Wallpaper Anime Steam Dipakai Sebarkan Malware Pencuri Data

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi kelompok hacker ransomware menyerang sistem komputer dengan wallpaper anime sebagai umpan
  • Kaspersky menemukan malware yang menyamar sebagai wallpaper animasi di Steam Workshop
  • Wallpaper terinfeksi sudah diunduh ribuan kali oleh pengguna dari berbagai negara
  • Hacker menggunakan wallpaper aplikasi untuk menyebarkan backdoor DarkKomet dan cryptojacker
  • Malware mencuri informasi akun dan membajak sesi Steam aktif
  • Penyebaran berlangsung sejak akhir 2025, korban dari China, Rusia, Singapura, Hong Kong, Jerman, Vietnam, India, dan Kanada
  • Steam sudah menghapus aplikasi wallpaper berbahaya, tapi pengguna harus tetap waspada

JBNews.id — Kaspersky menemukan malware yang menyamar sebagai wallpaper animasi untuk desktop di Steam Workshop. Wallpaper yang terinfeksi ini sudah diunduh ribuan kali oleh pengguna dari berbagai negara.

Penjahat siber terus memanfaatkan semua celah untuk menjalankan aksinya. Bahkan hal remeh seperti wallpaper juga dipakai sebagai senjata untuk menyebarkan malware berbahaya.

Steam Workshop merupakan platform komunitas yang merupakan bagian dari aplikasi Steam untuk PC. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk berbagi konten custom seperti wallpaper, mod, skin, peta, dan konten tambahan lainnya untuk game dan aplikasi.

Steam Workshop juga memungkinkan gamer menggunakan Wallpaper Engine, aplikasi kustomisasi desktop yang mendukung lebih dari sekedar wallpaper statis. Pengguna bisa memasang video, animasi interaktif, hingga aplikasi sebagai wallpaper. Di situlah akar masalahnya.

Hacker Breaks into Government Data Servers and Infects Their System with a Virus

Metode Penyebaran Malware

Hacker menggunakan wallpaper aplikasi sebagai mekanisme untuk menyebarkan berbagai jenis malware, termasuk backdoor dan cryptojacker. Salah satunya adalah backdoor DarkKomet yang mencuri informasi akun dan membajak sesi Steam aktif.

“Kami menemukan puluhan wallpaper aplikasi berbahaya ini beredar di Steam Workshop, dan masing-masing sudah diunduh ribuan – atau bahkan puluhan ribu – kali,” kata Kaspersky dalam laporannya, seperti dikutip dari TechRadar, Minggu (21/6/2026).

Kaspersky tidak menyebutkan jenis wallpaper yang paling banyak disusupi malware. Namun, screenshot yang mereka bagikan dalam laporannya didominasi oleh wallpaper gadis anime.

Kaspersky temukan wallpaper aplikasi di Steam Workshop yang dipakai untuk sebarkan malware

Malware ini berhasil disusupkan dalam wallpaper menggunakan dua metode, yaitu dengan dibundel ke dalam paket wallpaper atau disembunyikan dalam arsip yang dilindungi password. Setelah diinstal, wallpaper berbasis aplikasi akan secara otomatis memicu muatan berbahaya di dalamnya.

Korban dan Dampak

Penyebaran malware dengan metode ini sudah berlangsung sejak akhir tahun 2025. Sebagian besar korbannya berasal dari China, Rusia, Singapura, Hong Kong, Jerman, Vietnam, India, dan Kanada.

Kaspersky baru mengungkap temuannya setelah Steam mengidentifikasi dan menghapus semua aplikasi wallpaper yang berbahaya. Namun, pengguna tetap harus berhati-hati karena hacker mungkin sudah mengunggah wallpaper berbahaya baru.

Ancaman siber seperti ini menunjukkan betapa pentingnya kewaspadaan pengguna terhadap Sertifikat Secure Boot dan keamanan sistem secara keseluruhan. Pengguna Steam di Indonesia perlu waspada karena platform ini memiliki basis pengguna yang besar di tanah air.

Untuk melindungi diri, pengguna disarankan hanya mengunduh wallpaper dari sumber terpercaya dan memeriksa ulasan komunitas sebelum menginstal konten dari Steam Workshop. Jangan menginstal wallpaper aplikasi yang meminta izin mencurigakan atau memerlukan akses ke data pribadi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa Fitur Terbaru sekalipun bisa menjadi celah bagi penjahat siber. Keamanan digital harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna internet.