JBNews.id — Valve resmi membuka reservasi Steam Machine melalui sistem pendaftaran berbasis lotere yang dirancang untuk mengalahkan bot, dengan harga mulai dari USD 1.049 atau sekitar Rp 16,6 juta untuk varian 512GB.
Pendaftaran dimulai hari ini dengan sistem yang berbeda dari reservasi Steam Deck yang hanya membutuhkan deposit USD 5. Valve menggunakan metode “one-time randomization” untuk menentukan urutan reservasi, bukan sistem siapa cepat dia dapat. Periode pendaftaran ditutup pada 25 Juni 2026 pukul 10.00 PT/13.00 ET.
Empat Varian Steam Machine yang Tersedia
Valve menawarkan empat pilihan konfigurasi Steam Machine dengan harga bervariasi tergantung kapasitas penyimpanan dan kelengkapan aksesori. Berikut daftar lengkapnya:
- Steam Machine 512GB: USD 1.049 / CAD 1.509 / EUR 1.039 / GBP 879 / AUD 1.609 / PLN 4.389
- Steam Machine 512GB + Steam Controller: USD 1.128 / CAD 1.628 / EUR 1.108 / GBP 938 / AUD 1.728 / PLN 4.698
- Steam Machine 2TB: USD 1.349 / CAD 1.919 / EUR 1.359 / GBP 1.149 / AUD 2.109 / PLN 5.739
- Steam Machine 2TB + Steam Controller: USD 1.428 / CAD 2.038 / EUR 1.428 / GBP 1.208 / AUD 2.228 / PLN 6.048
Setiap varian memiliki daftar pendaftaran terpisah. Calon pembeli bisa mendaftar untuk beberapa varian sekaligus. Valve juga menyediakan daftar terpisah untuk setiap wilayah pengiriman. Saat ini ada empat wilayah: Amerika Utara, Inggris, Uni Eropa, dan Australia.
Sistem Reservasi dan Randomisasi
Proses reservasi menggunakan pendekatan unik untuk memastikan keadilan. Valve akan melakukan “one-time randomization” setelah periode pendaftaran ditutup pada 25 Juni. Hasil randomisasi ini menentukan urutan reservasi semua pendaftar.
Jika seorang pendaftar mendapatkan reservasi untuk lebih dari satu model, Valve secara otomatis akan memberikan reservasi untuk model tertinggi yang didaftarkan dan menghapusnya dari daftar lainnya. Pendaftar yang tidak mendapatkan reservasi akan ditempatkan di waitlist untuk model yang paling mendekati posisi depan.
Pada 25 Juni, Valve akan mengirimkan email ke semua pendaftar untuk memberi tahu apakah mereka masuk antrean reservasi atau waitlist. Pendaftar yang mendaftar setelah 25 Juni akan langsung masuk ke bagian belakang waitlist. Setelah email terkirim, konfigurasi Steam Machine tidak dapat diubah.
Pendaftar yang mendapatkan reservasi memiliki waktu 72 jam untuk menyelesaikan pembelian. Email reservasi pertama akan dikirim pada 29 Juni 2026.
Persyaratan Pendaftaran
Valve menetapkan beberapa kriteria kelayakan untuk mendaftar reservasi Steam Machine:
- Akun Steam dalam status baik
- Telah melakukan pembelian di Steam sebelum 27 April 2026
- Maksimal satu pendaftaran per rumah tangga
Valve akan menggunakan metode pembayaran, alamat pengiriman, dan informasi lain untuk mengeliminasi entri ganda. Sistem ini mirip dengan upaya perusahaan teknologi lain dalam mengatasi praktik perburuan bot yang merugikan konsumen. Sebagai perbandingan, beberapa Brand Teknologi China juga mulai menerapkan sistem serupa untuk produk-produk mereka di pasar global.
Kebijakan satu pendaftaran per rumah tangga ini menunjukkan Valve serius dalam mencegah praktik scalping yang sering terjadi pada peluncuran produk teknologi populer. Pengguna yang tidak memenuhi kriteria tidak akan bisa melanjutkan proses reservasi.
Implikasi bagi Gamer dan Industri
Sistem reservasi berbasis lotere ini menandai perubahan signifikan dari model penjualan konvensional. Valve belajar dari pengalaman peluncuran Steam Deck yang sempat kewalahan memenuhi permintaan akibat serangan bot dan scalper.
Dengan harga mulai dari USD 1.049, Steam Machine 2026 diposisikan sebagai perangkat premium. Varian 2TB dengan Steam Controller mencapai USD 1.428, menunjukkan segmen pasar yang ditargetkan adalah gamer serius yang menginginkan performa tinggi.
Pembatasan wilayah pengiriman juga menjadi pertimbangan penting. Saat ini hanya empat wilayah yang tercakup: Amerika Utara, Inggris, Uni Eropa, dan Australia. Pasar Asia, termasuk Indonesia, belum termasuk dalam daftar awal. Ini berarti gamer Indonesia harus menunggu perluasan wilayah atau menggunakan jasa pihak ketiga untuk mendapatkan perangkat ini.
Sistem reservasi semacam ini juga memunculkan diskusi lebih luas tentang aksesibilitas produk teknologi. Dalam konteks yang berbeda, isu serupa tentang Regulasi AI juga menunjukkan bagaimana akses terhadap teknologi canggih seringkali terbatas dan memerlukan kerangka aturan yang jelas.
Strategi Valve Melawan Bot
Pendekatan Valve dalam menggunakan sistem randomisasi satu kali merupakan langkah inovatif. Tidak seperti sistem pre-order tradisional yang menguntungkan pengguna dengan koneksi internet cepat atau bot otomatis, sistem ini memberikan kesempatan yang sama bagi semua pendaftar.
Namun, sistem ini juga memiliki kelemahan. Pengguna tidak bisa memastikan apakah mereka akan mendapatkan unit atau tidak hingga pengumuman pada 25 Juni. Ketidakpastian ini bisa membuat beberapa calon pembeli frustrasi, terutama yang sangat menginginkan perangkat tersebut.
Valve juga membatasi fleksibilitas dengan tidak mengizinkan perubahan konfigurasi setelah email konfirmasi terkirim. Ini berarti pendaftar harus sudah yakin dengan pilihan mereka sejak awal.
Baca Juga:
Prospek dan Tantangan ke Depan
Peluncuran Steam Machine 2026 dengan sistem reservasi baru ini menjadi ujian bagi Valve dalam mengelola permintaan tinggi. Jika berhasil, model ini bisa menjadi standar baru untuk peluncuran produk teknologi premium di masa depan.
Bagi gamer yang berminat, langkah pertama adalah memastikan akun Steam memenuhi persyaratan dan mendaftar sebelum 25 Juni. Setelah itu, hanya keberuntungan yang menentukan apakah mereka akan mendapatkan reservasi atau harus bersabar di waitlist.
Valve mengirimkan email pertama pada 29 Juni, memberi waktu 72 jam bagi penerima reservasi untuk menyelesaikan pembelian. Gagal melakukannya berarti kehilangan kesempatan dan harus kembali ke waitlist.
Sistem reservasi berbasis lotere ini membuktikan bahwa Valve serius menciptakan ekosistem yang adil bagi semua penggemar setianya, meskipun dengan konsekuensi ketidakpastian yang harus diterima.




