Cisco Siapkan Infrastruktur Kebal Komputer Kuantum

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi infrastruktur keamanan siber Cisco yang kebal terhadap ancaman komputasi kuantum
  • Cisco perkenalkan infrastruktur kebal komputer kuantum untuk lawan taktik "harvest now, decrypt later"
  • Empat inisiatif utama: secure boot bawaan, Quantum Ready Assessments, proteksi portofolio inti Desember 2026, dan Quantum Resilience Framework
  • Quantum Ready Assessments tersedia global Juli 2026 melalui Cisco IQ
  • Semua produk router, switch, dan firewall baru dilengkapi fitur secure boot anti-kuantum
  • Cisco Cloud Control jadi pusat komando keamanan untuk mitigasi risiko siber

JBNews.id — Cisco memulai langkah antisipasi terhadap ancaman komputasi kuantum dengan memperkenalkan infrastruktur baru yang dirancang kebal terhadap serangan siber masa depan. Langkah ini diumumkan dalam ajang Cisco Live, menyusul kekhawatiran meluasnya taktik “harvest now, decrypt later” yang mengancam keamanan data perusahaan saat ini.

Perkembangan teknologi komputasi kuantum tidak hanya membawa kemajuan, tetapi juga ancaman besar bagi keamanan data. Cisco menyadari risiko tersebut dan mulai menyiapkan langkah antisipasi untuk melindungi data sensitif perusahaan dari potensi serangan berbasis komputer kuantum.

Salah satu ancaman nyata yang kini diwaspadai adalah taktik “harvest now, decrypt later” — penjahat siber mengumpulkan dan menyimpan data terenkripsi dari sekarang. Ketika teknologi komputasi kuantum sudah matang dan mampu menembus enkripsi konvensional, data curian tersebut baru akan dibuka.

Untuk mengubah ancaman masa depan menjadi rencana pertahanan yang bisa dibangun perusahaan saat ini, Cisco memperkenalkan sejumlah solusi infrastruktur baru. Langkah ini mencakup empat inisiatif utama yang dirancang untuk memperkuat ketahanan siber di era pasca-kuantum.

Infrastruktur Aman dari Komputasi Kuantum Secara Bawaan

Cisco menegaskan bahwa perlindungan harus dimulai dari tingkat perangkat keras. Mulai saat ini, setiap produk router, switch, dan firewall terbaru yang diperkenalkan untuk lingkungan kampus, cabang, dan pusat data akan dilengkapi dengan fitur secure boot. Fitur ini dirancang khusus agar kebal terhadap ancaman komputasi kuantum.

Teknologi ini sebelumnya telah berhasil diuji dan diterapkan pada jajaran smart switch mereka. Dengan pendekatan ini, Cisco memastikan bahwa perlindungan terhadap serangan kuantum sudah tertanam sejak awal, bukan sekadar tambalan di kemudian hari.

Pemetaan Aset Rentan Lewat Quantum Ready Assessments

Untuk membantu perusahaan mengetahui sejauh mana tingkat keamanan data mereka, Cisco menyediakan fitur Quantum Ready Assessments melalui layanan Cisco IQ. Fitur yang direncanakan tersedia secara global pada Juli 2026 ini berfungsi untuk mengidentifikasi aset digital mana saja yang paling rawan menjadi target taktik “harvest now, decrypt later”.

Fitur ini juga memberikan panduan mengenai titik awal pemulihan. Dengan pemetaan yang akurat, perusahaan dapat memprioritaskan perlindungan pada data paling sensitif sebelum ancaman kuantum menjadi kenyataan.

Target Proteksi Portofolio Inti pada Desember 2026

Cisco berkomitmen untuk menerapkan kemampuan komunikasi yang aman dari ancaman komputasi kuantum pada mayoritas portofolio produk inti mereka pada Desember 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan jalur lalu lintas data perusahaan yang paling sensitif tetap terlindungi oleh sistem kriptografi pasca-kuantum (post-quantum cryptography).

Komitmen ini menunjukkan keseriusan Cisco dalam menghadapi ancaman yang diperkirakan akan semakin nyata dalam beberapa tahun ke depan. Perusahaan yang menggunakan produk Cisco diharapkan dapat memanfaatkan perlindungan ini tanpa perlu melakukan upgrade besar-besaran.

Kerangka Kerja Quantum Resilience Framework

Guna memberikan pendekatan yang terstruktur bagi pelaku industri, Cisco juga merilis Quantum Resilience Framework. Kerangka kerja ini berfokus pada dua pilar utama bagi perusahaan: memastikan keamanan pada sistem komunikasi data serta memastikan produk-produk infrastruktur yang digunakan sudah siap menghadapi era komputasi kuantum.

Seluruh lapisan pertahanan baru ini nantinya akan dikelola dan dimonitor secara real-time melalui platform terpadu Cisco Cloud Control. Platform ini bertindak sebagai pusat komando keamanan untuk memitigasi risiko siber modern secara cepat.

“Cisco Cloud Control menjadi pusat komando bagi agentic AI: sebuah platform tempat tim Anda dan agen AI bekerja bersama dalam lingkungan yang sama, dengan informasi yang sama, sementara manusia tetap memegang kendali,” kata Jeetu Patel, President dan Chief Product Officer Cisco, dalam keterangan yang diterima detikINET.

Langkah Cisco ini menjadi respons terhadap kekhawatiran global akan ancaman AI hacking yang semakin kompleks. Dengan pendekatan berbasis perangkat keras dan perangkat lunak, Cisco berupaya memberikan solusi komprehensif bagi perusahaan yang ingin melindungi data sensitif mereka.

Perusahaan yang tertarik untuk mulai mengamankan infrastruktur mereka dapat memanfaatkan layanan Quantum Ready Assessments yang akan tersedia pada Juli 2026. Layanan ini memberikan gambaran jelas tentang aset mana yang paling membutuhkan perlindungan segera.

Implikasi dari langkah Cisco ini sangat jelas: perusahaan tidak bisa lagi menunda persiapan menghadapi era komputasi kuantum. Taktik “harvest now, decrypt later” sudah berjalan, dan data yang dikumpulkan saat ini bisa menjadi ancaman di masa depan. Dengan infrastruktur yang sudah kebal terhadap serangan kuantum sejak awal, perusahaan dapat mengurangi risiko kebocoran data di masa mendatang secara signifikan.