Gabe Newell Bangun Kapal Rp 14,6 Triliun untuk Ekspedisi Laut Dalam

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
Gabe Newell dan kapal riset RV11000 yang dibangun dengan dana Rp 14,6 triliun
  • Gabe Newell mengalokasikan USD 815 juta atau Rp 14,6 triliun untuk membangun kapal riset RV11000
  • Kapal dibangun oleh VARD asal Norwegia, dikonfirmasi pada Mei 2026
  • Panjang 162 meter, lebar 28 meter, lebih besar dari pendahulunya RV6000
  • Mampu menyelam hingga kedalaman 11 ribu meter dengan peralatan hingga 15 ribu meter
  • Dilengkapi baterai terbesar untuk operasi tanpa suara selama 12 jam
  • Menampung 130 ilmuwan dan awak dengan kabin pribadi
  • Pengiriman dijadwalkan pada kuartal pertama 2030

JBNews.id β€” Bos Valve, Gabe Newell, mengalokasikan dana hingga USD 815 juta atau sekitar Rp 14,6 triliun untuk membangun kapal riset canggih guna mengungkap misteri lautan terdalam di Bumi. Proyek ambisius ini dikerjakan oleh galangan kapal asal Norwegia, VARD, yang telah mengonfirmasi kontrak pembangunan kapal bernama RV11000 pada Mei 2026.

Kapal RV11000 akan menjadi platform penelitian kelautan terbesar yang pernah dibangun oleh organisasi riset milik Gaben, Inkfish. VARD menyebut kapal ini dirancang untuk mendukung ekspedisi ilmiah ke beberapa titik terdalam dan paling jarang dijelajahi di samudra dunia.

β€œRV11000 akan menjadi platform yang dirancang khusus yang mendorong batasan kemampuan penelitian kelautan, memperkuat kemampuan kita untuk mendukung para ilmuwan dan membuka pemahaman baru tentang lautan,” kata pimpinan Inkfish, Stu Buckle, dalam pernyataan resminya, Kamis (9/7/2026).

Kapal ini memiliki panjang 162 meter dan lebar 28 meter, meningkat secara signifikan dibandingkan pendahulunya, RV6000, yang menelan biaya USD 300 juta dan dijadwalkan meluncur pada 2028. RV11000 dirancang untuk pemetaan dasar laut, pengumpulan sampel, operasi jarak jauh, dan penyelaman hingga kedalaman 11 ribu meter.

Untuk mendukung misi tersebut, RV11000 dilengkapi sistem peluncur kapal selam, hanggar khusus untuk dua kapal selam berawak, serta peralatan pengangkat khusus yang mampu beroperasi pada kedalaman 15 ribu meter. Salah satu fitur unggulannya adalah instalasi baterai terbesar yang pernah dipasang pada sebuah kapal, memungkinkan operasi tanpa suara hingga 12 jam guna mengurangi kebisingan yang dapat mengganggu pengamatan ilmiah dan kehidupan laut.

Kapal ini juga dirancang dengan empat penstabil aktif untuk meningkatkan kinerja di laut yang bergelombang, serta dilengkapi laboratorium, bengkel, dan kantor. RV11000 dapat menampung setidaknya 130 ilmuwan dan awak kapal, yang sebagian besar akan memiliki kabin pribadi.

β€œKapal generasi berikutnya ini dibangun berdasarkan desain sebelumnya untuk memberikan kemampuan, fleksibilitas, dan jangkauan yang jauh lebih besar guna mendukung kegiatan ilmiah,” tambah Buckle.

Proyek ini menjadi sorotan di tengah berbagai aktivitas bisnis Valve lainnya. Sebelumnya, Steam Machine Valve diburu para penimbun sehingga harganya menembus Rp 50 jutaan. Sementara itu, Valve buka reservasi Steam Machine dengan harga mulai Rp 18 jutaan.

Apabila tidak ada kendala, pengiriman RV11000 dijadwalkan pada kuartal pertama tahun 2030. Ini berarti era eksplorasi laut dalam versi nyata Gaben masih beberapa tahun lagi. Proyek ini menunjukkan komitmen Gabe Newell dalam mendanai riset ilmiah skala besar, sejalan dengan minatnya terhadap teknologi dan eksplorasi.

Bagi penggemar industri game, langkah ini menambah dimensi baru pada profil Gabe Newell yang selama ini dikenal sebagai pendiri Valve, perusahaan di balik platform distribusi game Steam. Valve juga terus mengembangkan ekosistem perangkat kerasnya, termasuk instalasi SteamOS di PC rakitan sendiri yang baru-baru ini dibuka untuk publik.