Pemain Assassin’s Creed Odyssey Melonjak Gegara Film The Odyssey Nolan

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi permainan Assassin's Creed Odyssey dari Ubisoft
  • Jumlah pemain harian Assassin's Creed Odyssey meningkat dari 122 ribu menjadi 233 ribu dalam 10 hari setelah film The Odyssey tayang
  • Pertumbuhan mencapai 1,8 kali lebih tinggi dibanding sebelum penayangan film Christopher Nolan
  • Xbox menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan 134% (36 ribu ke 84 ribu pemain)
  • PlayStation hampir berlipat ganda menjadi 114 ribu, Steam naik 26%
  • Rhys Elliot dari Aliena Analytics mengaitkan lonjakan dengan layanan Game Pass dan PlayStation Plus
  • Data VGI mencatat kenaikan dari 150 ribu menjadi 238 ribu pemain gabungan pada 26 Juli 2026
  • Penjualan software moderat sekitar 400.000 kopi, namun keterlibatan pemain murni meningkat tajam
  • Elliot menyebut data ini jadi amunisi Ubisoft untuk kemungkinan AC Odyssey Resynced
  • Fenomena serupa pernah terjadi pada game Fallout setelah adaptasi serial di Prime dengan kenaikan 225%

JBNews.id — Ketenaran film The Odyssey garapan Christopher Nolan yang tayang pada 17 Juli 2026 lalu memberikan keuntungan signifikan bagi game Assassin’s Creed Odyssey milik Ubisoft. Jumlah pemain harian Assassin’s Creed Odyssey meningkat secara drastis di semua platform dalam sepuluh hari setelah penayangan perdana film tersebut, berdasarkan data dari Aliena Analytics, Jumat (31/7/2026).

Data Aliena Analytics mencatat pengguna aktif harian Assassin’s Creed Odyssey melonjak dari 122 ribu pada hari pertama penayangan film The Odyssey menjadi 233 ribu dalam kurun waktu sepuluh hari. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sekitar 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan sebelum penayangan film karya Nolan tersebut.

Penyumbang terbesar lonjakan ini berasal dari platform gaming Xbox. Pengguna aktif harian di Xbox meningkat 134%, dari 36 ribu menjadi 84 ribu. Sementara itu, platform PlayStation hampir berlipat ganda menjadi 114 ribu pemain aktif harian. Adapun platform Steam mencatat pertumbuhan sebanyak 26% dalam periode yang sama.

Assassins Creed Odyssey

Kepala analisis pasar di Aliena Analytics, Rhys Elliot, menghubungkan fenomena ini dengan lonjakan penjualan konsol beserta layanan berlangganannya. Hal ini mengingat Assassin’s Creed Odyssey tersedia di layanan Game Pass dan PlayStation Plus, yang memudahkan pemain untuk mengakses game tersebut tanpa harus membeli secara terpisah.

Data dari Video Game Insights (VGI) turut mendukung temuan ini. Jumlah pengguna aktif harian gabungan game tersebut meningkat dari 150 ribu saat peluncuran The Odyssey menjadi 238 ribu pada 26 Juli 2026. Angka ini memperkuat bukti bahwa efek film Nolan terhadap keterlibatan pemain game Ubisoft sangat nyata dan terukur.

“Penjualan perangkat lunak bergerak moderat sekitar 400.000 kopi sepanjang tahun ini, tetapi yang terpenting di sini adalah keterlibatan pemain murni,” kata Elliot. Pernyataan ini menegaskan bahwa dampak utama dari film Nolan bukan terletak pada penjualan game baru, melainkan pada kemampuan untuk menghidupkan kembali minat pemain terhadap game yang telah dirilis delapan tahun lalu.

“Film itu tidak membuat jutaan orang membeli game yang sudah berusia delapan tahun, tetapi film itu berhasil membuat banyak orang memainkannya kembali. Data tersebut memberi Ubisoft amunisi yang bagus untuk kemungkinan pembuatan AC Odyssey Resynced di masa mendatang,” tambah Elliot. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa data lonjakan pemain ini bisa menjadi dasar pertimbangan bisnis bagi Ubisoft untuk mengembangkan versi terbaru dari game tersebut.

Fenomena peningkatan pemain aktif harian akibat adaptasi film bukanlah hal baru dalam industri game. Kasus serupa pernah dialami oleh game Fallout setelah adaptasinya menjadi serial film yang tayang di Prime. Berkat adaptasi tersebut, pengguna aktif harian Fallout 3 dan Fallout 4 meningkat sebesar 225% dalam beberapa minggu berikutnya.

Penjualan game Fallout juga melonjak setelah penayangan perdana musim kedua serial tersebut. VGI mencatat pertumbuhan signifikan untuk Fallout: New Vegas dan pertumbuhan yang cukup besar dari Fallout 4. Selain itu, jumlah pemain serentak di Steam meningkat dua kali lipat setelah penayangan perdana serial tersebut, dari rata-rata 20 ribu menjadi lebih dari 40 ribu pemain.

Pola yang sama kini terlihat pada Assassin’s Creed Odyssey, menunjukkan bahwa adaptasi film atau serial dari sebuah IP game memiliki efek positif yang konsisten terhadap ekosistem game tersebut. Efek ini tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga berpotensi memberikan dampak jangka panjang bagi pengembangan franchise di masa depan.

Bagi Ubisoft, data ini menjadi sinyal kuat bahwa Assassin’s Creed Odyssey masih memiliki basis pemain yang loyal dan antusias. Meskipun game tersebut telah berusia delapan tahun, minat pemain untuk kembali memainkannya terbukti tinggi ketika ada pemicu eksternal seperti film The Odyssey karya Nolan.

Keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara industri film dan game. Kolaborasi lintas industri seperti ini dapat menjadi strategi efektif untuk menghidupkan kembali waralaba game lama tanpa harus mengeluarkan biaya pemasaran yang besar. Data keterlibatan pemain yang tinggi menjadi bukti nyata bahwa pendekatan ini berhasil.

Dari sisi bisnis, lonjakan pengguna aktif harian ini memberikan nilai tambah bagi Ubisoft dalam berbagai aspek. Mulai dari potensi pendapatan dari konten dalam game, hingga data perilaku pemain yang dapat digunakan untuk pengembangan produk selanjutnya. Data dari Aliena Analytics dan VGI menjadi landasan kuat bagi Ubisoft untuk mengambil keputusan strategis ke depan.

Fenomena ini juga relevan dengan tren yang lebih luas dalam industri hiburan, di mana adaptasi film dan serial dari IP game semakin sering terjadi. Keberhasilan The Odyssey dalam meningkatkan keterlibatan pemain game dapat menjadi studi kasus menarik bagi industri, sebagaimana yang terlihat dalam pola serupa pada teknologi AI yang kini semakin banyak digunakan untuk menganalisis perilaku pengguna di berbagai sektor.

Bagi para pemain, lonjakan pengguna aktif ini berarti komunitas Assassin’s Creed Odyssey kembali ramai. Hal ini berpotensi memperpanjang umur game tersebut, terutama jika Ubisoft memutuskan untuk merilis konten baru atau bahkan AC Odyssey Resynced seperti yang disinggung oleh Elliot. Pemain yang sempat berhenti kini memiliki alasan untuk kembali bermain.

Dampak ekonomi dari fenomena ini juga patut diperhatikan. Meskipun penjualan perangkat lunak hanya bergerak moderat di angka sekitar 400.000 kopi, keterlibatan pemain yang tinggi dapat mendorong pendapatan dari pembelian dalam game dan layanan berlangganan. Ini menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi Ubisoft di tengah persaingan industri game yang semakin ketat.

Data dari analisis ini menunjukkan bahwa industri game dan film memiliki hubungan simbiosis yang saling menguntungkan. Kesuksesan film The Odyssey tidak hanya menguntungkan Nolan secara finansial, tetapi juga memberikan dorongan signifikan bagi ekosistem game Assassin’s Creed Odyssey. Fenomena serupa juga terlihat dalam industri antariksa yang memanfaatkan momentum global untuk meningkatkan partisipasi pemain dan investor.

Ke depannya, pola ini kemungkinan akan terus berulang seiring semakin banyaknya IP game yang diadaptasi ke layar lebar atau platform streaming. Bagi Ubisoft, data ini menjadi modal berharga untuk merencanakan strategi pengembangan Assassin’s Creed di masa mendatang, termasuk kemungkinan merilis versi terbaru yang lebih modern.

Dengan bukti data yang kuat dari Aliena Analytics dan VGI, jelas bahwa film The Odyssey karya Christopher Nolan telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap Assassin’s Creed Odyssey. Lonjakan pengguna aktif harian di semua platform menjadi indikator bahwa sinergi antara film dan game adalah strategi yang efektif untuk menghidupkan kembali waralaba yang sudah lama.