Dinsos Tangerang Ubah PMKS Jadi Mandiri Lewat Pembinaan Humanis

Penulis:Boy Ahmad
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
ilustrasi pembinaan PMKS Kota Tangerang

Jbnews.id – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang mengubah pendekatan penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dari sekadar pemberian bantuan menjadi program pembinaan yang berorientasi pada kemandirian. Langkah ini merupakan strategi baru untuk menekan ketergantungan sosial dan mendorong produktivitas masyarakat rentan di Kota Tangerang.

Program pembinaan PMKS Kota Tangerang ini menyasar berbagai kelompok, mulai dari individu rentan, masyarakat berpenghasilan rendah, hingga kelompok yang membutuhkan pendampingan sosial. Dengan pendekatan yang lebih personal, kegiatan ini dirancang agar peserta tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu membangun kemampuan untuk bertahan dan berkembang secara mandiri.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menegaskan bahwa konsep pembinaan ini dilakukan secara bertahap dengan pendekatan edukatif. “Tim Dinsos melakukan pembinaan secara bertahap dengan pendekatan edukatif dan humanis, guna mendorong perubahan pola pikir dan perilaku ke arah yang lebih produktif,” ujar Acep, Kamis (23/04/2026).

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan mereka. Materi tersebut mencakup motivasi hidup, pemahaman terhadap akses layanan sosial, hingga peluang pemberdayaan ekonomi yang dapat dimanfaatkan secara langsung.

Selain itu, Dinas Sosial juga mengenalkan berbagai program bantuan sosial yang tersedia. Mulai dari bantuan pangan, jaminan sosial, hingga pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan. Namun, pendekatan ini tidak berhenti pada pemberian informasi saja, melainkan diarahkan agar peserta mampu memanfaatkan peluang tersebut secara optimal.

“Melalui pembinaan ini, kami ingin mendorong PMKS agar tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu mandiri dan berdaya,” tambah Acep.

Pendekatan ini menunjukkan perubahan paradigma dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial. Jika sebelumnya fokus utama terletak pada bantuan langsung, kini pemerintah mulai menekankan pentingnya pemberdayaan sebagai solusi jangka panjang.

Lebih lanjut, Dinsos Kota Tangerang juga menyiapkan pendampingan lanjutan bagi para peserta. Langkah ini bertujuan memastikan bahwa materi yang telah diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dampaknya benar-benar terasa.

Dengan strategi ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap dapat menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bantuan sosial. Transformasi ini sekaligus menjadi langkah penting dalam membangun sistem kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.

Program Pembinaan Humanis ini menjadi model baru dalam penanganan masalah sosial di Indonesia. Dinsos Tangerang berharap pendekatan ini dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Ke depannya, Dinsos akan terus mengevaluasi dan mengembangkan program ini agar lebih efektif dan tepat sasaran. Pemerintah juga akan melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan komunitas, untuk mendukung keberhasilan program pembinaan PMKS ini.