Viral Arti Warna Kontak WhatsApp Ternyata Hoaks, Ini Fakta Sebenarnya

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi aplikasi WhatsApp dengan ikon kontak berwarna-warni
  • Informasi viral tentang arti warna kontak WhatsApp (hijau, biru, merah) adalah hoaks
  • Meta AI mengklarifikasi bahwa WhatsApp tidak memiliki fitur indikator warna untuk menandai status blokir atau penyimpanan kontak
  • Warna hijau sebenarnya menandakan Status yang belum dilihat atau pesan belum dibaca
  • Warna biru di iOS memiliki fungsi yang sama dengan hijau
  • Pengguna diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya

JBNews.id — Informasi viral di media sosial yang mengklaim warna kontak WhatsApp memiliki arti tertentu, seperti hijau berarti tidak menyimpan nomor, dipastikan tidak benar. Klarifikasi resmi dari Meta AI menyatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks lama yang kembali beredar.

Unggahan di platform Threads baru-baru ini menyebarkan klaim bahwa setiap warna pada ikon kontak WhatsApp memiliki makna tersendiri. Warna hijau dikatakan menandakan kontak tersebut tidak menyimpan nomor pengguna, biru berarti pernah diblokir, merah untuk kontak yang jarang di-chat, dan hijau muda untuk komunikasi yang mulai berkurang.

Informasi ini sempat membuat banyak pengguna khawatir dan bertanya-tanya tentang status kontak mereka. Namun, Meta AI memberikan penjelasan yang membantah seluruh klaim tersebut.

“Enggak benar. Itu hoax WhatsApp lama yang sering muter lagi,” tulis Meta AI dalam tanggapannya. “Di WhatsApp nggak ada fitur warna kontak hijau/biru/merah buat tandain ‘nggak save nomor’ atau ‘pernah blokir’.”

Meta AI menjelaskan arti warna yang sebenarnya di WhatsApp. Lingkaran hijau di foto profil menandakan kontak tersebut memiliki Status yang belum dilihat. Lingkaran hijau dengan angka di chat menunjukkan jumlah pesan yang belum dibaca. Sementara itu, warna biru di iOS memiliki fungsi yang sama dengan hijau, hanya berbeda tampilan karena sistem operasi iPhone.

“WhatsApp nggak ngasih tau kalau kamu diblokir atau nggak disimpan lewat warna. Jadi aman, paman-pamanmu nggak ngeblokir kamu gara-gara warnanya biru,” tambah Meta AI.

Fenomena penyebaran hoaks serupa kerap terjadi di media sosial. Sebelumnya, foto viral yang melibatkan Mia Khalifa juga telah dibantah sebagai hasil kecerdasan buatan. Kasus serupa menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum dipercaya dan disebarkan.

Para ahli keamanan digital menyarankan pengguna untuk selalu memeriksa kebenaran informasi yang viral, terutama yang berkaitan dengan fitur aplikasi. Informasi yang tidak benar dapat menyebabkan kecemasan yang tidak perlu dan kesalahpahaman di antara pengguna.

Bagi pengguna WhatsApp, penting untuk memahami bahwa aplikasi pesan instan milik Meta ini tidak memiliki fitur yang secara eksplisit memberi tahu apakah seseorang memblokir atau menyimpan nomor pengguna melalui indikator warna. Fitur privasi WhatsApp memang dirancang untuk melindungi pengguna, tetapi tidak melalui kode warna kontak.

Fenomena hoaks warna kontak WhatsApp ini mengingatkan pada pola penyebaran informasi palsu yang sering terjadi di platform media sosial. Informasi yang tampak sederhana dan mudah dipercaya sering kali menjadi viral tanpa verifikasi. Qobuz Raih 1,2 Juta Pengguna menjadi contoh bagaimana informasi faktual dapat tersebar luas, berbeda dengan hoaks yang membutuhkan klarifikasi.

Pengguna disarankan untuk tidak langsung percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Meta AI dan sumber resmi lainnya dapat digunakan untuk memverifikasi kebenaran informasi terkait fitur aplikasi.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan pengguna WhatsApp tidak lagi khawatir atau overthinking tentang arti warna kontak. Informasi yang benar adalah bahwa WhatsApp hanya menggunakan indikator warna untuk menandai pesan dan Status yang belum dibaca, bukan untuk menunjukkan status blokir atau penyimpanan kontak.

Penyebaran hoaks serupa di masa depan dapat dicegah dengan meningkatkan literasi digital masyarakat. Kemampuan untuk membedakan informasi yang benar dan palsu menjadi keterampilan penting di era digital saat ini.

Kesimpulannya, informasi tentang arti warna kontak WhatsApp adalah hoaks yang sudah lama beredar dan kembali viral. Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut.