Warga Gugat SpaceX Akibat Kerusakan Rumah

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Roket SpaceX Falcon 9 lepas landas dari landasan peluncuran di Starbase, Texas.
  • 80 warga menggugat SpaceX secara class-action di Texas selatan
  • Getaran peluncuran roket merusak rumah: lemari, pintu, lantai melengkung
  • Perbaikan fondasi rumah diperkirakan US$100.000, melebihi nilai properti
  • Gugatan berdasarkan Commercial Space Launch Act 1984
  • Harga rumah di Cameron County naik dari US$131.000 (2014) ke US$281.000 (2026)
  • Pantai Boca Chica Beach rusak akibat aktivitas SpaceX
  • Warga merasa diabaikan oleh perusahaan raksasa

JBNews.id — Sebanyak 80 warga yang tinggal di sekitar fasilitas peluncuran roket SpaceX di Texas selatan menggugat perusahaan milik Elon Musk secara class-action. Mereka menuding getaran dahsyat dari peluncuran roket telah merusak rumah dan properti mereka secara fisik.

Gugatan yang dilaporkan oleh Reuters ini diajukan ke pengadilan oleh warga dari kota-kota tetangga, termasuk Port Isabel yang berjarak kurang dari 6 mil dari Starbase. Salah satu penggugat yang memilih anonim menunjukkan kepada Reuters kondisi rumahnya yang mengalami kerusakan parah. Lemari dapur tidak lagi rata, pintu tidak bisa ditutup rapat, dan lantai melengkung setelah pipa air utama pecah saat peluncuran roket yang sangat dahsyat.

“Mereka ingin pergi ke Mars,” kata perempuan itu. “Tapi bagaimana dengan kami yang di sini? Saya di sini sekarang. Dan tidak ada yang memikirkan kami.”

Menurut penggugat, perbaikan fondasi rumahnya diperkirakan mencapai US$100.000 — jumlah yang melebihi nilai properti itu sendiri. Gugatan class-action ini menuduh SpaceX melakukan kelalaian, kelalaian berat, dan pelanggaran batas properti berdasarkan Commercial Space Launch Act of 1984. Undang-undang tersebut memberi wewenang kepada Menteri Perhubungan AS untuk menghentikan atau menangguhkan peluncuran roket komersial jika operasi tersebut dianggap “merugikan kesehatan dan keselamatan publik” warga negara AS.

Dampak Ekonomi dan Sosial Starbase

Selain kerusakan fisik, warga kelas pekerja dan berpenghasilan rendah juga terdampak oleh melonjaknya biaya hidup akibat masuknya uang SpaceX ke wilayah tersebut. Menurut tinjauan oleh Moneywise, harga rata-rata rumah di Cameron County — tempat Starbase berada — melonjak dari US$131.000 pada 2014 menjadi lebih dari US$281.000 pada 2026. Kenaikan harga properti ini mempersulit warga lokal untuk memiliki rumah.

Starbase juga mengancam kualitas hidup warga dengan mengambil alih lahan yang sebelumnya digunakan untuk rekreasi. Rene Medrano, seorang warga setempat, dalam wawancara dengan ABC pada 2025 mengatakan bahwa Starbase telah merusak Boca Chica Beach, area publik yang dulunya dicintai warga lokal.

“Pantai itu disebut pantai orang miskin karena kamu tidak perlu membayar apa pun untuk pergi ke pantai selain naik mobil, naik truk, kumpulkan tetangga, kumpulkan sepupu, kumpulkan bibi dan paman, dan ayo bersenang-senang,” kata Medrano. “Dan melihatnya sekarang… sungguh memprihatinkan.”

Fotografi roket SpaceX Falcon 9 saat lepas landas.

Implikasi bagi Masa Depan Eksplorasi Luar Angkasa

Gugatan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap aktivitas SpaceX yang semakin masif. Perusahaan yang mempekerjakan sekitar 22.000 karyawan ini memiliki kota perusahaan sendiri dengan perumahan bersubsidi, klinik medis perusahaan, dan bahkan gastropub khusus karyawan. Namun, bagi warga yang tinggal di luar area tersebut, dampak negatif dari operasi SpaceX sangat terasa.

Kasus ini menyoroti ketegangan antara ambisi eksplorasi luar angkasa dan hak-hak warga lokal. Jika gugatan berhasil, hal ini dapat mempengaruhi regulasi peluncuran roket komersial di masa depan. Bagi pembaca, ini berarti bahwa perkembangan teknologi luar angkasa tidak hanya membawa keuntungan, tetapi juga risiko nyata bagi masyarakat sekitar.

Dengan valuasi yang mencapai triliunan dolar dan rencana ekspansi yang ambisius, SpaceX kini harus menghadapi kenyataan bahwa operasinya berdampak langsung pada kehidupan warga biasa. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kemajuan teknologi harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Bagi warga Texas selatan, gugatan ini adalah upaya terakhir untuk mendapatkan keadilan. “Saya di sini sekarang. Dan tidak ada yang memikirkan kami,” kata penggugat anonim itu — sebuah pernyataan yang menggambarkan frustrasi warga yang merasa diabaikan oleh perusahaan raksasa.

Implikasinya jelas: jika SpaceX ingin terus meluncurkan roket dari Starbase, perusahaan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Atau, seperti yang diatur dalam Commercial Space Launch Act, pemerintah AS dapat turun tangan untuk melindungi warga negaranya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan SpaceX, baca juga artikel tentang IPO SpaceX dan kesuksesan investor.