Selebgram Sisca Cabut Laporan Kasus Suami dan Keponakan

Penulis:Boy Ahmad
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
ilustrasi Sisca cabut laporan

Jbnews.id – Selebgram Sisca secara resmi mencabut laporan polisi terhadap suaminya dan keponakan pada Kamis, 23 April 2026. Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai melalui mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian.

Kabar pencabutan laporan tersebut dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukum Sisca. β€œYa, benar hari ini klien kami resmi mencabut laporan yang sebelumnya telah didaftarkan di Polres Metro Jakarta Selatan,” ujarnya dalam keterangan pers singkat. Proses pencabutan laporan berlangsung pada sore hari dan telah diterima oleh penyidik.

Laporan yang dimaksud diajukan Sisca beberapa waktu lalu terkait dugaan tindak pidana yang melibatkan suami dan keponakannya. Namun, setelah melalui serangkaian pertemuan dan diskusi internal keluarga, Sisca memutuskan untuk tidak melanjutkan proses hukum tersebut.

β€œIni adalah keputusan pribadi Sisca setelah mempertimbangkan banyak hal, terutama demi keutuhan keluarga dan masa depan anak-anak. Tidak ada tekanan dari pihak mana pun,” tegas kuasa hukum Sisca menambahkan.

Proses mediasi sendiri berlangsung intensif selama beberapa hari terakhir. Pihak kepolisian bertindak sebagai fasilitator untuk mempertemukan Sisca, suami, dan keponakannya. Hasilnya, semua pihak sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Dengan dicabutnya laporan ini, kasus tersebut dinyatakan selesai secara hukum. Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan akan menerbitkan surat ketetapan penghentian penyidikan (SP3) dalam waktu dekat.

Keputusan Sisca mencabut laporan ini menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian mendukung langkah damai tersebut, namun tak sedikit pula yang mempertanyakan konsistensi proses hukum yang telah berjalan. Publik pun menanti klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Dalam konteks penegakan hukum yang lebih luas, kasus ini mengingatkan pada pentingnya mediasi dalam menyelesaikan perkara pidana ringan. Di sisi lain, institusi kepolisian juga terus didorong untuk transparan dalam setiap proses, seperti yang disoroti dalam pemberitaan mengenai DPRD Tangerang yang mendesak penertiban kabel udara semrawut.

Kasus serupa juga pernah terjadi di kalangan publik figur, di mana laporan polisi dicabut setelah tercapai kesepakatan damai. Langkah ini kerap dipilih untuk menghindari proses peradilan yang panjang dan menguras energi serta biaya.

Meski demikian, pencabutan laporan tidak serta-merta menghapus seluruh catatan hukum yang telah ada. Proses administrasi tetap berjalan hingga SP3 diterbitkan secara resmi oleh penyidik.

Kuasa hukum Sisca berharap keputusan ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan konflik rumah tangga. β€œKami berharap ke depannya tidak ada lagi perselisihan serupa. Semua pihak sudah berkomitmen untuk membangun komunikasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Selebgram yang memiliki jutaan pengikut ini dikenal aktif membagikan keseharian keluarganya di media sosial. Kasus hukum yang sempat menyeret namanya menjadi sorotan tajam publik dan memicu perdebatan tentang batasan privasi figur publik.

Dengan selesainya kasus ini, Sisca diharapkan dapat kembali fokus pada karier dan keluarganya. Publik pun menantikan konten-konten terbaru dari selebgram tersebut setelah masa-masa penuh tekanan ini berlalu.

Proses hukum yang berakhir damai ini juga menjadi catatan bagi aparat penegak hukum untuk terus mengedepankan pendekatan restoratif justice dalam perkara-perkara yang memungkinkan. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam menyelesaikan konflik horizontal di masyarakat.