Waspada Penipuan Pre-Order GTA VI, Hacker Incar Rekening hingga Kripto

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi pre-order GTA VI dengan peringatan keamanan siber
  • Fase pre-order GTA VI dibuka 25 Juni 2026 dan dimanfaatkan hacker untuk penipuan
  • Tiga modus utama: toko palsu, akses beta berisi malware, dan penipuan token kripto
  • Situs palsu meniru toko resmi PlayStation dengan formulir pencurian data
  • File beta palsu mengandung malware yang mencuri data dan mengambil alih akun
  • Token kripto palsu dengan logo GTA VI berisiko menyebabkan hilangnya aset kripto
  • Kaspersky sarankan beli dari sumber resmi, cek URL, gunakan kartu prabayar
  • Aktifkan solusi keamanan berbasis AI dan Autentikasi Dua Faktor (2FA)

JBNews.id — Fase pre-order Grand Theft Auto VI (GTA VI) yang resmi dibuka pada 25 Juni 2026 memicu euforia besar di kalangan gamer. Namun, antusiasme ini langsung dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan serangan phishing dan malware yang menargetkan rekening bank hingga aset kripto pengguna.

Menurut temuan para ahli keamanan dari Kaspersky, para peretas memanfaatkan tingginya permintaan untuk menjebak pengguna yang tidak sabar ingin mengamankan salinan game mereka. Beberapa modus utama yang teridentifikasi antara lain situs toko palsu, iming-iming akses beta berisi malware, dan penipuan token kripto.

Modus Toko Palsu dan Jebakan ‘Pre-Order’

Pelaku penipuan membuat situs web palsu yang secara visual sangat identik dengan merek resmi. Halaman ini memuat trailer, karya seni promosi, hingga ulasan bintang lima fiktif untuk meyakinkan korban. Salah satu contoh yang ditemukan adalah situs berbahasa Portugis yang meniru toko resmi PlayStation.

Saat pengguna mengklik tombol “Pesan Sekarang”, mereka akan diarahkan ke formulir yang meminta data pribadi (nama, email, hingga nomor identitas wajib pajak) dan detail perbankan. Akibatnya, rekening bank korban justru dikuras dan data pribadi mereka bocor. Modus ini mirip dengan penipuan online yang terus berkembang.

Rockstar Game akan membuka pre-order GTA 6 dalam waktu dekat. Gamer bisa mulai memesannya pada 25 Juni 2026 di PlayStation dan Xbox Store.

Iming-iming Akses ‘Beta’ Berujung Malware

Tidak hanya pre-order, penipu juga menawarkan tautan unduhan yang diklaim sebagai versi beta atau versi bocoran dari GTA VI. Tautan ini dipromosikan secara masif melalui media sosial dan video tutorial palsu di berbagai platform.

File yang diunduh tersebut justru berisi malware yang berpotensi mencuri data sensitif, mengambil alih akun pribadi pengguna secara diam-diam, atau menginfeksi perangkat. Pelaku kejahatan siber juga kerap menggunakan metode serupa untuk scammer kirim permintaan pertemanan di media sosial.

Penipuan Token Kripto

Para pengguna aset kripto turut menjadi sasaran. Kaspersky menemukan adanya situs web mencurigakan yang mempromosikan token kripto dengan nama dan visual logo yang menyerupai merek GTA VI. Berinteraksi dengan situs semacam ini sangat berbahaya karena dapat berisiko pada hilangnya aset kripto milik pengguna.

Cara Menghindari Jebakan Siber

Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior di Kaspersky, mengingatkan bahwa penjahat siber sangat memahami psikologi konsumen yang sedang dilanda antusiasme tinggi, sehingga sering kali menurunkan kewaspadaan dan menciptakan rasa urgensi yang palsu.

“Kami sangat menyarankan agar pengguna menyelesaikan pembelian secara eksklusif melalui platform resmi, dan menghindari mengikuti tautan yang dibagikan oleh sumber yang tidak terverifikasi. Hal sama pentingnya adalah dengan perlindungan yang kuat — dan solusi kami sekarang mencakup perlindungan penipuan berbasis AI,” kata Altukhova, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Untuk menikmati peluncuran game baru ini dengan aman, Kaspersky menyarankan langkah-langkah perlindungan berikut:

  • Beli dari Sumber Resmi: Pastikan hanya mengunduh dan melakukan transaksi melalui platform atau toko resmi yang sudah terpercaya untuk menghindari malware.
  • Cek Keaslian URL: Selalu periksa kembali format alamat situs web (URL) dan ejaan nama organisasi sebelum memasukkan data pribadi apa pun.
  • Amankan Metode Pembayaran: Gunakan kartu prabayar atau layanan pembayaran khusus saat bertransaksi untuk menghindari tereksposnya informasi kartu kredit atau rekening bank utama Anda.
  • Gunakan Solusi Keamanan: Pasang perangkat lunak keamanan yang andal, seperti perlindungan berbasis AI yang mampu memblokir tautan phishing, mendeteksi perilaku mencurigakan secara real-time, dan mencegah pencurian identitas.
  • Aktifkan 2FA: Selalu gunakan Autentikasi Dua Faktor (2FA) pada akun game serta aplikasi keuangan, dan pantau riwayat transaksi Anda secara berkala dari aktivitas yang tidak sah.

Para gamer dan pengguna aset kripto harus waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan euforia pre-order GTA VI. Dengan mengikuti panduan keamanan dari Kaspersky, risiko menjadi korban kejahatan siber dapat diminimalkan secara signifikan.