JBNews.id — Pengguna Windows 11 di seluruh dunia mengeluhkan bug yang memakan ruang penyimpanan sistem hingga 500GB. Microsoft telah merilis pembaruan pada 29 Juni 2026 untuk mengatasi masalah ini dan mengembalikan storage yang hilang.
Menurut laporan Windows Latest, bug ini berkaitan dengan file ‘CapabilityAccessManager.db-wal’. File database ini digunakan oleh Windows untuk mencatat kemampuan aplikasi dan akses terkait privasi, seperti kamera, mikrofon, lokasi, dan screenshot. Dalam kondisi normal, file WAL (Write-Ahead Logging) memang bisa bertambah besar secara sementara, namun seharusnya tidak mencapai ukuran ratusan gigabyte.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa file tersebut memakan ruang penyimpanan hingga 500GB di perangkat mereka. Pengguna lain mengalami pembengkakan ukuran file berkisar antara 12GB hingga 200GB. Komentar di subreddit TechSupport juga menyebutkan bug ini memakan storage sebesar 70GB, 110GB, dan 200GB. Setelah proses pembersihan, ukuran file ini bisa mengecil menjadi 4GB atau 15GB.
Untuk mengecek apakah PC Windows 11 Anda terdampak, buka Settings > Storage > Show more categories > System & Reserved. Jika ukuran penyimpanan sistem mencapai ratusan gigabyte, kemungkinan besar perangkat Anda terkena bug ini.
Microsoft telah mengetahui masalah ini dan merilis perbaikan pada 29 Juni 2026. Pengguna dapat menginstal pembaruan tersebut melalui Settings > Windows Update > Advanced options > Check for optional update, lalu pilih dan instal update untuk Juni 2026.
Windows Latest menduga ukuran file ini terus bertambah karena Windows 11 terus mencatat peristiwa berulang untuk permintaan akses atau kontrol privasi lainnya. Informasi ini dikutip dari The Verge, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga:
Bagi pengguna yang mengalami masalah ini, langkah pertama adalah memeriksa ukuran penyimpanan sistem. Jika terdampak, segera instal pembaruan yang dirilis Microsoft. Pembaruan ini diharapkan dapat mengembalikan ruang penyimpanan yang hilang dan mencegah masalah serupa di masa depan.
Bug ini menjadi pengingat pentingnya menjaga sistem operasi tetap update terbaru. Microsoft terus merilis pembaruan keamanan dan perbaikan bug secara berkala untuk meningkatkan stabilitas dan keandalan Windows 11.
Selain itu, Microsoft juga memperpanjang dukungan Windows 10 hingga Oktober 2027, memberikan opsi bagi pengguna yang belum beralih ke Windows 11. Sementara itu, fitur AI Windows 11 kini bisa diproses GPU RTX, menambah daya tarik sistem operasi terbaru Microsoft.
Bagi pengguna yang mencari perangkat baru, Lenovo IdeaTab Pro Gen 2 resmi hadir di Indonesia dengan harga Rp 8 jutaan, menawarkan pengalaman AI yang mumpuni. Sementara Nvidia RTX Spark resmi sebagai prosesor super untuk PC Windows.
Implikasinya bagi pengguna Windows 11 adalah pentingnya memantau ruang penyimpanan secara rutin dan selalu menginstal pembaruan sistem. Langkah proaktif ini dapat mencegah kehilangan data dan memastikan kinerja perangkat tetap optimal.




