Penjualan iPhone dan Mac Melonjak, Apple Hadapi Krisis Memori Global

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
Grafik penjualan iPhone dan Mac Apple yang menunjukkan lonjakan pendapatan di tengah krisis memori global.
  • Penjualan iPhone naik 22% menjadi $54,25 miliar dan Mac naik 29% menjadi $10,35 miliar
  • Apple peringatkan kendala pasokan akan meningkat signifikan di kuartal berikutnya
  • Kenaikan harga produk Apple terjadi di tengah kelangkaan RAM hingga 2027
  • iPhone 18 diprediksi naik $200, Siri AI baru akan dirilis bersamaan
  • Program sewa baru Apple memungkinkan konsumen menyewa perangkat dengan harga bulanan
  • Tim Cook akan mundur 1 September, digantikan John Ternus
  • Lebih dari 1,5 miliar pelanggan di seluruh layanan Apple

JBNews.id — Penjualan iPhone dan Mac Apple mencatatkan pertumbuhan signifikan di tengah tekanan kelangkaan memori global yang diperkirakan akan berlangsung hingga tahun 2027. Dalam laporan pendapatan kuartal ketiga yang dirilis pada Kamis, Apple mengungkapkan bahwa penjualan iPhone melonjak 22 persen menjadi 54,25 miliar dolar AS dan penjualan Mac meningkat 29 persen menjadi 10,35 miliar dolar AS, mendorong total pendapatan perusahaan mencapai 109,4 miliar dolar AS.

Meskipun mencatatkan pertumbuhan yang impresif, Apple justru memberikan peringatan mengenai memburuknya kondisi rantai pasokan dalam beberapa bulan mendatang. Dalam panggilan pendapatan, Chief Financial Officer Apple Kevan Parekh mengatakan Apple memperkirakan “kendala pasokan akan meningkat secara signifikan” pada kuartal berikutnya, dengan menambahkan bahwa kekurangan ini akan berdampak pada iPhone, Mac, dan iPad.

Sementara itu, CEO Apple Tim Cook memperingatkan bahwa perusahaan memprediksi akan “membayar biaya memori yang lebih tinggi” dalam beberapa bulan mendatang. Peringatan ini muncul setelah Apple menaikkan harga di seluruh lini Mac, iPad, dan perangkat lainnya pada bulan Juni sebagai respons terhadap kelangkaan RAM yang diperkirakan akan berlangsung hingga tahun 2027 dan seterusnya.

Kenaikan Harga dan Dampak pada Konsumen

Kenaikan harga yang diterapkan Apple pada bulan Juni lalu juga mencakup harga untuk MacBook Neo terbaru, yang kini dibanderol 699 dolar AS, naik dari harga sebelumnya 599 dolar AS. Sejak debutnya pada bulan Maret, MacBook Neo telah mengganggu pasar laptop terjangkau dengan bentuknya yang ringan dan kinerja yang cepat.

Meskipun Apple belum menaikkan harga iPhone-nya, para analis memprediksi bahwa iPhone 18 bisa mengalami kenaikan harga hingga 200 dolar AS lebih saat lini tersebut diluncurkan pada musim gugur tahun ini. Kenaikan harga ini diperkirakan akan menjadi ujian bagi loyalitas konsumen Apple di tengah tekanan inflasi global.

Selain kenaikan harga, Apple juga melaporkan pendapatan layanan sebesar 30,74 miliar dolar AS, yang mencakup langganan seperti Apple One dan Apple TV. Parekh menambahkan selama panggilan pendapatan bahwa perusahaan kini memiliki lebih dari 1,5 miliar pelanggan di seluruh layanannya. Apple juga melaporkan pendapatan sebesar 7,88 miliar dolar AS untuk wearable dan pendapatan iPad yang lebih rendah dari perkiraan sebesar 6,2 miliar dolar AS.

Transisi Kepemimpinan dan Inovasi Mendatang

Laporan pendapatan ini menjadi momen penting karena merupakan laporan terakhir Apple dengan Cook sebagai CEO. Cook dijadwalkan akan mundur pada 1 September, dengan John Ternus, wakil presiden teknik perangkat keras Apple, menggantikan posisinya. Transisi kepemimpinan ini terjadi di saat Apple menghadapi tantangan rantai pasokan yang semakin kompleks.

Di tengah tantangan tersebut, Apple terus berinovasi. Perusahaan berencana untuk merilis secara luas Siri AI yang lebih personal bersamaan dengan iPhone 18. Asisten virtual yang ditingkatkan ini akan memungkinkan pengguna untuk menjawab pertanyaan tentang apa yang ada di layar, mencari di seluruh aplikasi, dan melakukan tugas-tugas seperti menambahkan acara ke kalender.

Apple juga mengumumkan program Upgrade baru yang memungkinkan pengguna untuk menyewa iPhone, iPad, Apple Watch, atau Mac dengan harga bulanan yang tetap. Program ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen yang ingin selalu menggunakan perangkat terbaru tanpa harus membeli secara langsung.

Dampak Kelangkaan Memori Global

Kelangkaan memori global yang berkepanjangan telah menjadi tantangan utama bagi industri perangkat elektronik. Apple, sebagai salah satu pembeli memori terbesar di dunia, merasakan dampak langsung dari krisis ini. Kenaikan biaya memori telah memaksa Apple untuk menaikkan harga produknya, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi daya beli konsumen.

Para analis memperkirakan bahwa kelangkaan RAM akan berlangsung hingga tahun 2027 dan seterusnya, yang berarti tekanan biaya ini akan terus membebani Apple dan produsen perangkat lainnya. Namun, dengan pendapatan yang kuat dari penjualan iPhone dan Mac, Apple memiliki posisi keuangan yang solid untuk menghadapi tantangan ini.

Meskipun menghadapi kendala pasokan, Apple tetap optimis tentang prospek bisnisnya. Perusahaan terus berinvestasi dalam inovasi produk dan layanan, termasuk pengembangan Siri AI yang lebih canggih dan program langganan baru yang dirancang untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

Bagi konsumen Indonesia, kenaikan harga produk Apple ini berarti mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan perangkat terbaru. Namun, dengan adanya program sewa baru, konsumen memiliki opsi untuk mengakses perangkat Apple dengan biaya bulanan yang lebih terjangkau. Informasi lebih lanjut mengenai program sewa baru ini dapat menjadi pertimbangan bagi calon pembeli.

Selain itu, Apple juga terus meningkatkan keamanan perangkatnya. Baru-baru ini, Apple merilis pembaruan perangkat lunak yang menambal puluhan celah keamanan. Pengguna iPhone disarankan untuk selalu memperbarui perangkat mereka ke versi terbaru untuk melindungi data pribadi. Detail mengenai pembaruan iOS 26.6 dapat diakses untuk informasi lebih lanjut.

Dengan pendapatan yang kuat dan inovasi yang terus berlanjut, Apple menunjukkan ketahanan di tengah tantangan global. Namun, konsumen perlu bersiap menghadapi kemungkinan kenaikan harga lebih lanjut, terutama untuk lini iPhone 18 yang akan datang. Bagi yang tertarik dengan teknologi rumah pintar Apple, rumor terbaru mengenai perangkat smart home dengan layar 7 inci dan integrasi Siri AI juga patut diikuti.

Implikasinya bagi pembaca: Jika Anda berencana membeli iPhone atau Mac baru, bersiaplah dengan harga yang lebih tinggi. Alternatifnya, program sewa baru Apple bisa menjadi solusi untuk mendapatkan perangkat terbaru tanpa harus membayar di muka dalam jumlah besar. Pantau terus perkembangan harga dan promo terbaru untuk mendapatkan penawaran terbaik.