JBNews.id ā Hyundai resmi memperkenalkan mobil listrik bergaya fastback Ioniq V di ajang Beijing Auto Show 2026 dengan mengusung baterai LFP berkapasitas hingga 66,8 kWh yang mampu menempuh jarak 620 kilometer berdasarkan standar CLTC. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pabrikan asal Korea Selatan tersebut untuk memperkuat kembali posisinya di pasar China yang semakin kompetitif.
Berdasarkan laporan Carnewschina pada Senin (15/6) waktu setempat, model yang dikembangkan melalui perusahaan patungan Beijing Hyundai ini memiliki panjang hampir lima meter. Ioniq V dibekali teknologi layar berukuran 27 inci dan motor listrik bertenaga 168 kW atau setara 225 hp pada varian tertingginya.
Data dari China EV DataTracker menunjukkan bahwa Hyundai mencatat penjualan 6.500 unit kendaraan di China pada Mei 2026. Angka tersebut turun 8,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peluncuran Ioniq V diharapkan dapat membalikkan tren penurunan tersebut.
Dua Varian Baterai dan Motor Listrik
Menurut daftar terbaru kendaraan yang mendapatkan insentif pengurangan pajak pembelian dari Kementerian Industri dan Teknologi Informasi (MIIT) China, Hyundai Ioniq V tersedia dalam dua varian utama. Varian standar menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 53,5 kWh yang dipasok oleh CATL. Baterai tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 140 kW atau setara 188 hp.
Kombinasi itu memungkinkan kendaraan menempuh jarak antara 520 hingga 540 kilometer berdasarkan standar CLTC, tergantung konfigurasi yang digunakan. Baterai pada varian dasar memiliki bobot 395 kilogram, sementara bobot kosong kendaraan berada pada rentang 1.707 hingga 1.737 kilogram.
Untuk varian jarak jauh (long-range), Hyundai membekali Ioniq V dengan baterai LFP berkapasitas 66,8 kWh yang juga diproduksi oleh CATL. Paket baterai tersebut dipadukan dengan motor listrik bertenaga 168 kW atau sekitar 225 hp. Dengan konfigurasi tersebut, Hyundai Ioniq V mampu menempuh jarak antara 620 hingga 650 kilometer dalam siklus pengujian CLTC. Bobot baterainya mencapai 465 kilogram, sedangkan bobot kosong kendaraan berkisar antara 1.782 hingga 1.808 kilogram.
Dimensi dan Desain Eksterior
Secara dimensi, Hyundai Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, dan jarak sumbu roda 2.900 mm. Ukuran tersebut menempatkannya di segmen mid-size yang kompetitif di pasar China.
Desain eksteriornya mengusung siluet aerodinamis dengan kap mesin yang menyatu secara visual dengan kaca depan, menciptakan tampilan yang lebih modern dan futuristis. Fitur eksterior lainnya meliputi gagang pintu semi-tersembunyi serta lampu depan model terpisah (split headlamp).
Teknologi Kabin dan Sistem Pengisian Daya
Di dalam kabin, Hyundai menyematkan layar ganda berukuran 27 inci yang menjadi pusat informasi dan hiburan kendaraan. Teknologi ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi konsumen yang mencari pengalaman berkendara modern dan terhubung.
Ioniq V juga dibekali sistem bantuan mengemudi canggih yang dikembangkan bersama Momenta serta arsitektur kelistrikan 800 volt. Arsitektur ini mendukung pengisian daya lebih cepat dan efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan sistem 400 volt konvensional.
Sebelum debut resminya, Ioniq V telah beberapa kali tertangkap kamera saat menjalani pengujian di jalan raya China. Hal ini menunjukkan bahwa Hyundai telah melakukan persiapan matang sebelum peluncuran resmi.
Rencana Varian EREV
Hyundai juga dikabarkan akan menghadirkan versi EREV (Extended Range Electric Vehicle) untuk Ioniq V pada tahap berikutnya. Varian ini akan menawarkan jangkauan yang lebih luas dengan menggabungkan motor listrik dan mesin pembakaran internal sebagai generator.
Langkah ini sejalan dengan tren pasar China yang menunjukkan peningkatan permintaan terhadap kendaraan listrik dengan jangkauan diperpanjang. Konsumen di China semakin menginginkan fleksibilitas tanpa mengorbankan manfaat kendaraan listrik murni.
Dengan peluncuran Ioniq V, Hyundai menunjukkan komitmennya untuk bersaing di segmen kendaraan listrik China yang sangat ketat. Baterai LFP dari CATL memberikan keseimbangan antara biaya produksi dan performa, sementara jarak tempuh hingga 620 km menjadi nilai jual utama.
Baca Juga:
Bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan Fitur Terbaru dan teknologi canggih, Ioniq V menawarkan paket yang menarik. Sementara itu, bagi yang tertarik dengan tren kendaraan listrik secara lebih luas, perkembangan ini menunjukkan betapa cepatnya industri otomotif bertransformasi, mirip dengan inovasi pada Teknologi Terkini di sektor elektronik.




