Panasonic Produksi AC Floor Standing PB5 di RI, TKDN Tembus 41,25%

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
AC Floor Standing Panasonic PB5 Series dengan refrigeran R32 produksi lokal Indonesia
  • Panasonic mulai produksi AC Floor Standing PB5 Series di pabrik PMI Indonesia sejak Juli 2026
  • TKDN dan BMP mencapai 41,25%, mendukung penggunaan produk dalam negeri
  • Tersedia 4 varian: 2 PK, 3 PK satu phase, 3 PK tiga phase, dan 5 PK tiga phase
  • Menggunakan refrigeran R32 dengan GWP 67% lebih rendah dibanding R410a
  • Fitur Auto Swing Left-to-Right dengan jangkauan udara hingga 11 meter
  • Pipa AC dapat dipasang hingga panjang 50 meter, beda ketinggian 20 meter
  • Harga dan jadwal pemasaran belum diumumkan Panasonic

**JBNews.id —** Panasonic resmi memproduksi AC Commercial Air Conditioner (CAC) Floor Standing PB5 Series di Indonesia. Produksi lokal perangkat pendingin ruangan ini telah dimulai di pabrik PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI) sejak Juli 2026, dengan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 41,25%.

Total nilai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) yang mencapai 41,25% tersebut menjadi bukti komitmen Panasonic dalam mendukung penggunaan produk dalam negeri. Langkah ini juga dinilai strategis, terutama dalam konteks pengadaan barang dan jasa pemerintah yang semakin mengutamakan produk lokal.

Keputusan Panasonic untuk memproduksi AC Floor Standing PB5 Series secara lokal di Indonesia merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat kontribusinya terhadap ekonomi dan industri manufaktur nasional. Produksi di dalam negeri ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk AC komersial buatan Indonesia di pasar domestik maupun regional.

Pernyataan Resmi Manajemen Panasonic

“Kami sangat bangga bisa memproduksi AC Floor Standing PB5 Series langsung di pabrik PMI. Langkah ini bukan sekadar untuk memenuhi regulasi, melainkan bukti nyata kontribusi berkelanjutan Panasonic dalam memperkuat ekonomi dan industri manufaktur nasional,” kata Direktur PT Panasonic Gobel Indonesia Arif Gobel dalam keterangan resminya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa produksi lokal ini bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi TKDN, tetapi merupakan strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem manufaktur yang kuat di Indonesia. Panasonic melihat Indonesia sebagai basis produksi yang potensial untuk produk-produk berkualitas tinggi.

Komitmen Panasonic terhadap industri manufaktur nasional ini sejalan dengan tren perusahaan teknologi global yang semakin memperkuat basis produksi mereka di Indonesia. Hal serupa juga terlihat di sektor lain, seperti yang diberitakan dalam Rekor Penjualan Samsung, di mana produsen global semakin serius menanamkan investasi produksi di Tanah Air.

Empat Varian dengan Refrigeran R32

Panasonic Floor Standing PB5 Series tersedia dalam empat varian yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan ruang komersial, perkantoran, hingga fasilitas publik. Seluruh varian menggunakan refrigeran R32 yang diklaim lebih ramah lingkungan dibandingkan pendahulunya.

Refrigeran R32 memiliki potensi pemanasan global atau Global Warming Potential (GWP) hingga 67% lebih rendah dibandingkan R410a. Penggunaan refrigeran ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus ingin menghemat biaya operasional jangka panjang.

Berikut empat model Panasonic Floor Standing PB5 Series yang diproduksi di Indonesia:

  • S/U-19PB5H5P: 2 PK, satu phase
  • S/U-28PB5H5P: 3 PK, satu phase
  • S/U-28PB5H8P: 3 PK, tiga phase
  • S/U-45PB5H8P: 5 PK, tiga phase

Fitur Unggulan untuk Ruang Komersial

AC Floor Standing PB5 Series dirancang khusus untuk penggunaan di ruang komersial, perkantoran, hingga fasilitas publik. Fitur Auto Swing Left-to-Right memungkinkan udara disebarkan secara merata dengan jangkauan embusan hingga 11 meter, menjadikannya solusi ideal untuk ruangan berukuran besar.

PB5 Series juga dibekali Auto Restart Control dan timer hingga 12 jam untuk memudahkan pengaturan operasional. Untuk memudahkan pemasangan di ruangan berukuran besar, pipa AC dapat dipasang dengan panjang maksimal 50 meter dan perbedaan ketinggian mencapai 20 meter.

“Inovasi hijau R32 yang dipadukan dengan jangkauan embusan udara yang luas pada PB5 Series adalah jawaban tepat untuk efisiensi operasional,” ujar General Manager Product Marketing AC PT Panasonic Gobel Indonesia Hot Asi Eben Ezer Nababan.

AC Floor Standing Panasonic

Spesifikasi teknis yang mumpuni ini menjadikan PB5 Series sebagai pilihan menarik bagi pengelola gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hotel, atau fasilitas publik yang membutuhkan solusi pendinginan andal dengan biaya operasional efisien.

Implikasi bagi Industri dan Konsumen

Produksi lokal AC Floor Standing PB5 Series ini memiliki implikasi signifikan bagi industri manufaktur dalam negeri. Dengan TKDN mencapai 41,25%, produk ini tidak hanya memenuhi regulasi pemerintah tetapi juga berpotensi menjadi pilihan utama dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Bagi pelaku bisnis dan pengelola fasilitas, kehadiran AC produksi lokal ini menawarkan alternatif produk berkualitas internasional dengan dukungan layanan purna jual yang lebih mudah dijangkau. Penggunaan refrigeran R32 juga memberikan efisiensi energi yang lebih baik dalam jangka panjang.

Namun, Panasonic belum mengungkapkan harga dan jadwal pemasaran masing-masing varian AC Floor Standing PB5 Series tersebut. Kepastian harga akan menjadi faktor penentu bagi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian, mengingat persaingan di segmen AC komersial cukup ketat.

Tren produksi lokal di sektor manufaktur teknologi juga terjadi di berbagai lini produk. Fenomena serupa dapat disaksikan pada Pencurian Kargo Tesla yang menunjukkan betapa pentingnya rantai pasok dan produksi yang aman, serta Insiden Kebocoran Claude yang menggarisbawahi risiko keamanan dalam infrastruktur produksi modern.

Langkah Panasonic memproduksi AC Floor Standing PB5 Series di Indonesia dengan TKDN 41,25% menunjukkan arah positif industri manufaktur nasional. Ke depan, keberhasilan produk ini di pasar akan menjadi indikator seberapa besar daya saing produk AC lokal di tengah dominasi merek global.