Anggota Polisi Ditodong Senjata Saat Kejar Pelaku Curanmor

Penulis:Boy Ahmad
Terbit:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
ilustrasi Polisi ditodong senjata

Jbnews.id – Aksi pengejaran pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Serang, Banten, berujung dramatis setelah dua anggota kepolisian ditodong senjata api oleh pelaku. Insiden ini melibatkan personel Polres Serang dan Polsek Ciruas yang tengah melakukan pengejaran terhadap komplotan pelaku curanmor pada Kamis (23/4/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di wilayah Kecamatan Ciruas. Dua anggota polisi yang sedang bertugas mengalami situasi genting saat pelaku yang tengah dikejar tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan mengarahkannya kepada petugas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meskipun pelaku akhirnya berhasil melarikan diri.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko membenarkan kejadian tersebut. “Benar, anggota kita sempat ditodong senjata api saat melakukan pengejaran terhadap pelaku curanmor. Situasi memang cukup menegangkan, namun anggota kita berhasil menghindar,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Jbnews.id, Kamis (23/4/2026).

Kronologi Pengejaran

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika petugas Polsek Ciruas mendapatkan laporan adanya aksi curanmor di salah satu rumah warga di Kecamatan Ciruas. Dua anggota polisi yang sedang berpatroli segera bergerak menuju lokasi dan mendapati para pelaku yang masih berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Melihat kedatangan petugas, para pelaku yang berjumlah tiga orang langsung melarikan diri menggunakan dua unit sepeda motor. Petugas kemudian melakukan pengejaran di sepanjang jalan raya Ciruas. Dalam pengejaran tersebut, salah satu pelaku yang dibonceng tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke arah petugas yang berada di belakang mereka.

“Momen ketika senjata api diarahkan ke anggota kami terjadi di tikungan jalan. Anggota kami yang mengendarai motor sempat oleng menghindar, namun tetap melanjutkan pengejaran,” tambah AKBP Condro Sasongko.

Pengejaran berlangsung hingga ke perbatasan Kabupaten Serang dan Kota Serang. Namun, karena kondisi jalan yang gelap dan pelaku yang terus mengancam dengan senjata api, petugas memutuskan untuk menghentikan pengejaran demi keselamatan. Pelaku akhirnya berhasil kabur ke arah Kota Serang.

Upaya Penyelidikan

Polres Serang kini tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku. Beberapa barang bukti berhasil diamankan dari TKP awal, termasuk satu unit sepeda motor yang diduga milik pelaku yang tertinggal saat mereka kabur.

“Kami sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku dan tengah melakukan pengejaran lebih lanjut. Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian di wilayah sekitar untuk memburu komplotan ini,” jelas Kapolres Serang.

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi kriminal yang melibatkan senjata api di wilayah Banten. Sebelumnya, berbagai kasus penyelundupan narkoba dan kejahatan jalanan juga kerap terjadi di provinsi tersebut. Beberapa waktu lalu, BNN Banten berhasil menggagalkan penyelundupan sabu seberat 2 kilogram di Bandara Soekarno-Hatta, menunjukkan tingginya aktivitas kriminal di wilayah ini.

Selain itu, praktik korupsi yang merugikan negara juga masih marak. Dalam kasus terbaru, eks konsultan dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook dituntut hukuman 8 tahun penjara. Hal ini menunjukkan bahwa berbagai jenis kejahatan, dari jalanan hingga korporasi, masih menjadi tantangan serius bagi aparat penegak hukum.

Kewaspadaan Masyarakat

AKBP Condro Sasongko mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. Ia juga meminta warga yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku curanmor untuk menghubungi kantor polisi terdekat.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri jika menemukan pelaku kejahatan. Serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib,” tegasnya.

Polres Serang juga akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan kejahatan, terutama pada malam hari. Langkah ini diambil untuk mencegah terulangnya aksi curanmor yang meresahkan warga.

Insiden penodongan senjata api terhadap anggota polisi ini juga menjadi pengingat akan risiko tinggi yang dihadapi aparat keamanan dalam menjalankan tugas. Di tengah maraknya peredaran senjata api ilegal, keselamatan petugas di lapangan menjadi perhatian serius. Dalam konteks yang lebih luas, berbagai kasus kriminal yang melibatkan senjata api dan narkoba kerap saling terkait. Sebagai contoh, Ammar Zoni baru-baru ini divonis 7 tahun penjara karena terlibat peredaran narkoba, menunjukkan bahwa jaringan kriminal seringkali memiliki keterkaitan yang kompleks.

Sementara itu, perkembangan lain di dunia hukum Indonesia juga menunjukkan bahwa proses penegakan hukum terus berjalan. KPK baru saja menyita Rp2 miliar dari rekening eks Direktur Penyidikan Bea Cukai, menandakan bahwa upaya pemberantasan korupsi masih terus digencarkan. Selain itu, Ade Armando dan Abu Janda juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya, menambah daftar panjang kasus yang ditangani aparat penegak hukum.

Dampak dan Implikasi

Peristiwa ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat kepolisian yang menjadi sasaran kekerasan bersenjata. Para pengamat kepolisian menilai bahwa insiden ini menunjukkan eskalasi keberanian pelaku kejahatan yang kini tidak segan menggunakan senjata api untuk melawan petugas.

Sejumlah langkah pengamanan tambahan pun tengah disiapkan oleh Polres Serang untuk melindungi personel yang bertugas di lapangan. Salah satunya adalah dengan melengkapi anggota patroli dengan alat pelindung diri yang lebih memadai serta meningkatkan koordinasi dengan unit reserse yang memiliki kemampuan penanganan senjata api.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih dalam pengejaran petugas. Polres Serang memastikan akan terus memburu komplotan curanmor tersebut hingga berhasil ditangkap dan diproses secara hukum. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mendukung upaya kepolisian dalam memberantas kejahatan di wilayah Kabupaten Serang dan sekitarnya.