Pengapalan PC Turun Pertama Kali dalam 2 Tahun Akibat Krisis RAM

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi laptop yang terdampak krisis RAM global
  • Pengapalan PC global turun hampir 5% menjadi 68,2 juta unit di Q2 2026
  • Penurunan pertama dalam dua tahun akibat krisis RAM global
  • Pendapatan produsen naik meski pengiriman turun karena kenaikan harga
  • IDC perkirakan krisis baru berakhir pada 2028
  • Apple satu-satunya vendor yang tumbuh dengan MacBook Neo
  • Apple apalkan 600.000 lebih banyak Mac, pangsa pasar naik dari 8,5% ke 10%
  • Harga MacBook Neo naik dari USD 600 menjadi USD 700

JBNews.id — Pengapalan PC global mencatat penurunan pertama dalam dua tahun terakhir. Krisis memori global yang belum mereda menjadi penyebab utama penurunan ini.

Menurut laporan International Data Corporation (IDC), pengiriman PC pada kuartal kedua 2026 turun hampir 5% menjadi 68,2 juta unit. Angka ini memutus tren pertumbuhan yang bertahan selama sembilan kuartal berturut-turut. Penurunan mulai terjadi pada akhir 2025, ketika kenaikan harga memori berubah menjadi krisis akibat produsen lebih memprioritaskan produksi chip untuk infrastruktur AI.

IDC memperkirakan krisis ini baru akan berakhir pada tahun 2028. Dampaknya sudah terasa di seluruh rantai pasok, dari produsen hingga konsumen akhir.

Pendapatan Naik Meski Pengiriman Turun

Data IDC menunjukkan anomali menarik. Meskipun pengiriman PC menurun, pendapatan produsen justru meningkat. Hal ini terjadi karena vendor menaikkan harga lebih cepat dibandingkan penurunan permintaan.

“Kisah sebenarnya di sini adalah kesenjangan antara unit dan dolar: pengiriman menurun tapi pendapatan meningkat,” kata peneliti IDC Jitesh Ubrani, dikutip dari Engadget, Jumat (10/7/2026).

“Para produsen bersiap menghadapi kenaikan harga lebih lanjut hingga tahun 2027,” sambungnya.

Kondisi ini berdampak langsung pada harga perangkat. Konsumen kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan PC baru. Fenomena serupa juga terjadi di sektor ponsel, di mana ponsel murah mulai menghilang dari pasaran akibat krisis komponen yang sama.

Proyeksi Penurunan Lebih Tajam

Ubrani memperingatkan penurunan permintaan bisa lebih tajam menjelang akhir tahun. Persediaan perangkat yang ada makin menipis, sementara konsumen dihadapkan pada kenaikan harga yang lebih tinggi.

Ia menambahkan kondisi ini dapat menghambat siklus upgrade. Konsumen yang biasanya mengganti PC setiap 3-4 tahun kemungkinan akan menunda pembelian.

Apple Satu-satunya Vendor yang Tumbuh

Dari lima vendor PC teratas, hanya satu yang mencatat pertumbuhan: Apple. Pertumbuhan ini berbarengan dengan peluncuran MacBook Neo yang harganya lebih terjangkau.

Apple mengapalkan 600.000 lebih banyak Mac pada kuartal ini dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Kenaikan ini mendongkrak pangsa pasar Apple dari 8,5% menjadi hampir 10%.

Meskipun demikian, Apple tidak kebal terhadap kenaikan harga RAM. Perusahaan baru-baru ini menaikkan harga MacBook Neo dari USD 600 menjadi USD 700. Produk yang lebih premium mengalami kenaikan lebih besar.

Grafik berikut menunjukkan pangsa pasar PC global pada Q2 2026:

Pangsa pasar PC global Q2 2026

Dampak Krisis RAM bagi Konsumen

Krisis RAM global telah mengubah lanskap pasar perangkat elektronik. Harga PC dan laptop terus merangkak naik, sementara pilihan produk di segmen entry-level semakin terbatas.

Konsumen yang ingin upgrade perangkat harus bersiap dengan harga lebih tinggi. Sementara itu, produsen terus berupaya menyesuaikan strategi harga di tengah ketidakpastian pasokan komponen.

IDC memperkirakan tekanan harga akan berlangsung setidaknya hingga 2028. Ini berarti konsumen mungkin perlu menunda pembelian atau beralih ke produk bekas untuk menghemat biaya.

Bagi pelaku industri, situasi ini mendorong efisiensi dan inovasi di tengah keterbatasan pasokan. Beberapa produsen mulai mencari alternatif sumber memori atau mengoptimalkan penggunaan komponen yang ada.

Di sisi lain, pertumbuhan Apple menunjukkan bahwa strategi harga yang tepat dan inovasi produk tetap bisa mendorong penjualan meskipun pasar sedang lesu. MacBook Neo yang lebih terjangkau menjadi bukti bahwa konsumen tetap merespons positif produk dengan nilai tambah jelas.

Krisis RAM global telah menjadi ujian bagi seluruh ekosistem PC. Produsen, distributor, dan konsumen sama-sama merasakan dampaknya. Yang jelas, harga perangkat elektronik diperkirakan akan terus naik dalam waktu dekat, dan semua pihak harus bersiap menghadapi realitas baru ini.