JBNews.id โ Microsoft resmi meluncurkan jajaran Surface Laptop dan Surface Pro generasi terbaru dengan prosesor Qualcomm Snapdragon X2. Produk ini tersedia mulai hari ini, melanjutkan kesuksesan lini Surface bertenaga Arm yang memulai inisiatif Copilot Plus PC pada 2024.
Surface Pro Edisi ke-12 hadir dalam ukuran 13 inci dengan pilihan chip X2 Plus 10-core dan X2 Elite 12-core. Sementara itu, Surface Laptop Edisi ke-8 tersedia dalam varian 13,8 inci dan 15 inci, masing-masing dengan konfigurasi chip yang sama. Harga Surface Pro dimulai dari USD 1.499 dengan penyimpanan 256GB (belum termasuk keyboard atau stylus), sedangkan Surface Laptop dibanderol mulai USD 1.599 dengan SSD 512GB. Kedua model dibekali RAM 16GB dengan opsi konfigurasi yang lebih tinggi.
Baca Juga:
Kenaikan harga menjadi sorotan utama. Harga awal Surface Laptop dan Surface Pro generasi baru ini lebih mahal USD 100 dibandingkan harga saat ini dari model generasi sebelumnya. Kenaikan ini terjadi setelah lonjakan harga tajam pada April lalu akibat fenomena yang disebut RAMageddon. Microsoft juga mengumumkan versi komersial Surface for Business X2 yang dijadwalkan rilis pada 14 Juli dengan harga mulai USD 1.649,99 โ lebih tinggi dari versi konsumen namun masih lebih murah dibandingkan model Intel Panther Lake Surface for Business yang diumumkan bulan lalu dengan harga mulai USD 1.949,99.
Microsoft mengklaim generasi X2 Surface memiliki performa grafis yang jauh lebih cepat sambil mempertahankan daya tahan baterai yang sangat baik. Klaim resmi menyebutkan hingga 15,5 jam pemutaran video lokal pada Surface Pro dan hingga 20 jam pada Surface Laptop. Selain pilihan warna baru โ jade dan dune untuk Surface Laptop 13,8 inci, serta dune untuk Surface Pro (dengan Flex Keyboard senada) โ sebagian besar spesifikasi lainnya identik dengan generasi sebelumnya.
Surface Laptop Edisi ke-8 masih menggunakan layar LCD, sementara Surface Pro Edisi ke-8 menawarkan opsi OLED. Keduanya mempertahankan rasio aspek 3:2 yang memberikan ruang vertikal lebih luas. Port yang tersedia juga sama dengan model sebelumnya, termasuk port pengisian magnetik Surface Connect yang tidak akan disertakan pada Surface Laptop Ultra mendatang. Tidak ada opsi layar privasi seperti yang tersedia pada Surface Laptop for Business 13,8 inci yang baru.
Di antara chip X2 Plus dan X2 Elite dari Surface baru ini, serta Nvidia RTX Spark pada Surface Laptop Ultra yang akan datang, Microsoft tidak menyertakan chip flagship Qualcomm X2 Elite Extreme yang mengesankan pada Asus Zenbook A16 seharga USD 1.700. Meskipun Surface Laptop 13 inci yang lebih murah tahun lalu sangat menyenangkan untuk digunakan dan diuji, model tersebut kini dimulai dari USD 1.150, naik dari harga asli USD 900.
Perangkat keras Surface tetap menjadi salah satu yang terbaik di jajaran laptop Windows. Namun, harga yang lebih tinggi membuatnya kurang kompetitif โ terlebih dengan perubahan yang minim dari dua tahun lalu, hanya peningkatan chip dan beberapa warna baru yang menarik. Keputusan bisnis ini terjadi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Microsoft, termasuk kehilangan jutaan pelanggan akibat kenaikan harga layanan mereka.
Bagi konsumen yang mengincar perangkat Surface terbaru, kenaikan harga ini menjadi pertimbangan serius. Dengan performa grafis yang lebih cepat namun perubahan desain yang minimal, keputusan untuk upgrade mungkin perlu dipikirkan matang-matang โ terutama jika anggaran menjadi faktor utama.




