Signal Kini Dukung Tautkan Perangkat Android dan iPhone

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi aplikasi Signal yang menampilkan fitur perangkat tertaut di ponsel Android dan iPhone
  • Signal meluncurkan fitur penautan ponsel tambahan (Android dan iPhone) ke satu nomor telepon
  • Fitur ini sebelumnya hanya mendukung PC dan iPad, kini diperluas ke perangkat ponsel
  • Pengguna dapat memeriksa dan membalas pesan baru di semua perangkat tertaut secara sinkron
  • Tersedia opsi transfer pesan lama terenkripsi end-to-end yang bersifat opsional untuk mengurangi risiko keamanan
  • Pembaruan dirilis pada Signal versi 8.20 (Android) dan versi 8.22 (iPhone/iPad)
  • Signal melakukan peningkatan antarmuka untuk perangkat layar besar, termasuk perangkat lipat dan tablet Android
  • Dukungan untuk aplikasi Chromebook masih dalam tahap optimasi dan pengembangan

JBNews.id — Signal resmi memperluas fitur perangkat tertaut (linked devices) dengan mengizinkan pengguna menghubungkan lebih dari satu ponsel, termasuk perangkat Android dan iPhone, ke satu nomor telepon yang sama. Sebelumnya, aplikasi perpesanan terenkripsi ini hanya mendukung penautan perangkat PC dan iPad, tanpa opsi untuk menautkan ponsel tambahan. Pembaruan ini mulai diluncurkan bersamaan dengan Signal versi 8.20 untuk Android dan versi 8.22 untuk iPhone/iPad.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memeriksa dan membalas pesan baru di semua perangkat tertaut secara sinkron. Dengan kata lain, notifikasi dan riwayat percakapan dapat diakses dari berbagai perangkat secara bersamaan, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna yang aktif berpindah-pindah perangkat dalam aktivitas sehari-hari. Ini adalah langkah signifikan bagi Signal dalam meningkatkan pengalaman multi-perangkat, terutama bagi pengguna yang selama ini terkendala ketika harus beralih dari ponsel utama ke perangkat sekunder.

Selain kemudahan akses, Signal juga memberikan kontrol privasi yang lebih ketat kepada pengguna. Saat menautkan perangkat baru, pengguna dapat memilih apakah ingin mentransfer salinan pesan lama yang terenkripsi end-to-end ke perangkat tersebut. Opsi ini dirancang untuk mengurangi risiko keamanan pada perangkat yang mungkin digunakan bersama, hilang, atau bahkan disusupi. Dengan begitu, pengguna yang khawatir akan kebocoran data pada perangkat sekunder dapat memilih untuk tidak membawa riwayat percakapan lama.

Peningkatan Antarmuka untuk Perangkat Layar Besar

Bersamaan dengan peluncuran fitur ini, Signal mengumumkan telah melakukan sejumlah perbaikan signifikan pada antarmuka untuk mendukung perangkat dengan layar besar. Beberapa peningkatan ini difokuskan pada perangkat lipat (foldable), yang menjadi dasar bagi dukungan penuh terhadap tablet Android. Pengguna tablet kini dapat menikmati tampilan yang lebih optimal dibandingkan sebelumnya, sejalan dengan tren pertumbuhan penggunaan perangkat layar lebar untuk produktivitas maupun hiburan.

Meski demikian, Signal mengakui bahwa versi aplikasi Android untuk layar besar masih dalam tahap pengembangan. Perusahaan menyatakan bahwa mereka masih terus mengoptimalkan antarmuka untuk aplikasi Chromebook. Ini menandakan bahwa dukungan penuh untuk berbagai faktor bentuk perangkat masih menjadi pekerjaan rumah yang berkelanjutan bagi tim pengembang Signal. Pengguna perangkat Chromebook mungkin perlu menunggu sedikit lebih lama untuk mendapatkan pengalaman yang benar-benar mulus.

Kebijakan multi-perangkat ini hadir di tengah persaingan ketat di industri aplikasi perpesanan dan teknologi komunikasi. Signal terus berupaya memperkuat posisinya sebagai platform yang mengutamakan privasi dan keamanan data pengguna. Fitur penautan ponsel tambahan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengguna yang membutuhkan solusi komunikasi yang aman namun tetap praktis dan fleksibel.

Dari sisi teknis, pembaruan ini menunjukkan komitmen Signal untuk terus berinovasi tanpa mengorbankan prinsip keamanan. Fitur transfer pesan yang bersifat opsional memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menentukan tingkat risiko yang bersedia mereka ambil. Ini adalah pendekatan yang jarang ditemui di aplikasi perpesanan mainstream lainnya, di mana sinkronisasi penuh sering kali menjadi default yang tidak bisa dihindari.

Bagi pengguna yang sering berpindah antara ponsel pribadi dan ponsel kerja, fitur ini menjadi solusi yang sangat praktis. Tidak perlu lagi membawa dua perangkat dengan dua nomor berbeda untuk tetap terhubung. Cukup dengan satu nomor, semua perangkat dapat diaktifkan dan menerima pesan secara bersamaan. Hal ini juga relevan bagi pengguna yang ingin memanfaatkan perangkat lama sebagai penerima pesan cadangan.

Namun, perlu dicatat bahwa meskipun fitur ini sudah mulai diluncurkan, ketersediaannya mungkin berbeda-beda di setiap wilayah dan perangkat. Pengguna disarankan untuk memperbarui aplikasi Signal mereka ke versi terbaru untuk mendapatkan akses ke fitur ini. Proses pembaruan dapat dilakukan melalui toko aplikasi resmi masing-masing platform, baik Google Play Store untuk Android maupun App Store untuk perangkat Apple.

Dalam ekosistem teknologi yang semakin terhubung, kemampuan untuk mengelola komunikasi dari berbagai perangkat menjadi kebutuhan yang semakin mendesak. Langkah Signal ini sejalan dengan tren industri yang melihat pergeseran dari penggunaan perangkat tunggal menuju multi-perangkat. Pengguna kini menuntut fleksibilitas tanpa harus mengorbankan keamanan, dan Signal mencoba menjawab tantangan tersebut dengan fitur terbarunya ini.

Ke depannya, pengembangan lebih lanjut untuk perangkat layar besar dan Chromebook akan menjadi indikator seberapa serius Signal dalam menggarap segmen pengguna ini. Dengan basis pengguna yang terus bertumbuh, terutama di kalangan pengguna yang sadar privasi, fitur-fitur seperti ini akan menjadi pembeda utama di pasar yang kompetitif. Signal tampaknya memahami bahwa inovasi tidak hanya tentang menambah fitur, tetapi juga tentang memberikan kontrol yang lebih besar kepada pengguna atas data dan perangkat mereka.