JBNews.id — Apple dikabarkan tengah menyiapkan perangkat smart home anyar berupa hub layar sentuh 7 inci yang akan menjadi pesaing langsung Google Nest Hub dan Amazon Echo Show. Bocoran terbaru dari Mark Gurman di Bloomberg mengungkap detail spesifikasi dan jendela peluncuran perangkat yang telah lama dinanti ini.
Perangkat yang sempat disebut sebagai “HomePod dengan layar” ini akan mengusung sistem operasi baru yang berbasis tvOS. Antarmukanya disebut mirip dengan iOS dan WatchOS, menampilkan kisi-kisi ikon, widget, dan aplikasi. Yang paling menarik, hub ini akan mengandalkan Siri AI yang telah diperbarui sebagai inti kecerdasannya.
Menurut laporan tersebut, perangkat ini juga akan mendukung panggilan video, fitur keamanan, dan sistem interkom yang terintegrasi dengan perangkat Apple Home lainnya. Salah satu inovasi yang menonjol adalah kemampuan perangkat untuk secara otomatis mempersonalisasi antarmuka, termasuk ukuran teks dan ikon, tergantung siapa yang melihat layar.
Langkah ini merupakan bagian dari dorongan besar Apple ke pasar smart home. Selama ini, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu lebih banyak mengandalkan aksesori pihak ketiga untuk bersaing. Namun, dengan kehadiran Siri yang ditingkatkan pada September mendatang, Apple akhirnya merasa siap untuk serius memasuki kategori ini.
Baca Juga:
Jadwal Rilis dan Penundaan
Apple awalnya dijadwalkan mengumumkan smart home display ini pada musim semi 2025. Namun, ketika perusahaan menunda peluncuran Siri bertenaga AI, jadwal peluncuran perangkat ini pun ikut mundur. Kini, peluncuran direncanakan bersamaan dengan rilis iOS 27 dan Siri AI.
Gurman menyebutkan bahwa pengumuman resmi kemungkinan besar akan terjadi antara Oktober dan awal tahun depan. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa ada kemungkinan perangkat ini kembali ditunda.
Selain smart home hub, Apple juga dikabarkan tengah menyiapkan kamera keamanan kelas atas untuk bersaing dengan sistem Ring milik Amazon. Perangkat Apple TV baru dan HomePod mini baru juga disebut-sebut sedang dalam pengembangan. Dalam jangka panjang, Apple mungkin akan meluncurkan lengan robotik dengan layar yang telah lama menjadi rumor.
Perkembangan ini menunjukkan betapa seriusnya Apple dalam membangun ekosistem smart home yang terintegrasi. Dengan iOS 26.6 terbaru yang menambal 75 celah keamanan, fondasi keamanan untuk perangkat-perangkat ini semakin kokoh.
Bagi pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Apple, kehadiran hub ini akan menjadi titik sentral yang menghubungkan semua perangkat. Fitur personalisasi antarmuka berdasarkan pengguna yang melihat layar menjadi nilai jual unik yang tidak dimiliki kompetitor saat ini.
Di sisi lain, Apple juga tengah menghadapi tantangan hukum terkait teknologi AI. Perusahaan baru-baru ini menggugat OpenAI dalam sebuah kasus yang melibatkan rahasia dagang. Perkembangan gugatan Apple terhadap OpenAI ini bisa berdampak pada masa depan pengembangan AI di perangkat-perangkat Apple, termasuk smart home hub ini.
Strategi Apple untuk masuk ke pasar smart home dengan perangkat keras buatan sendiri merupakan perubahan signifikan. Sebelumnya, Apple lebih memilih pendekatan berbasis software dengan HomeKit. Namun, dengan semakin matangnya teknologi AI dan Siri, perusahaan kini merasa percaya diri untuk menawarkan pengalaman yang lebih terpadu.
Bocoran tentang smart glasses pertama Apple yang dikabarkan untuk WWDC 2027 juga menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada smart home, tetapi juga pada komputasi spasial dan wearable.
Implikasi dari langkah Apple ini cukup luas. Pertama, pasar smart home yang selama ini didominasi Amazon dan Google akan mendapat pesaing baru yang serius. Kedua, pengguna ekosistem Apple akan mendapatkan pengalaman yang lebih mulus tanpa harus bergantung pada perangkat pihak ketiga. Ketiga, dengan integrasi Siri AI yang lebih canggih, perintah suara dan otomatisasi rumah akan menjadi lebih intuitif.
Meskipun jadwal rilis masih bisa berubah, satu hal yang pasti: Apple tidak lagi setengah hati dalam merambah pasar smart home. Perangkat ini adalah pernyataan bahwa Apple siap bersaing langsung di lini depan, bukan hanya sebagai pemain pinggiran.
Bagi konsumen yang menunggu, keputusan untuk membeli smart home display dari Apple atau kompetitor akan sangat bergantung pada seberapa dalam mereka sudah terinvestasi di ekosistem masing-masing. Namun, dengan fitur personalisasi dan integrasi Siri yang mendalam, Apple menawarkan diferensiasi yang jelas.




