Meta Aktifkan AI Mode di Facebook, Postingan Publik Jadi Data Latih

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Tampilan antarmuka AI Mode di Facebook yang menunjukkan hasil pencarian dari postingan publik
  • Meta resmi meluncurkan AI Mode di Facebook yang menggunakan postingan publik sebagai sumber data
  • Fitur ini memberikan jawaban AI berdasarkan konten publik di Facebook, Instagram, dan Threads
  • Model AI Muse Spark akan membuka fitur baru yang mengutip rekomendasi dan konten pengguna
  • Pengguna dapat mengajukan pertanyaan lanjutan sebagai respons terhadap hasil AI
  • Langkah ini mirip dengan Google yang menggunakan data Reddit untuk AI overviews
  • Implikasi privasi signifikan: postingan publik pengguna menjadi data latih AI Meta

JBNews.id, JAKARTA — Meta resmi meluncurkan AI Mode di Facebook, fitur pencarian bertenaga kecerdasan buatan yang mengambil data dari konten publik yang dibagikan pengguna di seluruh platform Meta. Fitur ini mulai diaktifkan pada hari ini, menandai langkah baru dalam integrasi AI generatif di media sosial.

Alih-alih menampilkan “hanya tautan” seperti hasil pencarian konvensional, AI Mode memberikan jawaban yang dihasilkan AI berdasarkan postingan publik di ekosistem Meta. Pengguna akan melihat opsi “AI Mode” berdampingan dengan mode pencarian biasa seperti “People” dan “Marketplace” saat mencari di Facebook.

Fitur ini merupakan salah satu dari beberapa inovasi AI yang diperkenalkan Meta secara bersamaan. Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg itu juga meluncurkan preset foto yang dapat menukar seragam olahraga pada penggemar dan saran template kolase. Semua fitur tersebut dirancang untuk memperdalam keterlibatan pengguna di platform.

Meta menyatakan bahwa AI Mode “menggunakan Meta AI untuk memberikan Anda jawaban yang didasarkan pada apa yang dibicarakan orang secara publik di aplikasi kami.” Model AI yang mendukung fitur ini, Muse Spark, disebut akan “seiring waktu membuka fitur baru yang mengutip rekomendasi dan konten yang dibagikan orang di Instagram, Facebook, dan Threads.”

Cara Kerja dan Implikasi AI Mode

Dalam praktiknya, AI Mode akan merangkum opini publik dari postingan yang bersifat publik di platform Meta untuk menjawab pertanyaan pengguna. Misalnya, saat seseorang mencari rekomendasi restoran atau ulasan produk, AI Mode dapat menyajikan ringkasan dari berbagai pendapat yang dibagikan di Facebook, Instagram, atau Threads.

Pendekatan ini mirip dengan yang dilakukan Google, yang telah menarik informasi dari thread Reddit untuk hasil pencarian dan AI overviews-nya. Namun, perbedaannya terletak pada sumber data yang eksklusif dari ekosistem Meta sendiri, bukan dari web secara keseluruhan.

Pengguna juga dapat mengajukan pertanyaan lanjutan kepada AI Meta sebagai respons terhadap hasil pencarian yang dihasilkan. Ini menciptakan pengalaman percakapan yang lebih interaktif dibandingkan pencarian statis tradisional.

Konsekuensi dari fitur ini cukup signifikan: postingan publik di Facebook, Instagram, dan Threads kini menjadi bahan baku untuk melatih dan menginformasikan hasil AI. Pengguna yang tidak ingin kontennya digunakan untuk tujuan ini perlu memeriksa pengaturan privasi akun mereka.

Dampak bagi Pengguna dan Privasi Data

Peluncuran AI Mode ini memunculkan pertanyaan baru tentang privasi data di era AI generatif. Seperti halnya Pengadilan Jerman Vonis Google yang bertanggung jawab atas ringkasan AI, Meta kini menghadapi potensi tantangan serupa terkait konten yang dihasilkan dari data publik.

Bagi pengguna biasa, implikasinya jelas: setiap postingan publik yang Anda buat di Facebook, Instagram, atau Threads berpotensi digunakan sebagai data latih untuk AI Meta. Ini bukan sekadar soal visibilitas, melainkan kontribusi langsung terhadap model AI yang akan memengaruhi miliaran pengguna lainnya.

Meta belum mengungkapkan secara detail bagaimana pengguna dapat memilih keluar (opt-out) dari penggunaan data mereka untuk fitur ini. Perusahaan hanya menyatakan bahwa AI Mode “didasarkan pada apa yang dibagikan orang secara publik,” yang berarti postingan dengan pengaturan privasi “Hanya Teman” atau “Hanya Saya” seharusnya tidak terpengaruh.

Perbandingan dengan Kompetitor

Langkah Meta ini menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Google dan perusahaan AI lainnya yang telah lebih dulu mengintegrasikan konten pengguna ke dalam hasil pencarian AI. Google, misalnya, telah menggunakan data dari Reddit untuk memperkaya AI overviews-nya, sebuah praktik yang menuai kontroversi di kalangan pengguna Reddit sendiri.

Meta memiliki keunggulan unik: akses ke miliaran postingan publik dari tiga platform besar — Facebook, Instagram, dan Threads. Dengan Muse Spark yang dirancang untuk “membuka fitur baru yang mengutip rekomendasi dan konten,” Meta berpotensi menciptakan mesin rekomendasi yang sangat personal dan kontekstual.

Namun, keunggulan ini juga menjadi titik rawan. Semakin banyak data publik yang digunakan, semakin besar risiko penyalahgunaan atau kesalahan dalam hasil AI. Kasus ASN Pandeglang Rugi Rp200 Juta akibat modus penipuan di Facebook menunjukkan bahwa platform ini tetap menjadi sasaran empuk bagi pihak yang tidak bertanggung jawab.

Masa Depan AI di Platform Meta

Peluncuran AI Mode hari ini hanyalah awal dari ambisi AI Meta yang lebih besar. Perusahaan telah mengindikasikan bahwa Muse Spark akan terus berkembang, memungkinkan fitur-fitur yang lebih canggih di masa depan. Integrasi lintas platform — dari Facebook, Instagram, hingga Threads — menciptakan ekosistem data yang sangat kaya untuk melatih model AI.

Bagi pengguna di Indonesia, di mana Facebook dan Instagram masih menjadi platform media sosial dominan, dampak fitur ini akan terasa langsung. Postingan publik dalam bahasa Indonesia, termasuk dialek lokal dan istilah gaul, akan menjadi bagian dari data yang digunakan AI Mode untuk menjawab pertanyaan.

Sementara itu, Meta juga tengah menjajaki teknologi lain seperti lisensi software pengenalan wajah dari perusahaan militer, menandai diversifikasi investasi AI perusahaan di luar ranah media sosial murni.

Bagi pengguna yang khawatir dengan privasi, langkah paling bijak adalah meninjau ulang pengaturan privasi akun dan memastikan hanya konten yang memang ingin dibagikan secara publik yang tetap terbuka. Di tengah larangan media sosial untuk anak di bawah 16 tahun di Inggris, isu perlindungan data pengguna semakin menjadi perhatian global.

AI Mode di Facebook adalah tonggak baru dalam evolusi pencarian berbasis AI. Namun, seperti semua inovasi yang bergantung pada data pengguna, keseimbangan antara kenyamanan dan privasi akan menjadi tantangan utama yang harus dihadapi Meta ke depannya.