Penjualan iPhone Cetak Rekor, Apple Terjepit Kelangkaan Chip

Penulis:Hamzah Nurhamzah
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
Ilustrasi logo Apple dengan latar belakang gelap
  • Apple catat rekor penjualan iPhone di kuartal ketiga fiskal 2026 dengan pendapatan USD 54,25 miliar
  • Pendapatan total Apple mencapai USD 109,4 miliar, naik 16% year-on-year
  • Penjualan Mac melonjak 28,7% menjadi USD 10,35 miliar
  • Apple alami keterbatasan pasokan chip canggih yang hambat produksi
  • Permintaan server AI jadi salah satu penyebab kelangkaan chip
  • Saham Apple turun 6% setelah laporan keuangan diumumkan
  • Potensi kenaikan harga iPhone masih berupa prediksi analis

JBNews.id β€” Apple mencatatkan rekor penjualan iPhone pada kuartal ketiga tahun fiskal 2026. Namun, di balik pencapaian tersebut, perusahaan mulai menghadapi kendala serius akibat keterbatasan pasokan chip canggih yang menghambat kemampuan produksi perangkat.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, pendapatan Apple mencapai USD 109,4 miliar atau sekitar Rp1.969 triliun. Angka ini naik 16% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba per saham terdilusi juga meningkat 29% menjadi USD 2,02, termasuk keuntungan USD 0,11 per saham dari pengembalian tarif impor pemerintah Amerika Serikat.

β€œApple dengan bangga melaporkan kuartal Juni terkuat kami,” kata CEO Apple Tim Cook dalam pernyataan resmi yang dikutip dari laporan keuangan perusahaan.

Penjualan iPhone dan Mac Melonjak

Penjualan iPhone meningkat 21,7% secara tahunan menjadi USD 54,25 miliar atau sekitar Rp976,5 triliun. Angka ini menjadi pendapatan iPhone tertinggi yang pernah dicatat Apple untuk kuartal Juni. Sementara itu, penjualan Mac ikut melonjak 28,7% menjadi USD 10,35 miliar atau sekitar Rp186,3 triliun.

Pertumbuhan penjualan Mac ditopang oleh permintaan tinggi terhadap MacBook Neo dan MacBook Pro, meskipun harga kedua produk tersebut telah dinaikkan. Apple juga mencatat pertumbuhan pendapatan dua digit dari bisnis layanan. Basis perangkat aktifnya mencapai rekor baru di seluruh kategori produk utama dan wilayah pemasaran.

Namun, tidak semua lini mencatat hasil positif. Penjualan iPad turun 5,9% menjadi USD 6,19 miliar, sedangkan pendapatan layanan sebesar USD 30,74 miliar berada di bawah perkiraan analis.

Apple Kesulitan Mendapatkan Chip

Kinerja kuat itu berhadapan dengan persoalan pasokan. Dilansir Reuters, Cook mengatakan keterbatasan kapasitas manufaktur chip canggih menjadi kendala utama Apple. Masalah tersebut paling terasa pada lini Mac yang menggunakan Apple Silicon.

Permintaan produk yang lebih tinggi dari perkiraan tidak mudah dipenuhi karena fleksibilitas rantai pasokan semakin terbatas. Apple kini mengevaluasi berbagai pilihan, termasuk kemungkinan menggunakan pemasok komponen alternatif. Perusahaan juga harus menghadapi kelangkaan memori dan terbatasnya kapasitas produksi prosesor canggih.

Salah satu penyebab tekanan industri adalah pembangunan pusat data AI secara besar-besaran. Permintaan server AI menyerap chip memori dan kapasitas manufaktur yang juga dibutuhkan untuk memproduksi smartphone, laptop, serta perangkat elektronik lainnya. Samsung sebelumnya bahkan memperkirakan kondisi pasokan chip tetap ketat hingga 2028.

Harga iPhone Bakal Naik?

Kelangkaan komponen ikut membayangi kinerja Apple pada kuartal berjalan. Perusahaan memperkirakan pendapatannya tumbuh 9-11%, lebih rendah dibandingkan proyeksi Wall Street sebesar 12%. Proyeksi pertumbuhan penjualan iPhone juga berada di bawah ekspektasi analis.

Setelah laporan tersebut diumumkan, saham Apple turun sekitar 6% dalam perdagangan setelah jam bursa. Apple telah menaikkan harga sejumlah Mac dan iPad untuk merespons mahalnya komponen. Namun, perusahaan belum mengumumkan kenaikan harga iPhone generasi berikutnya. Karena itu, potensi kenaikan harga iPhone masih berupa prediksi analis.

Hasil terbaru setidaknya memperlihatkan dilema Apple: permintaan iPhone dan Mac sedang tinggi, tetapi kelangkaan chip membuat perusahaan semakin sulit memproduksi perangkat sesuai kebutuhan pasar. Dalam situasi ini, program Sewa iPhone yang baru diluncurkan Apple bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin tetap menggunakan perangkat terbaru tanpa harus membeli langsung di tengah ketidakpastian pasokan.

Bagi pengguna yang sudah memiliki iPhone, menjaga perangkat tetap optimal menjadi semakin penting. Tips baterai iPhone dapat membantu memperpanjang masa pakai perangkat di tengah potensi kenaikan harga dan keterbatasan pasokan.

Implikasi dari situasi ini cukup jelas bagi konsumen: harga perangkat Apple berpotensi naik dalam waktu dekat, sementara ketersediaan produk mungkin terbatas. Bagi investor, tekanan pada rantai pasokan chip menjadi sinyal bahwa pertumbuhan Apple mungkin melambat dalam jangka pendek meskipun permintaan tetap kuat.