JBNews.id — China akan membuka hotel pertama di dunia yang seluruh operasionalnya dikelola oleh robot pintar, tanpa satu pun staf manusia. Hotel ini berlokasi di sebuah pulau artifisial baru yang terhubung ke daratan melalui jembatan Shenzhen-Zhongshan Link di Delta Sungai Mutiara, dan dijadwalkan beroperasi penuh pada tahun 2027.
Pembangunan hotel ini merupakan bagian dari proyek infrastruktur raksasa China. Uji coba pertama akan dimulai pada akhir tahun 2026, di mana sejumlah kamar dan layanan bertenaga robot akan dibuka untuk publik. Para tamu yang mengikuti uji coba ini akan disambut dan dibantu proses check-in oleh robot, serta menikmati layanan kamar yang diantarkan oleh robot.
Semua robot yang akan bertugas di hotel ini diproduksi oleh perusahaan China, Pudu Robotics. Robot-robot tersebut akan mengisi seluruh posisi, mulai dari resepsionis, layanan kamar, kebersihan, persiapan makanan, hingga dukungan untuk tamu. Meskipun robot pengantar makanan ke kamar sudah umum digunakan di hotel-hotel China, robot di hotel ini dirancang untuk saling terhubung dalam satu ekosistem terpadu.
“Arsitektur ini memungkinkan robot dengan bentuk fisik dan tanggung jawab yang berbeda untuk beroperasi menggunakan kerangka kecerdasan yang sama,” kata Pudu Robotics dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari New Atlas, Minggu (28/6/2026).
“Robot resepsionis dapat memahami gerakan dan interaksi sosial, robot pengantar dapat mengoptimalkan rute secara otomatis, dan robot pembersih dapat beradaptasi secara dinamis terhadap lingkungan yang berubah – semuanya memanfaatkan kemampuan AI inti yang sama,” sambung pernyataan tersebut.

Beberapa model robot yang akan beroperasi di hotel ini antara lain Flashbot, yang mengoperasikan sistem penjualan cerdas di mana tamu dapat memesan minuman via smartphone; Pudu T300 yang akan membawa koper dari lobi ke kamar; serta Pudu CC1 Pro dan Pudu MT1 yang bertugas membersihkan. Semua robot tersebut akan menjalankan model kecerdasan dasar PuduFM 1.0 yang dipadukan dengan PuduAgent untuk menjalankan ‘operasi pintar’ di hotel tersebut.
Baca Juga:
Hotel ini akan memiliki 44 kamar kelas atas, serta fasilitas seperti restoran, gym, dan area lainnya yang dapat dikunjungi tamu. Semua ruangan akan terhubung lewat sistem pintar closed-loop yang mengintegrasikan proses check-in, makan, interaksi, dan pembersihan.
“Model ‘skenario lengkap’ ini berarti robot Pudu akan terlibat secara mendalam di setiap bagian operasional hotel, tanpa celah layanan dan tanpa campur tangan manusia,” kata co-founder dan CTO Pudu Robotics, Cong Guo.
Inovasi ini menandai lompatan besar dalam adopsi robotika di sektor perhotelan. Sebelumnya, berbagai pengembangan robot humanoid juga terus bermunculan, seperti robot tanpa kepala yang dirilis oleh Genesis AI. Tren ini memperkuat prediksi bahwa robot humanoid akan mendominasi berbagai sektor industri pada masa depan.
Bagi industri perhotelan global, kehadiran hotel robot ini menjadi studi kasus penting tentang efisiensi operasional dan pengalaman tamu di era kecerdasan buatan. Jika berhasil, model ini berpotensi direplikasi di berbagai destinasi wisata lain, mengubah lanskap layanan perhotelan secara fundamental.




