Shenlong Lepaskan Objek Misterius di Orbit Bumi

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi roket China meluncur dari pusat peluncuran
  • Shenlong, pesawat luar angkasa rahasia China, melepaskan objek misterius pada 22 Juni 2026.
  • Objek terdeteksi oleh LeoLabs, perusahaan intelijen orbital komersial.
  • Ini adalah misi keempat Shenlong yang diluncurkan pada 6 Februari 2026.
  • Tujuan misi tidak diungkap, sesuai dengan kerahasiaan program antariksa China.
  • Aktivitas pelepasan objek konsisten dengan misi Shenlong sebelumnya.
  • Shenlong diduga memiliki kemampuan manuver mendekati objek lain di orbit.

JBNews.id — Pesawat luar angkasa rahasia milik China, Shenlong, kembali menjadi sorotan. Pada misi keempatnya yang diluncurkan awal tahun ini, wahana ini terpantau melepaskan sebuah objek misterius saat berada di orbit Bumi. Peristiwa ini terdeteksi oleh perusahaan intelijen orbital komersial, LeoLabs, pada 22 Juni 2026.

Menurut laporan dari detikInet, Shenlong diluncurkan pada 6 Februari 2026 menggunakan roket Long March 2F dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di Gurun Gobi. Seperti misi-misi sebelumnya, tujuan spesifik dari penerbangan ini tidak pernah diumumkan secara resmi oleh otoritas China. Kerahasiaan ini justru meningkatkan rasa penasaran publik dan pengamat antariksa global.

Baca Juga:

Deteksi Objek Tak Dikenal

LeoLabs, yang memiliki jaringan radar global, mendeteksi keberadaan objek asing di sekitar Shenlong pada pukul 02:30 UTC, 22 Juni 2026. Dalam pernyataan resminya di platform X, LeoLabs menjelaskan bahwa objek tersebut tidak berkorelasi dengan objek lain mana pun dalam katalog mereka. Objek ini pertama kali diamati oleh radar Tracker mereka yang berlokasi di Selandia Baru.

Setelah melakukan pengamatan tambahan di seluruh jaringan global dan analisis lebih lanjut, LeoLabs mengkatalogkan objek tersebut. Mereka menilai dengan keyakinan tinggi bahwa objek itu sengaja dilepaskan dari pesawat luar angkasa China. “Aktivitas ini konsisten dengan penyebaran subsatelit yang dilakukan pesawat luar angkasa tersebut pada misi sebelumnya,” tulis LeoLabs, mengindikasikan adanya pola yang berulang.

Rahasia Sang Naga Suci

Shenlong, yang berarti “Naga Suci”, adalah pesawat antariksa yang dapat digunakan kembali (reusable). Desainnya diyakini mirip dengan X-37B milik Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat atau pesawat ulang-alik NASA. Namun, spesifikasi pastinya sangat sulit didapatkan karena program luar angkasa China yang sangat rahasia. Sangat sedikit gambar Shenlong yang beredar di publik, dan sebagian besar dokumentasi hanya berasal dari teleskop darat.

Ini bukan pertama kalinya Shenlong terlihat melepas objek di orbit. Pada Juni 2024, pengamat menduga bahwa wahana ini melepas subsatelit atau membuang perangkat keras yang tidak diperlukan saat mendekati akhir misinya. Enam bulan sebelumnya, ia diyakini melepas enam objek sekaligus, meskipun akhirnya dipastikan itu hanyalah puing sisa peluncuran.

Kemampuan Manuver dan Potensi Militer

Pada misi-misi sebelumnya, Shenlong juga diduga melakukan operasi pertemuan dan jarak dekat (rendezvous and proximity operations). Menurut laporan SpaceNews, ini berarti pesawat tersebut menguji kemampuan untuk bermanuver mendekati objek lain di luar angkasa. Meskipun operasi ini dapat dilakukan untuk tujuan damai seperti memperbaiki satelit atau mengisi bahan bakar, ada kekhawatiran di kalangan pengamat.

Negara adidaya antariksa seperti China dan Rusia dikhawatirkan mengembangkan kemampuan ini untuk keperluan militer, seperti merusak satelit musuh jika konflik bersenjata merambah ke luar angkasa. Kemampuan manuver yang dimiliki Shenlong menjadi topik hangat di kalangan analis pertahanan global.

Bagi pengamat dan industri antariksa, aktivitas Shenlong ini memberikan gambaran tentang kemampuan teknologi orbital China yang terus berkembang. Ini juga menjadi pengingat akan meningkatnya potensi risiko di orbit Bumi, terutama terkait dengan konektivitas global dan keamanan aset antariksa.

Misteri di balik objek yang dilepaskan Shenlong masih belum terpecahkan. Apakah itu subsatelit untuk pengintaian, bagian dari eksperimen teknologi, atau sekadar puing, belum ada konfirmasi resmi dari China. Yang jelas, aktivitas ini menunjukkan bahwa kompetisi di luar angkasa semakin intensif dan penuh teka-teki.