Sandisk Optimus GX PRO 850P: Harga SSD PS5 Tembus Rp48 Juta

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Sandisk Optimus GX PRO 850P SSD NVMe khusus PlayStation 5 dengan heatsink eksklusif
  • Sandisk Optimus GX PRO 850P adalah SSD NVMe PCIe 4.0 khusus PS5 dengan lisensi resmi
  • Harga varian 1TB: Rp6,2 juta; 2TB: Rp12,4 juta; 4TB: Rp24,6 juta; 8TB: Rp48,5 juta
  • Harga tersebut adalah diskon perkenalan, retail resmi akan lebih mahal
  • Varian 8TB setara harga lima unit PS5, hanya varian 1TB yang lebih murah dari konsol
  • Spesifikasi: kecepatan baca hingga 7.300 MB/s, tulis 6.300-6.600 MB/s, garansi 5 tahun
  • Krisis memori global akibat permintaan chip AI menjadi penyebab utama lonjakan harga
  • Kompatibel juga dengan PC motherboard yang mendukung M.2 2280

JBNews.id β€” Sandisk resmi meluncurkan lini SSD NVMe PCIe 4.0 terbaru yang dirancang khusus untuk ekspansi penyimpanan PlayStation 5. Namun, banderol harganya jauh melampaui harga konsol itu sendiri, dengan varian 8TB mencapai USD 2.960 atau setara Rp48,5 juta.

Pabrikan memori asal Amerika Serikat tersebut merilis Optimus GX PRO 850P, sebuah SSD yang dioptimalkan secara khusus untuk slot M.2 pada PS5 dan PS5 Pro. Produk ini hadir dengan lisensi resmi PlayStation dan desain heatsink eksklusif yang mencegah overheating.

Dilansir dari TechSpot, harga yang ditawarkan Sandisk jauh di atas harga pasaran SSD berkapasitas tinggi pada umumnya. Berikut rincian harga resmi yang dirilis perusahaan:

  • Kapasitas 1TB: USD 380 (sekitar Rp6,2 juta)
  • Kapasitas 2TB: USD 760 (sekitar Rp12,4 juta)
  • Kapasitas 4TB: USD 1.500 (sekitar Rp24,6 juta)
  • Kapasitas 8TB: USD 2.960 (sekitar Rp48,5 juta)

Yang lebih mengejutkan, Sandisk menyebutkan bahwa harga tersebut adalah harga diskon perkenalan. Artinya, harga retail resmi akan jauh lebih mahal setelah masa promosi berakhir. Varian 8TB yang nyaris menyentuh USD 3.000 setara dengan harga lima unit konsol PS5 sekaligus. Hanya varian 1TB yang saat ini memiliki harga lebih murah daripada harga konsolnya sendiri.

Fenomena ini sejalan dengan tren kenaikan harga komponen global. Seperti yang kami laporkan sebelumnya, lonjakan biaya memori juga berdampak pada keputusan strategis perusahaan lain β€” Nothing batalkan penerus CMF Phone 2 Pro akibat harga RAM yang meroket.

Spesifikasi Kelas Atas dengan Lisensi Resmi

Optimus GX PRO 850P diklaim mampu menyimpan ratusan game sekaligus. SSD ini hadir dengan desain heatsink eksklusif yang dilengkapi logo resmi PlayStation, menjamin instalasi yang mulus dan bebas dari masalah panas berlebih.

Untuk urusan performa, SSD dengan protokol NVMe 1.4 ini menawarkan kecepatan yang sanggup mengimbangi mesin PS5:

  • Kecepatan Baca (Read): Hingga 7.300 MB/s
  • Kecepatan Tulis (Write): 6.300 MB/s (model 1TB) hingga 6.600 MB/s (model 8TB)
  • Ketahanan (Endurance): 600 TBW hingga 4.800 TBW
  • Garansi terbatas lima tahun

Meskipun dirancang untuk konsol, SSD ber-form factor M.2 2280 ini sejatinya juga kompatibel dengan motherboard PC mana pun yang mendukung ukuran tersebut.

Imbas Krisis Memori Global

Melonjaknya harga Optimus GX PRO 850P menjadi cerminan nyata dari krisis rantai pasok yang sedang melanda industri memori global. Saat ini, pasar SSD ritel konsumen terus menyusut, sementara harga alat elektronik merangkak naik akibat tingginya biaya komponen memori.

Fenomena ini sebagian besar dipicu oleh perusahaan-perusahaan Kecerdasan Buatan (AI) yang memborong nyaris seluruh ketersediaan chip memori di pasar global untuk membangun infrastruktur dan pusat data masa depan mereka. Dampaknya terasa di berbagai lini produk, termasuk lonjakan biaya produksi yang akhirnya dibebankan ke konsumen.

Kenaikan harga ini juga memengaruhi strategi perusahaan lain. Nothing hentikan CMF Phone 2 Pro akibat kenaikan harga RAM yang tidak terkendali. Sementara itu, Apple juga tak kuasa menahan kenaikan harga iPhone akibat tekanan biaya komponen AI.

Untungnya, karena PS5 menggunakan standar M.2 NVMe PC, para gamer yang merasa harga SSD β€œresmi” ini terlalu mencekik masih memiliki kebebasan untuk membeli SSD dari pihak ketiga lain yang dibanderol jauh lebih murah di pasaran.

Bagi pengguna yang ingin meng-upgrade penyimpanan konsolnya, penting untuk mempertimbangkan anggaran secara matang. Dengan harga yang mencapai puluhan juta rupiah, SSD Sandisk ini jelas bukan untuk semua kalangan. Namun bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal dengan garansi resmi dan lisensi PlayStation, produk ini tetap menjadi opsi premium yang patut dipertimbangkan.

Implikasinya jelas: industri memori global sedang mengalami tekanan besar akibat permintaan dari sektor AI. Harga SSD premium, terutama yang memiliki lisensi resmi konsol, kemungkinan akan tetap tinggi dalam waktu dekat. Konsumen disarankan untuk membandingkan harga dan spesifikasi dari berbagai merek sebelum memutuskan pembelian.

Untuk informasi lebih lanjut tentang tren harga perangkat keras, pantau terus JBNews.id.