JBNews.id — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat infrastruktur digital bagi industri nasional melalui layanan internet bisnis dan monitoring jaringan. Kedua layanan ini menjadi andalan dalam menjaga efisiensi dan stabilitas operasional perusahaan manufaktur di tengah percepatan transformasi digital.
Melalui Telkom Solutions, perusahaan pelat merah ini menghadirkan layanan internet bisnis sebagai tulang punggung konektivitas perusahaan modern yang membutuhkan stabilitas tinggi. Layanan ini dirancang untuk mendukung berbagai sistem operasional digital, mulai dari aplikasi berbasis cloud, komunikasi lintas unit kerja, hingga integrasi sistem produksi dan manajemen data.
Dengan kualitas konektivitas yang lebih terjamin, perusahaan dapat menjaga kelancaran operasional tanpa terganggu oleh hambatan jaringan yang bersifat kritikal. Internet bisnis dari Telkom juga menjadi fondasi bagi perusahaan untuk melakukan scaling digital, karena mampu mendukung peningkatan trafik data seiring pertumbuhan aktivitas operasional dan adopsi teknologi baru di lingkungan industri.
Monitoring Jaringan Berbasis Observability
Selain konektivitas, Telkom memperkuat nilai tambah melalui solusi monitoring jaringan berbasis observability untuk memberikan visibilitas menyeluruh terhadap kondisi jaringan pelanggan. Lewat platform seperti Netmonk, perusahaan dapat memantau performa jaringan secara real-time, mulai dari status layanan, potensi gangguan, hingga analisis trafik.
Pendekatan ini memungkinkan tim IT perusahaan melakukan deteksi dini terhadap anomali sebelum berdampak pada operasional bisnis. Dengan sistem monitoring yang lebih proaktif, pengelolaan jaringan tidak lagi bersifat reaktif, melainkan berbasis data dan analitik. Hal ini membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional IT, mempercepat waktu respons, serta mengurangi risiko downtime yang dapat mengganggu proses bisnis utama.
Kombinasi antara internet bisnis dan monitoring jaringan mencerminkan pergeseran penting dalam lanskap infrastruktur digital: dari sekadar penyedia konektivitas menjadi intelligent digital infrastructure yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Model ini memungkinkan perusahaan tidak hanya “terhubung”, tetapi juga memiliki kontrol dan insight terhadap seluruh ekosistem jaringannya.
Baca Juga:
Implementasi di Sektor Manufaktur
Salah satu implementasi solusi tersebut dilakukan pada sektor manufaktur tekstil dan garmen melalui kerja sama dengan PT Dan Liris, perusahaan yang telah beroperasi sejak 1974 di Sukoharjo, Jawa Tengah. Dengan dukungan internet bisnis dan sistem monitoring jaringan dari Telkom Solution, PT Dan Liris kini dapat menjaga stabilitas konektivitas untuk mendukung aktivitas produksi, komunikasi internal, serta pengelolaan data operasional secara lebih efisien.
Manager IT Infrastruktur PT Dan Liris, Akbar Aprilato, menjelaskan bahwa kebutuhan konektivitas terus meningkat seiring dengan transformasi digital perusahaan. “Telkom Solution merupakan solusi untuk memenuhi kebutuhan internet yang terus meningkat, mendukung inisiatif digital yang mencakup pengembangan teknologi, peningkatan efisiensi operasional, serta kolaborasi yang efektif antar tim,” ujar Akbar.
Langkah Telkom ini menjadi bagian dari strategi besar perusahaan dalam memperkuat peran sebagai penyedia infrastruktur digital nasional. Dengan menghadirkan solusi yang terintegrasi, perusahaan BUMN ini mendorong adopsi teknologi di berbagai sektor industri, termasuk manufaktur yang menjadi tulang punggung perekonomian.
Ke depan, model intelligent digital infrastructure yang ditawarkan Telkom diproyeksikan akan semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan industri akan konektivitas yang andal dan sistem monitoring yang proaktif. Perusahaan yang mengadopsi solusi ini dapat memperoleh keunggulan kompetitif melalui efisiensi operasional dan pengambilan keputusan berbasis data.
Layanan internet bisnis dan monitoring jaringan Telkom juga membuka peluang bagi perusahaan untuk mengadopsi teknologi AI dalam operasional mereka. Dengan infrastruktur yang stabil, perusahaan dapat mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk analitik prediktif, otomatisasi proses, dan optimalisasi rantai pasok.
Inovasi ini menegaskan komitmen Telkom dalam mendorong transformasi digital di Indonesia, khususnya di sektor industri yang membutuhkan solusi konektivitas dan monitoring yang handal. Dengan pendekatan yang terukur dan berbasis data, Telkom membantu perusahaan nasional meningkatkan daya saing di era digital.




