Pre-Order Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8 Membludak di India

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Fold8 generasi terbaru Samsung
  • Pre-order Galaxy Z Fold8 series tembus 271.000 unit dalam 72 jam di India
  • 45% pre-order berasal dari kota tier 2, menunjukkan perluasan pasar layar lipat
  • Permintaan Galaxy Z Fold8 tiga kali lipat dibanding Galaxy Z Fold7
  • Samsung kewalahan di Korea Selatan, pengiriman mundur hingga 28 Agustus
  • Stok pre-order Galaxy Z Fold8 langka untuk semua varian memori dan warna
  • Galaxy Z Flip8 pengiriman mundur ke 11 atau 18 Agustus tergantung warna
  • Samsung optimistis menyamai angka pre-order Galaxy S26

JBNews.id — Smartphone layar lipat generasi ke-8 Samsung, yaitu Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8, memecahkan rekor pre-order. Perangkat baru ini mencatatkan lebih dari 271.000 pre-order hanya dalam waktu 72 jam setelah diluncurkan pada 22 Juli di India.

Angka tersebut menjadi sinyal kuat adopsi teknologi layar lipat secara luas. Tahun lalu, Samsung India butuh waktu 15 hari untuk mencapai angka pre-order yang serupa pada Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7. Kini, pencapaian itu diraih hanya dalam tiga hari.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar. Menurut Samsung, 45% pre-order berasal dari kota-kota tier 2 dan wilayah lain di India. Ini menunjukkan meningkatnya permintaan HP layar lipat di wilayah-wilayah tersebut, tak hanya di kota besar.

Kutipan Resmi Samsung

“Dengan 45% pre-order berasal dari kota-kota tier 2 dan wilayah lainnya, kami melihat bangkitnya pasar pertumbuhan yang sangat menjanjikan dengan potensi besar,” ujar JB Park, President and CEO, Samsung Southwest Asia.

Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra

Melihat kesuksesan ini, Samsung optimistis dapat menyamai angka pre-order yang diraih lini Galaxy S26 yang diluncurkan awal tahun ini. Pencapaian ini menjadi tolok ukur baru bagi permintaan perangkat layar lipat di pasar global.

Permintaan Melonjak di Korea Selatan

Hal serupa juga terjadi di Korea Selatan. Permintaan terhadap lini perangkat ini di negara asal Samsung tersebut terbukti sangat kuat hingga perusahaan kewalahan memenuhi permintaan pasar.

Menurut Business Post yang dikutip detikINET, stok pre-order Galaxy Z Fold8 saat ini mengalami kelangkaan untuk semua varian memori maupun pilihan warna di Korsel. Akibatnya, konsumen yang melakukan pre-order mulai saat ini diperkirakan baru akan menerima perangkat mulai 28 Agustus, jauh mundur dari jadwal pengiriman awal yang dijanjikan 7 Agustus.

Galaxy Z Fold8

Kondisi serupa juga terjadi pada Galaxy Z Fold8 Ultra dan Galaxy Z Flip8. Raksasa teknologi tersebut diperkirakan baru mulai mengirimkan varian 1TB dari Galaxy Z Fold8 Ultra pada 28 Agustus, sementara pengiriman Galaxy Z Flip8 mundur ke pertengahan Agustus (11 Agustus atau 18 Agustus), bergantung pada pilihan warna.

Jaringan ritel offline Samsung juga mengalami penumpukan antrean pre-order, dengan estimasi waktu pemenuhan pesanan mundur hingga pertengahan September. Seorang perwakilan Samsung menyatakan keterlambatan pengiriman ini terjadi akibat permintaan melampaui ekspektasi.

Permintaan Tiga Kali Lipat

Samsung awalnya dilaporkan telah menyiapkan stok pre-order sekitar 40% lebih banyak untuk Galaxy Z Fold8 dibandingkan Galaxy Z Fold8 Ultra. Meski demikian, permintaan tetap melonjak jauh melampaui perkiraan.

Dilaporkan bahwa jumlah pre-order untuk Galaxy Z Fold8 diperkirakan tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan Galaxy Z Fold7, dan mencapai sekitar 80% dari total volume pre-order yang dicatatkan Galaxy S26.

Fenomena ini sejalan dengan tren industri yang menunjukkan meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat premium. Sebelumnya, pre-order GTA VI juga mencatat rekor sebagai game termahal dalam sejarah. Sementara itu, penipuan pre-order menjadi perhatian serius di tengah tingginya antusiasme konsumen.

Bagi konsumen Indonesia yang menantikan kehadiran Galaxy Z Fold8 series, lonjakan permintaan global ini bisa menjadi indikasi bahwa stok awal di pasar domestik juga akan cepat habis. Perbandingan pre-order di berbagai platform menunjukkan bagaimana antusiasme konsumen dapat melampaui ekspektasi produsen.

Dengan permintaan yang melonjak di India dan Korea Selatan, Samsung menghadapi tantangan untuk memenuhi kebutuhan pasar global. Keterlambatan pengiriman hingga tiga minggu di pasar Korea Selatan menjadi pelajaran penting bagi konsumen yang berniat melakukan pre-order di pasar lain.

Data 271.000 pre-order dalam 72 jam ini menjadi bukti bahwa era smartphone layar lipat telah tiba. Samsung optimistis tren ini akan terus berlanjut, terutama dengan kontribusi signifikan dari kota-kota tier 2 yang sebelumnya kurang menjadi fokus pasar.

Bagi pengamat industri, pencapaian ini menunjukkan bahwa strategi Samsung dalam mengembangkan ekosistem layar lipat mulai membuahkan hasil. Kombinasi inovasi desain, peningkatan daya tahan, dan harga yang semakin kompetitif menjadi faktor pendorong utama.

Ke depan, kemampuan Samsung dalam mengelola rantai pasokan akan menjadi kunci untuk mempertahankan momentum ini. Jika permintaan global terus melampaui ekspektasi seperti yang terjadi saat ini, Samsung perlu mempertimbangkan penambahan kapasitas produksi untuk varian-varian dengan permintaan tertinggi.

[CONTENT_END]