JBNews.id — MDI Ventures, corporate venture capital milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, kembali menggelar Explorise Q2 2026 di Bandung. Acara ini menjadi wadah business matchmaking yang mempertemukan tujuh startup portofolio dengan 15 mitra enterprise di wilayah Bandung Raya serta stakeholder Telkom Regional II untuk membuka peluang kolaborasi bisnis.
Mengusung tema ‘Enhancing Portfolio Value Through Synergy’, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya MDI Ventures dalam memperkuat sinergi antara startup portofolio dengan enterprise, institusi pemerintah, dan ekosistem TelkomGroup. Sepanjang acara, peserta terlibat dalam 45 sesi diskusi bisnis yang mencakup berbagai sektor industri dan kebutuhan penggunaan teknologi.
“Bagi MDI Ventures sebagai corporate venture capital, kami tidak hanya berfokus pada penyediaan modal, tetapi juga bagaimana kami membantu startup portofolio memperluas akses ke market, pelanggan, dan mitra strategis yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis mereka,” kata Senior Principal of Portfolio Management MDI Ventures Arindra Prakasa dalam keterangan tertulis, Senin (29/6/2026).
Baca Juga:
“Melalui Explorise, kami berupaya menciptakan ruang yang mempertemukan kebutuhan industri dengan inovasi yang dimiliki startup, sehingga tercipta kolaborasi yang memberikan nilai nyata bagi seluruh pihak yang terlibat,” sambungnya.
Pada penyelenggaraan kuartal kedua ini, Explorise dirancang sebagai bentuk kolaborasi go-to-market antara MDI Ventures dan Telkom Regional II. Inisiatif tersebut menghadirkan platform yang mempertemukan startup, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan dari sektor pemerintahan di wilayah Bandung Raya untuk bertukar wawasan, mengeksplorasi potensi sinergi strategis, serta mengidentifikasi peluang kerja sama yang relevan dan berdampak.
MDI Ventures secara konsisten menghadirkan berbagai inisiatif value creation yang melengkapi peran investasi. Melalui Explorise yang diselenggarakan secara berkala setiap kuartal, MDI Ventures secara aktif menghubungkan startup portofolio dengan enterprise, institusi pemerintah, serta ekosistem TelkomGroup. Hal ini sejalan dengan tantangan yang dihadapi industri startup secara global, termasuk regulasi yang menjadi batu sandungan bagi pertumbuhan startup.
“Lebih dari sekadar forum networking, Explorise menjadi ruang bagi startup dan enterprise untuk berdiskusi secara langsung mengenai kebutuhan bisnis, tantangan yang dihadapi industri, serta potensi kolaborasi yang dapat diwujudkan bersama. Sepanjang kegiatan berlangsung, peserta terlibat dalam 45 sesi diskusi bisnis yang mencakup berbagai sektor industri dan kebutuhan penggunaan teknologi,” ujar Arindra Prakasa.
Melalui diskusi tersebut, startup memperoleh akses langsung kepada calon pelanggan dan mitra strategis. Sementara enterprise dan institusi pemerintah berkesempatan mengenal berbagai solusi inovatif yang dapat mendukung transformasi digital maupun peningkatan efektivitas operasional organisasi mereka. Dalam konteks yang lebih luas, kolaborasi semacam ini menjadi krusial mengingat literasi keuangan yang masih tertinggal di tengah tingginya inklusi.
Seiring dengan terus berkembangnya ekosistem digital Indonesia, MDI Ventures berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi antara startup, korporasi, dan sektor publik. “Melalui Explorise, MDI Ventures berharap dapat terus menghadirkan ruang kolaborasi yang memungkinkan inovasi tidak hanya berkembang sebagai teknologi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan bisnis dan pengembangan ekosistem digital nasional,” tutupnya.

Acara Explorise Q2 2026 ini menjadi bukti nyata komitmen MDI Ventures dalam mendorong pertumbuhan startup portofolio melalui sinergi strategis dengan berbagai pihak. Dengan menghadirkan 45 sesi diskusi bisnis yang melibatkan tujuh startup dan 15 mitra enterprise, kegiatan ini berhasil menciptakan ekosistem kolaborasi yang saling menguntungkan.
MDI Ventures terus berupaya memperkuat perannya sebagai jembatan antara inovasi startup dengan kebutuhan industri. Pendekatan ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi startup portofolio, tetapi juga membantu enterprise dan institusi pemerintah mendapatkan akses terhadap solusi teknologi terkini yang dapat mendukung transformasi digital mereka.
Bagi para pelaku industri dan pengamat ekosistem digital, inisiatif seperti Explorise menjadi indikator positif bagaimana corporate venture capital dapat berperan lebih dari sekadar penyedia modal. Dalam jangka panjang, model kolaborasi seperti ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekosistem digital nasional dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.




