id — Spotify meluncurkan fitur baru bernama Running Mode yang dirancang khusus untuk menemani dan memotivasi pengguna yang gemar berlari sambil mendengarkan musik. Fitur ini menawarkan playlist yang dipersonalisasi sesuai dengan vibe olahraga pengguna dan merupakan bagian dari Fitness Hub yang diluncurkan Spotify pada April lalu.

Saat ini, Running Mode baru tersedia di aplikasi Spotify untuk iOS di enam negara. Pengguna dapat memilih dari 25 preset yang tersedia, mencakup berbagai jenis olahraga dan genre musik pilihan. Spotify juga memberikan opsi personalisasi yang lebih dalam, di mana pengguna bisa memilih metode latihan seperti interval, piramida, atau stabil, serta menentukan durasi, selera musik, dan BPM yang diinginkan.

Spotify luncurkan Running Mode untuk pelari

Setelah menekan tombol putar, Spotify akan membuat playlist khusus berdasarkan parameter yang sudah ditentukan pengguna. Transisi antar lagu dibuat mulus agar sesuai dengan tempo lari. “Apakah Anda sedang berlatih untuk lomba lari, jogging santai, atau sekadar ingin berjalan kaki dengan motivasi lebih, Mode Lari membantu Anda menghabiskan lebih sedikit waktu mencari musik yang tepat dan lebih banyak waktu untuk berolahraga,” kata Spotify dalam pernyataan resminya, seperti dikutip JBNews.id, Minggu (2/8/2026).

Mengandalkan AI dan Prompted Playlist

Fitur Running Mode mengandalkan kecerdasan buatan (AI) dan merupakan perluasan dari fitur Prompted Playlist yang diluncurkan tahun lalu. Spotify menyatakan bahwa prompt berbasis olahraga merupakan salah satu tema yang paling banyak diminta oleh pengguna.

Selain membuat daftar putar khusus, fitur Running Mode juga dapat menyertakan petunjuk audio sesuai tahap lari. Fitur ini memberikan motivasi kepada pengguna tanpa mengganggu musik yang sedang diputar. Saat ini, fitur tersebut baru tersedia dalam bahasa Inggris.

Peluncuran Running Mode terjadi tidak lama setelah integrasi Spotify di aplikasi Strava dihilangkan. Sebelumnya, pengguna bisa mengontrol musik yang diputar lewat aplikasi Strava, namun kini tidak lagi. Kehadiran Running Mode mungkin bisa menjadi alternatif bagi pelari yang ingin tetap mendengarkan lagu sambil berolahraga.

Ketersediaan dan Riwayat Fitur Lari Spotify

Spotify mengatakan fitur Running Mode sudah tersedia untuk pelanggan premium di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Australia, Selandia Baru, dan Swedia. Belum diketahui kapan fitur ini akan dibawa ke Indonesia. Ini bukan pertama kalinya Spotify bereksperimen dengan fitur yang dirancang khusus untuk pelari.

Pada tahun 2015, perusahaan asal Swedia ini meluncurkan Spotify Running yang dirancang untuk menyamakan musik dengan kecepatan berlari. Namun, fitur tersebut dipensiunkan pada tahun 2018. Kini dengan teknologi AI yang lebih matang, Spotify mencoba kembali menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih personal bagi para pelari.

Kehadiran Running Mode di tengah persaingan layanan streaming musik menunjukkan komitmen Spotify untuk terus berinovasi. Sebelumnya, Spotify juga merilis chatbot AI untuk pengguna premium. Sementara itu, kompetitor seperti Winamp comeback juga mulai menantang dominasi Spotify di pasar streaming musik.

Bagi pelari yang menggunakan Spotify, fitur ini menawarkan kemudahan dalam menemukan musik yang tepat tanpa harus repot mencari lagu satu per satu. Dengan 25 preset yang tersedia, pengguna dapat menyesuaikan pengalaman mendengarkan musik sesuai dengan jenis olahraga yang dilakukan. Opsi personalisasi seperti metode latihan, durasi, dan BPM memberikan kontrol lebih bagi pengguna untuk mendapatkan pengalaman yang optimal.

Meskipun belum tersedia di Indonesia, para pengguna Spotify di tanah air tetap bisa menantikan kehadiran fitur ini. Spotify belum mengumumkan jadwal resmi peluncuran Running Mode di pasar Asia Tenggara. Namun, melihat tren peluncuran fitur-fitur Spotify sebelumnya, bukan tidak mungkin fitur ini akan segera hadir di Indonesia.

Fitur Running Mode juga menjadi bukti bahwa Spotify serius menggarap segmen pengguna yang aktif berolahraga. Dengan integrasi AI yang semakin canggih, Spotify berupaya memberikan pengalaman yang lebih personal dan relevan bagi setiap penggunanya. Hal ini sejalan dengan strategi Spotify untuk terus meningkatkan engagement pengguna melalui fitur-fitur inovatif.

Bagi pengguna yang penasaran dengan fitur ini, Spotify menyediakan berbagai opsi untuk mencoba Running Mode di negara-negara yang sudah didukung. Pengguna premium di tujuh negara tersebut bisa langsung mengakses fitur ini melalui aplikasi Spotify di perangkat iOS mereka. Sementara itu, pengguna di negara lain, termasuk Indonesia, masih harus menunggu informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan fitur ini.

Dengan peluncuran Running Mode, Spotify kembali menunjukkan posisinya sebagai platform streaming musik yang terus berinovasi. Fitur ini tidak hanya membantu pengguna menemukan musik yang tepat untuk olahraga, tetapi juga memberikan motivasi tambahan melalui petunjuk audio yang disesuaikan dengan tahap lari. Bagi para pelari yang selama ini kesulitan menemukan playlist yang sesuai, Running Mode bisa menjadi solusi yang tepat.

Meskipun fitur ini baru tersedia di enam negara dan hanya untuk pengguna iOS, Spotify diprediksi akan segera memperluas ketersediaannya ke platform lain dan negara lain. Hal ini sejalan dengan strategi Spotify untuk menjangkau lebih banyak pengguna di seluruh dunia. Para pengguna Android dan pengguna di luar enam negara tersebut mungkin perlu bersabar menunggu peluncuran resmi fitur ini.

Kehadiran Running Mode juga menandai babak baru dalam persaingan layanan streaming musik. Dengan fokus pada personalisasi dan pengalaman pengguna, Spotify berusaha mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar. Fitur-fitur seperti fitur AI Spotify yang terus dikembangkan menjadi senjata utama Spotify dalam persaingan ini.

Bagi pengguna yang ingin menghemat kuota saat menggunakan Spotify, tersedia juga cara nonaktifkan video musik yang bisa diterapkan. Fitur ini membantu pengguna mengontrol penggunaan data saat streaming musik, terutama bagi mereka yang memiliki kuota terbatas.

Peluncuran Running Mode ini menunjukkan bahwa Spotify terus mendengarkan kebutuhan penggunanya. Dengan menghadirkan fitur yang menjawab kebutuhan spesifik pengguna, Spotify berharap dapat meningkatkan loyalitas pengguna dan memperkuat posisinya di pasar streaming musik global.