MediaTek Siapkan Tiga Varian Dimensity 9600, Tantang Snapdragon 8 Elite Gen 6

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
โฑ๏ธ3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi chipset MediaTek Dimensity 9600 dengan desain futuristik dan logo MediaTek
  • MediaTek siapkan tiga varian Dimensity 9600: 9600s (3nm, upgrade ringan dari 9500), 9600 Pro, dan 9600 Pro Max (2nm TSMC)
  • Dimensity 9600s diprediksi belum bisa mengimbangi Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar
  • Dimensity 9600 Pro dan Pro Max menggunakan fabrikasi 2nm untuk menandingi Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar dan Pro
  • Debut resmi diprediksi September 2026 melalui perangkat vivo X500 dan Oppo Find X10
  • Persaingan ketat MediaTek vs Qualcomm di segmen chip flagship

JBNews.id โ€” MediaTek dikabarkan tengah menyiapkan strategi agresif untuk lini prosesor andalannya tahun ini. Sebuah rumor dari China mengungkap bahwa keluarga Dimensity 9600 akan hadir dalam tiga varian berbeda, dirancang khusus untuk menantang dominasi Qualcomm di segmen flagship.

Berdasarkan informasi yang beredar, varian paling dasar dari lini ini adalah Dimensity 9600s. Chip ini pada dasarnya merupakan versi peningkatan ringan dari Dimensity 9500 yang telah dirilis tahun lalu. Oleh karena itu, Dimensity 9600s masih akan diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 3nm. Sumber bocoran menyebut bahwa performa Dimensity 9600s diprediksi belum mampu mengimbangi chip standar Snapdragon 8 Elite Gen 6 milik Qualcomm.

Strategi ini menunjukkan pendekatan berlapis dari MediaTek untuk mengisi berbagai segmen pasar. Dengan menghadirkan varian entry-level, MediaTek tetap bisa melayani produsen smartphone yang mengincar perangkat flagship dengan harga lebih terjangkau, tanpa harus bersaing langsung di puncak performa.

Dua Varian Unggulan dengan Fabrikasi 2nm

Gebrakan sesungguhnya dari MediaTek ada pada dua varian tertingginya, yakni Dimensity 9600 Pro dan Dimensity 9600 Pro Max. Kehadiran dua model tangguh ini kabarnya sengaja dirancang untuk menandingi strategi Qualcomm, yang juga dirumorkan akan merilis Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar dan versi Pro.

Berbeda dengan varian s, Dimensity 9600 Pro dan Pro Max akan dibangun menggunakan proses fabrikasi 2nm dari TSMC yang jauh lebih mutakhir. Kedua varian teratas ini dilaporkan hanya akan memiliki sedikit perbedaan pada konfigurasi pasti inti CPU yang digunakan. Langkah ini menempatkan MediaTek sejajar dengan pemimpin industri dalam hal adopsi teknologi manufaktur chip paling canggih.

Jika melihat peta persaingannya, Dimensity 9600 Pro diyakini akan menjadi pesaing langsung yang disiapkan MediaTek untuk melawan Snapdragon 8 Elite Gen 6 standar. Sementara itu, varian paling mumpuni Dimensity 9600 Pro Max akan diposisikan untuk bertarung berhadapan langsung dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.

Persaingan ketat di segmen chip flagship ini diprediksi akan mendorong inovasi lebih cepat, yang pada akhirnya menguntungkan konsumen. Produsen smartphone akan memiliki lebih banyak opsi prosesor berperforma tinggi untuk perangkat unggulan mereka.

Jadwal Debut dan Perangkat Pertama

Lini prosesor Dimensity 9600 ini diprediksi akan memulai debut resminya melalui berbagai perangkat yang dijadwalkan meluncur pada bulan September tahun ini. Beberapa smartphone flagship yang dirumorkan akan menjadi pengguna pertama chip mutakhir ini di antaranya meliputi lini vivo X500 dan keluarga Oppo Find X10.

Menarik untuk menantikan bagaimana ketatnya rivalitas antara MediaTek dan Qualcomm di kancah semikonduktor pada akhir tahun nanti, demikian dikutip dari GSM Arena, Rabu (29/7/2026).

Kehadiran tiga varian Dimensity 9600 menunjukkan bahwa MediaTek tidak hanya ingin bersaing di segmen entry-level, tetapi juga siap bertarung di papan atas. Ini menjadi sinyal positif bagi ekosistem smartphone Android yang akan semakin kompetitif. Produsen seperti vivo dan Oppo yang disebut-sebut sebagai pengguna awal chip ini diprediksi akan menghadirkan perangkat flagship dengan performa gahar dan harga yang lebih kompetitif.

Bagi konsumen, persaingan ini berarti pilihan yang lebih luas. Pengguna bisa mendapatkan perangkat flagship dengan chipset MediaTek atau Qualcomm, tergantung pada preferensi performa, fitur, dan tentu saja anggaran. Informasi lebih lanjut mengenai Harga Terbaru perangkat yang akan menggunakan Dimensity 9600 masih dinantikan.

Sementara itu, pasar juga mulai diramaikan dengan kehadiran ponsel lain seperti Tecno Pova 8 5G yang menawarkan baterai jumbo 8.000 mAh dengan harga mulai Rp3,9 juta, menunjukkan bahwa persaingan tidak hanya terjadi di segmen flagship, tetapi juga di kelas menengah.

Dengan strategi tiga varian ini, MediaTek menunjukkan keseriusannya untuk menjadi pemain dominan di pasar prosesor mobile. Keberhasilan lini Dimensity 9600 akan sangat bergantung pada performa riil, efisiensi daya, dan tentu saja harga yang ditawarkan kepada mitra produsen smartphone.