OpenAI Luncurkan ChatGPT Work, AI untuk Tugas Kompleks

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi antarmuka ChatGPT Work yang menunjukkan panel tugas multi-tahap dengan ikon aplikasi terintegrasi
  • OpenAI resmi meluncurkan ChatGPT Work, agen AI untuk tugas kompleks multi-tahap
  • Ditenagai GPT-5.6 dengan kemampuan penalaran lebih baik
  • Terintegrasi dengan Slack, Google Drive, Microsoft Teams, dan aplikasi kerja lainnya
  • Fitur Sites memungkinkan hasil kerja diubah menjadi website interaktif
  • Fitur Scheduled Task untuk otomatisasi pekerjaan terjadwal
  • Tersedia untuk pelanggan Pro, Enterprise, dan Edu
  • Codex terintegrasi langsung ke aplikasi desktop ChatGPT

JBNews.id — OpenAI resmi meluncurkan ChatGPT Work, agen AI baru yang dirancang untuk menangani pekerjaan kompleks multi-tahap secara mandiri. Berbeda dengan versi standar, agen ini mampu mengerjakan proyek berjam-jam dengan tetap melibatkan pengguna dalam pengambilan keputusan.

Peluncuran ini diumumkan pada Sabtu, 11 Juli 2026. ChatGPT Work ditenagai model GPT-5.6 dan terintegrasi dengan Chat, Work, serta Codex di aplikasi ChatGPT versi web, desktop, dan mobile. OpenAI menyatakan agen ini dapat memanfaatkan file, aplikasi, hingga sumber informasi yang dipilih pengguna untuk menghasilkan dokumen, laporan, presentasi, analisis, kode, hingga aplikasi web.

Kemampuan ini hadir di tengah dinamika internal perusahaan. Sebelumnya, restrukturisasi tim keamanan terjadi setelah sejumlah eksekutif kunci hengkang. Langkah ini menunjukkan fokus OpenAI pada pengembangan produk yang lebih agresif.

Apa itu ChatGPT Work?

ChatGPT Work merupakan agen AI yang dirancang untuk menangani pekerjaan multi-tahap. Pengguna cukup menjelaskan tujuan yang ingin dicapai, lalu ChatGPT Work akan memecah tugas menjadi beberapa langkah, mengumpulkan informasi yang dibutuhkan, dan menyelesaikannya secara mandiri.

Meski demikian, pengguna tetap memegang kendali penuh. Mereka bisa memantau progres, mengubah instruksi, menjawab pertanyaan dari AI, hingga memberikan persetujuan sebelum tindakan penting dijalankan. OpenAI menyebut kemampuan ini cocok untuk berbagai kebutuhan, seperti:

  • Analisis anggaran dan laporan
  • Menyusun brief kampanye pemasaran
  • Menyiapkan materi rapat
  • Riset pelanggan
  • Membuat presentasi
  • Menulis kode dan aplikasi web

Keunggulan ChatGPT Work

Salah satu keunggulan utama ChatGPT Work adalah kemampuannya terhubung dengan berbagai aplikasi kerja yang sudah digunakan perusahaan. Melalui plugin, pengguna dapat menghubungkan ChatGPT Work ke Slack, Microsoft Teams, Google Drive, SharePoint, email, kalender, CRM, project tracker, hingga sistem internal perusahaan.

Pengguna cukup mengetik simbol @ diikuti nama aplikasi untuk memberikan konteks kepada ChatGPT Work. Dengan akses tersebut, ChatGPT Work bisa menyusun laporan berdasarkan dokumen yang tersimpan, merangkum percakapan tim, hingga mencari informasi terbaru dari berbagai sumber yang diizinkan pengguna.

OpenAI juga memperkenalkan fitur Sites dalam versi beta. Lewat fitur ini, pengguna dapat mengubah hasil kerja menjadi situs web interaktif atau aplikasi web yang dapat dibagikan melalui tautan (URL).

Selain itu, tersedia fitur Scheduled Task yang memungkinkan ChatGPT Work menjalankan pekerjaan secara otomatis sesuai jadwal atau ketika kondisi tertentu terpenuhi. Contohnya, AI dapat:

  • Merangkum pembaruan Slack setiap minggu
  • Memeriksa dashboard setiap pagi
  • Memantau umpan balik pelanggan
  • Memperbarui presentasi ketika ada email baru
  • Menyusun agenda rapat secara otomatis

Meski otomatis, OpenAI menegaskan pengguna tetap menentukan data apa yang boleh diakses AI dan kapan persetujuan diperlukan sebelum suatu tindakan dilakukan.

Didukung GPT-5.6 dan Codex

Bersamaan dengan peluncuran ChatGPT Work, OpenAI juga memperkenalkan GPT-5.6. Model AI terbaru ini diklaim memiliki kemampuan penalaran lebih baik untuk tugas kompleks, mampu mengikuti template yang diberikan pengguna, serta menghasilkan output berdasarkan materi referensi yang disediakan. Perlu dicatat, sebelumnya OpenAI sempat menunda rilis GPT-5.6 atas permintaan Gedung Putih.

Sementara itu, Codex kini terintegrasi langsung ke aplikasi desktop ChatGPT. OpenAI menambahkan sejumlah kemampuan baru, seperti inline diff editing, review pull request melalui side panel, computer use yang lebih cepat berkat GPT-5.6, serta dukungan untuk mengelola banyak repositori dalam satu proyek.

Ketersediaan ChatGPT Work

ChatGPT Work mulai tersedia di web dan mobile untuk pelanggan ChatGPT Pro, Enterprise, dan Edu. Pengguna ChatGPT Plus dan Business dijadwalkan mendapatkan akses dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, aplikasi desktop ChatGPT terbaru untuk Mac dan Windows sudah tersedia secara global dan memungkinkan pengguna mengakses Chat, Work, maupun Codex, termasuk bagi pengguna paket Free.

Bagi profesional yang mengandalkan AI untuk produktivitas, kehadiran ChatGPT Work menjadi lompatan signifikan. Agen ini tidak sekadar menjawab pertanyaan, tetapi mampu menjalankan alur kerja kompleks yang sebelumnya membutuhkan intervensi manual berulang. Integrasi dengan ekosistem aplikasi kerja seperti Slack dan Google Drive juga memperkuat posisinya sebagai asisten digital yang siap pakai di lingkungan korporat.

ChatGPT Work