Wear OS 7 Resmi Rilis, Baterai Lebih Awet 10 Persen

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Tampilan antarmuka Wear OS 7 dengan fitur kontrol audio baru di Pixel Watch
  • Wear OS 7 resmi dirilis untuk Pixel Watch 2, 3, dan 4
  • Fitur Live Updates untuk sinkronisasi notifikasi real-time antara jam dan ponsel
  • Baterai 10% lebih awet dibanding Wear OS 6
  • Gemini Intelligence hadir dengan Create My Widget dan otomatisasi multi-langkah
  • Output switcher baru untuk kontrol perangkat audio
  • Kacamata pintar bisa terhubung untuk pratinjau foto
  • Emergency Sharing otomatis hubungi kontak darurat saat deteksi jatuh atau kecelakaan

JBNews.id — Google resmi meluncurkan Wear OS 7 untuk Pixel Watch 2, 3, dan 4 hari ini. Pembaruan ini menghadirkan fitur Live Updates yang memungkinkan notifikasi aktivitas real-time, seperti skor olahraga atau status pengiriman makanan, tersinkronisasi antara jam tangan pintar dan ponsel Android.

Selain itu, Google mengklaim Wear OS 7 menawarkan peningkatan daya tahan baterai hingga 10 persen dibandingkan Wear OS 6. Langkah ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang kerap mengeluhkan ketahanan baterai perangkat wearable.

Fitur Live Updates menjadi salah satu andalan utama dalam pembaruan ini. Dengan fitur tersebut, pengguna tidak perlu lagi membuka ponsel untuk melihat perkembangan terbaru dari event yang sedang berlangsung. Semua informasi langsung muncul di layar jam tangan secara real-time.

Google juga menjanjikan kehadiran sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diberi nama Gemini Intelligence. Namun, perusahaan menyatakan fitur-fitur tersebut baru akan tersedia pada “akhir tahun ini” atau later this year.

Fitur Gemini Intelligence di Wear OS 7

Salah satu fitur yang paling dinantikan adalah Create My Widget. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat widget Wear OS kustom hanya dengan perintah bahasa alami (natural language prompts). Pengguna cukup mengetikkan apa yang diinginkan, dan sistem akan menghasilkan widget yang sesuai.

Selain itu, Gemini di Wear OS 7 juga disebut mampu menangani otomatisasi aplikasi multi-langkah. Contohnya, pengguna dapat memesan restoran atau membuat reservasi langsung dari jam tangan tanpa harus menyentuh ponsel.

Pembaruan ini juga membawa desain “neural expressive” baru untuk Gemini serta dukungan untuk Personal Intelligence. Fitur Personal Intelligence akan menarik data dari aplikasi Google yang terhubung untuk memberikan saran yang lebih kontekstual dan personal.

Dalam konteks ekosistem yang lebih luas, langkah Google ini sejalan dengan tren integrasi AI yang semakin dalam di perangkat konsumen. Seperti yang terlihat dalam AI di Tribeca, Google terus membuktikan bahwa generative AI dapat menjadi alat kreatif yang powerful.

Kemudahan Kontrol Media dan Konektivitas

Wear OS 7 juga menghadirkan output switcher baru yang memudahkan pengguna mengontrol perangkat audio. Dengan fitur ini, pengguna dapat memindahkan output suara dari satu perangkat terhubung ke perangkat lain, misalnya dari headphone ke speaker Nest, langsung dari jam tangan.

Google juga mengungkapkan bahwa kacamata pintar (smart glasses) seperti yang diperkenalkan pada acara I/O bulan lalu, kini dapat terhubung ke Wear OS 7. Pengguna bisa melihat pratinjau foto yang diambil dengan kacamata tersebut langsung di layar jam tangan.

Bagi para pengembang aplikasi pihak ketiga (third-party), Google membuka akses untuk membuat Wear OS Widgets. Widget ini disebut lebih mudah dikembangkan dan lebih dinamis dibandingkan Tiles kustom yang diluncurkan pada 2019.

Untuk perangkat yang tidak mendapatkan pembaruan Wear OS 7, Google menyatakan bahwa aplikasi tetap dapat mendukung Tiles. Widget juga akan ditampilkan sebagai tile layar penuh pada Wear OS 4, 5, dan 6.

Fitur Keamanan: Emergency Sharing

Fitur lain yang tak kalah penting adalah peningkatan pada Emergency Sharing. Kini, jika Pixel Watch mendeteksi pengguna terjatuh (fall), kehilangan denyut nadi (loss of pulse), atau mengalami kecelakaan mobil (car crash), perangkat secara otomatis dapat menghubungi kontak darurat yang telah dipilih selain menghubungi layanan darurat.

Fitur ini menambah lapisan keamanan bagi pengguna yang aktif berolahraga atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Dengan deteksi otomatis dan notifikasi ke kontak terpercaya, respons terhadap situasi darurat bisa lebih cepat.

Pembaruan ini menegaskan komitmen Google untuk terus mengembangkan ekosistem Wear OS. Meskipun pasar smartwatch masih didominasi oleh Apple Watch, langkah Google dengan integrasi AI dan peningkatan baterai bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna Android.

Bagi pengguna yang penasaran dengan perkembangan teknologi AI dari Google, ada baiknya juga menyimak berita tentang ChatGPT Tembus 1 Miliar Pengguna yang menunjukkan betapa besarnya adopsi AI saat ini. Sementara itu, langkah Google memesan 3 Juta Chip AI ke Intel juga menjadi indikasi keseriusan perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur AI.

Dengan semua fitur baru ini, Wear OS 7 menjadi pembaruan yang signifikan bagi ekosistem smartwatch Android. Pengguna Pixel Watch 2, 3, dan 4 kini bisa menikmati pengalaman yang lebih terintegrasi, cerdas, dan aman.