Sunrun Uji Coba Komputer AI di Rumah Pelanggan Tenaga Surya

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi rumah dengan panel surya yang menjadi tuan rumah node komputasi AI Sunrun
  • Sunrun meluncurkan program percontohan "distributed AI compute" untuk menempatkan node komputasi AI di rumah pelanggan.
  • Pelanggan yang berpartisipasi akan mendapatkan kompensasi finansial.
  • Sunrun akan menjual daya komputasi kepada perusahaan AI.
  • Lebih dari 70% warga AS menentang pembangunan pusat data baru.
  • Program ini merupakan alternatif dari pembangunan pusat data besar.
  • Sunrun memiliki 1,1 juta pelanggan potensial untuk program ini.

JBNews.id — Perusahaan penyimpanan energi surya rumah tangga, Sunrun, meluncurkan program percontohan (pilot) untuk menempatkan unit komputasi kecerdasan buatan (AI) di rumah-rumah pelanggannya. Alih-alih membangun pusat data besar, Sunrun memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada: panel surya dan baterai di rumah pelanggan.

Program bertajuk “distributed AI compute” ini akan menempatkan sejumlah node komputasi di rumah yang sudah dilengkapi sistem tenaga surya dan baterai milik Sunrun. Pelanggan yang berpartisipasi dalam program percontohan ini akan mendapatkan kompensasi. Langkah ini merupakan pendekatan baru untuk mencari sumber daya dan ruang bagi infrastruktur komputasi AI.

Sunrun berencana menjual daya komputasi terdistribusi dari node-node tersebut kepada “pembeli komputasi perusahaan,” seperti perusahaan AI. Inisiatif ini muncul di tengah meningkatnya penolakan terhadap pembangunan pusat data baru di berbagai wilayah di Amerika Serikat.

Sebuah survei yang dirilis pada bulan Mei menunjukkan bahwa lebih dari 70 persen warga Amerika menentang pembangunan pusat data baru di daerah mereka. Kekhawatiran utama meliputi polusi, kebisingan, serta penggunaan air dan listrik yang besar. Daripada memusatkan daya komputasi di satu pusat data besar, program Sunrun akan menyebarkannya dalam unit-unit komputasi yang lebih kecil di seluruh penjuru negeri.

Sunrun menyatakan sebelumnya telah menjalankan “proof of concept” yang sukses untuk program ini. Namun, belum jelas seberapa baik program ini akan berjalan dalam skala yang lebih luas. Ini adalah area yang benar-benar baru bagi Sunrun, yang selama ini fokus pada penyimpanan energi rumah tangga.

Sunrun memiliki 1,1 juta pelanggan yang dapat mendaftar ke daftar tunggu program percontohan jika mereka bersedia menjadi tuan rumah node komputasi. Perusahaan mengatakan pihaknya “berharap dapat menyelesaikan program percontohan dalam beberapa bulan ke depan dan akan menilai hasilnya” sebelum meluncurkan program ini secara lebih luas.

Langkah ini menjadi alternatif menarik di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri pusat data. Ke depan, model komputasi terdistribusi seperti ini bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan komputasi AI yang terus meningkat tanpa harus membangun infrastruktur besar yang kontroversial.

Pendekatan Sunrun ini juga menyoroti bagaimana perusahaan energi dapat beradaptasi dengan era AI. Dengan memanfaatkan jaringan pelanggan yang sudah ada, Sunrun menawarkan solusi yang lebih terdistribusi dan berpotensi lebih efisien.

Model bisnis ini mirip dengan bagaimana perusahaan ride-hailing memanfaatkan aset pribadi (mobil) untuk layanan transportasi. Dalam kasus Sunrun, aset yang digunakan adalah ruang dan daya listrik di rumah pelanggan. Hal ini membuka peluang baru dalam ekosistem komputasi AI.

Ke depannya, jika program ini berhasil, Sunrun bisa menjadi pemain kunci dalam infrastruktur AI. Mereka tidak hanya menyediakan energi bersih, tetapi juga menjadi tuan rumah bagi komputasi AI yang sangat dibutuhkan. Ini adalah contoh nyata bagaimana teknologi dan energi dapat bersinergi dengan cara yang inovatif.

Bagi pelanggan, program ini menawarkan insentif finansial langsung. Mereka mendapat kompensasi hanya dengan mengizinkan node komputasi dipasang di rumah mereka. Ini menjadi nilai tambah dari sistem tenaga surya yang sudah mereka miliki.

Namun, masih ada pertanyaan tentang keamanan dan privasi data. Node komputasi yang ditempatkan di rumah pribadi harus dijamin tidak akan mengganggu atau menimbulkan risiko bagi penghuninya. Sunrun perlu memberikan jaminan yang jelas tentang aspek ini.

Program percontohan ini akan menjadi ujian penting bagi model bisnis komputasi AI terdistribusi. Jika berhasil, bisa menjadi tren baru di industri teknologi. Jika gagal, setidaknya memberikan pelajaran berharga tentang keterbatasan pendekatan ini.

Secara keseluruhan, inisiatif Sunrun menunjukkan bahwa solusi untuk masalah infrastruktur AI bisa datang dari tempat yang tidak terduga. Dengan kreativitas dan inovasi, perusahaan energi pun bisa menjadi bagian penting dari revolusi AI.