Gempa M4,9 Guncang Pangandaran, Tak Berpotensi Tsunami

Penulis:Boy Ahmad
Terbit:
Diperbarui:
⏱️1 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi gempa bumi mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, dengan magnitudo 4,9 pada 25 April 2026

Jbnews.id – Gempa bumi dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Pangandaran, Jawa Barat, pada Sabtu (25/4/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan data BMKG yang dikutip Jbnews.id, episenter gempa terletak di koordinat 8.23 LS, 108.46 BT, atau sekitar 114 kilometer tenggara Pangandaran. Gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer, termasuk kategori gempa dangkal.

Guncangan dirasakan di beberapa wilayah sekitar. Skala intensitas gempa mencapai II-III MMI di Pangandaran, yang berarti getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seperti ada truk berlalu. Belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa akibat kejadian ini.

“Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan resmi BMKG. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Wilayah selatan Jawa, termasuk Pangandaran, memang dikenal sebagai zona seismik aktif akibat pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa dangkal seperti ini kerap terjadi dan menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan.

Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum mencatat adanya gempa susulan. Informasi resmi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG untuk menghindari hoaks.