LG Monitor Otomatis Install App dan Iklan McAfee di Windows 11

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Tampilan Windows Store yang menampilkan LG Monitor App Installer beserta McAfee dan aplikasi LG lainnya.
  • Windows 11 secara diam-diam menginstal LG Monitor App Installer dan driver LG saat monitor LG UltraGear terhubung untuk pertama kali.
  • Aplikasi ini tidak memberikan notifikasi atau izin kepada pengguna, dan hanya mengarahkan ke aplikasi LG lain serta McAfee.
  • Iklan pop-up McAfee dan LG muncul pada 31 dari 32 kali booting dalam pengujian Gamers Nexus.
  • Microsoft mengizinkan fitur ini, tetapi deskripsinya sendiri memperingatkan potensi kebingungan dan frustrasi pengguna.
  • Pengguna Windows 11 Pro dapat memblokirnya melalui group policy, sementara pengguna Home bisa menonaktifkannya di Advanced system settings.
  • Aplikasi meminta izin untuk menggunakan semua sumber daya sistem, akses internet, dan mengumpulkan data perangkat, aktivitas internet, serta geolokasi.

JBNews.id — Windows 11 secara diam-diam menginstal aplikasi LG Monitor App Installer dan driver LG begitu pengguna menyambungkan monitor LG UltraGear untuk pertama kali, tanpa menampilkan pemberitahuan atau izin apa pun. Praktik ini terungkap dalam video terbaru dari Gamers Nexus yang menguji monitor LG, dan langsung memicu kekhawatiran di kalangan pengguna.

Dalam pengujian yang dilakukan Gamers Nexus, aplikasi LG yang terinstal secara otomatis tersebut tidak menyertakan kontrol khusus. Sebaliknya, aplikasi ini hanya mengarahkan pengguna ke aplikasi LG lain serta McAfee antivirus. Fenomena ini bukanlah hal baru; laporan mengenai instalasi otomatis aplikasi LG sudah muncul sejak 2024, namun pengujian terbaru ini mengikuti keluhan pengguna di Reddit tentang iklan pop-up besar untuk McAfee dan aplikasi LG yang tiba-tiba muncul di sudut kanan bawah layar.

Gamers Nexus melaporkan bahwa iklan pop-up tersebut muncul pada 31 dari 32 kali booting. Microsoft sendiri mengizinkan pengembang untuk memasangkan aplikasi pendukung perangkat keras (Hardware Support App) di Windows Store yang terinstal secara otomatis berdasarkan metadata perangkat. Namun, deskripsi fitur ini bahkan menyertakan peringatan: “Fitur instalasi otomatis tidak memberikan pemberitahuan kepada pengguna saat aplikasi diinstal. Beberapa pengguna mungkin menganggap pengalaman ini membingungkan dan membuat frustrasi, serta memberikan peringkat buruk pada aplikasi Anda.”

Tom Warren dari The Verge sebelumnya telah menyoroti bahwa Dell juga melakukan hal serupa dengan menginstal aplikasi Alienware Command Center secara otomatis saat monitor Alienware terhubung. Namun, kasus LG memiliki “twist” tambahan berupa spam notifikasi iklan. Pengguna telah melaporkan beberapa cara untuk memblokir instalasi otomatis aplikasi LG, salah satunya dengan menerapkan pengaturan kebijakan grup (group policy) pada edisi Pro Windows. Sementara itu, pengguna edisi Home mungkin dapat mematikannya dengan memilih “Tidak” pada opsi untuk mengunduh aplikasi dan ikon khusus dari produsen secara otomatis yang terdapat di bagian Advanced system settings.

Menurut halaman Windows Store, LG Monitor App Installer memerlukan izin untuk “menggunakan semua sumber daya sistem” dan “mengakses koneksi internet Anda”. Kebijakan privasi LG yang tertaut juga menyebutkan pengumpulan data perangkat, aktivitas internet, dan informasi geolokasi secara otomatis. Semua ini terjadi tanpa izin eksplisit atau persetujuan dari pengguna.

Dampak pada Privasi dan Pengalaman Pengguna

Praktik instalasi otomatis ini menimbulkan pertanyaan serius tentang kontrol pengguna terhadap sistem operasi mereka. Iklan yang muncul secara konsisten pada setiap booting, seperti yang dilaporkan Gamers Nexus, jelas mengganggu pengalaman komputasi. Lebih dari itu, izin yang diminta aplikasi untuk mengakses semua sumber daya sistem dan data pribadi menimbulkan kekhawatiran privasi yang valid.

Fenomena ini menunjukkan celah dalam ekosistem Windows 11 di mana aplikasi pihak ketiga dapat menginstal diri mereka sendiri tanpa persetujuan eksplisit. Meskipun Microsoft menyediakan fitur ini untuk kemudahan pengguna, pelaksanaannya yang tanpa notifikasi jelas bertentangan dengan prinsip transparansi dan kontrol pengguna.

Kasus LG ini bukanlah satu-satunya contoh masalah keamanan dan privasi di era digital. Untuk memahami lebih dalam tentang risiko keamanan siber, Anda dapat membaca tentang bagaimana Hacker Hypnotize AI melalui teknik peretasan yang canggih. Selain itu, platform seperti FLARE-AI untuk Lapor Bahaya hadir sebagai solusi crowdsourced untuk melaporkan potensi bahaya dari teknologi AI.

Cara Mengatasi Instalasi Otomatis Aplikasi LG

Bagi pengguna yang terganggu dengan praktik ini, terdapat beberapa langkah yang dapat diambil. Pengguna Windows 11 Pro dapat menerapkan group policy untuk memblokir instalasi otomatis aplikasi dari produsen perangkat keras. Sementara itu, pengguna edisi Home dapat mengakses Advanced system settings dan menonaktifkan opsi untuk mengunduh aplikasi serta ikon produsen secara otomatis.

Langkah-langkah ini memberikan sedikit kendali kembali kepada pengguna, meskipun prosesnya tidak intuitif dan membutuhkan pengetahuan teknis tertentu. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada solusi, pendekatan Microsoft dan LG masih jauh dari ideal dalam hal pengalaman pengguna dan privasi.

Implikasi dari praktik ini jelas: pengguna harus lebih waspada terhadap apa yang diinstal secara otomatis oleh sistem operasi mereka. Untuk pengguna biasa, ini berarti potensi gangguan iklan dan risiko privasi. Dari sisi bisnis, praktik ini dapat merusak kepercayaan konsumen terhadap merek LG dan Microsoft. Bagi penggemar industri, ini adalah contoh nyata bagaimana keseimbangan antara kemudahan pengguna dan kontrol pengguna terus menjadi perdebatan di ekosistem teknologi modern.